
Miyuki terus menembak dengan berbagai macam element. Ia harus memanfaat kondisinya sekarang sebelum bahaya semakin kuat.
Iblis langit bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan. Itulah kenapa dia harus memberikan semua untuk bisa melawannya atau dirinya akan mati di sini.
Dengan sekuat tenaga ia menembak. Asap mengumpul pada iblis langit setelah terkena serangan terus-menerus.
"Bagaimana?"
Jeritan yang sangat keras terdengar sekali lagi. Asap yang mengepung menghilang, sosok yang sangat besar dengan armor dan sayap terlihat.
Armornya berserakan menampakkan tubuhnya yang kekar. Ia berbalik untuk melihat Miyuki. Tatapannya seperti melihat serangga pengganggu.
"Manusia, kalau kau mau hidup keluarkan aku dari sini" Suaranya sangat berat dan mendominasi
"..."
"Kau tahu kau bukanlah tandingan ku, lebih baik kau menunjukkan jalan keluar maka aku akan melepaskan mu"
"Apa bisa aku mempercayai kata-kata mu?"
"Memang kau bisa bernegosiasi denganku" memancarkan aura yang menakutkan.
__ADS_1
Miyuki masih terbang di udara
"Walaupun kubiarkan kau pergi tapi kau akan merusak dunia ini dengan kekuatanmu"
"Sepertinya kau memahami ku gadis cantik, aku berubah pikiran. Aku akan menguasai dunia ini dan akan ku jadikan kau ratuku, bagaimana?"
Miyuki mengerutkan keningnya dan berkata dengan marah "Siapa yang mau jadi ratumu?"
Bola api dan es meluncur kepadanya. Miyuki menggabungkan element api dan es secara bersamaan. Tingkat sihirnya menjadi meningkat dengan pengabungan tersebut.
Dengan kesombongannya ia menerima serangan tersebut. Ia merasakan panas dan dingin ketika ia terkena serangan tersebut.
Ia pun mengepakkan sayapnya dan terbang. Miyuki juga menjadi sangat serius, ia tidak bisa meremehkan lawan yang ada di depannya. Ia membuat badai angin dengan api membuatnya menjadi tornado api. Serangan itu mengarah ke musuhnya.
Pertarungan pecah, ia terus menerus menyerang dengan berbagai serangan. Tapi semua itu di hempaskan oleh iblis langit Azure.
Miyuki mengerahkan semua kemampuannya. Ia juga menyerangnya dengan tombak Phoenix nya. Ia terus bertarung dengan musuhnya dan berharap Inaho bisa datang secepatnya.
Azure memukulnya dengan keras. Miyuki melindungi dirinya dengan tombak dan sihir. Tapi ia masih bisa di hempaskan ke belakang. Ia memuntahkan darah dari mulutnya kesakitan.
"Miyuki, kalau begini terus maka situasi semakin buruk"
__ADS_1
"Lalu apa yang harus aku lakukan guru?"
"Kita harus bergabung"
"Hah"
"Kau belum bisa mengunakan regalia tapi dengan aku bergabung denganmu maka kekuatanmu akan meningkat hingga ke tahap sepertiku walau hanya semenit"
"Baiklah guru, sepertinya kita harus melakukannya"
Sosok cahaya itu masuk ke dalam tubuh Miyuki. Mata Miyuki menjadi ungu keemasan. Rambut hitamnya menjadi agak keemasan dan semakin panjang. Phoenix's Mark muncul di dahinya. 4 pasang sayap muncul di belakangnya. Phoenix's cry sekali lagi terdengar.
"Ayo Miyuki, kita buat ia merasakan kekuatan kita"
Ia pun dengan cepat menuju iblis tersebut, ia langsung menusuknya dengan tombaknya berkali-kali.
Azure bertahan dan melindungi dirinya dengan tangan besarnya. Ia merasakan fluktuasi kekuatan roh pada Miyuki meningkat menjadi tahapan yang berbeda.
Ia pun membalas serangan dengan tangannya. Miyuki menghindar. Azure langsung menyemburkan api hitam dari mulutnya.
Miyuki berhasil menghindar tapi ia jelas merasakan panas dari api tersebut. Azure menembaknya dengan beberapa bola api hitam yang mengejar.
__ADS_1