
Bayangan tersebut menghilang dari hadapan Inaho. Mata Inaho telah berubah, ia berlari dengan gerakan yang cepat melawan monster yang ada di sana.
"Sepertinya ada sesuatu di reruntuhan ini yang membuat banyak monyet" Kaisar altair mendekati Inaho
"Apa guru mengetahuinya?" Inaho mengembalikan wujudnya lalu berjalan perlahan
"Dari lukisan monumen, sepertinya ada iblis tingkat tinggi tersegel di sini" Inaho terkejut dengan perkataan Kaisar altair. Ia juga berpikir dengan keras.
Ya, ini terlalu mencurigakan.
"Lebih baik kita hancurkan pilarnya"
Inaho menyentuh pilarnya, matanya telah berubah menjadi merah keperakan. Ia membaca rune yang ada pada pilar tersebut.
"Sepertinya pilar ini harus dihancurkan bersamaan"
"Bagaimana cara kalian akan berkomunikasi?"
Inaho berdiri diam dengan menutup mata, mulutnya bergumam "Miyuki"
---
Miyuki berpikir, ia jalan berputar-putar.
"Bagaimana Miyuki?"
Miyuki berhenti, ia kembali ke depan pilar. Ia berdiri dengan menutup mata dan bergumam "Inaho"
__ADS_1
---
Sisik hitam dengan pola emas dan perak muncul dari tangan Inaho. Dragon's Mark muncul di dahinya. Ia membuka matanya yang telah menjadi mata naga. Mata naga nya berbeda. Pupilnya hitam, warna matanya merah dengan lingkaran emas dan perak di dalamnya. Dragon's Roar yang sangat keras terdengar hingga membuat telinga sakit.
Sayap Miyuki muncul dari punggungnya, 4 sayap, atas merah dan bawah biru. Phoenix's Mark muncul di dahinya. Matanya menjadi sangat terang dengan warna emas. Phoenix's cry yang sangat keras terdengar.
Mereka membuat kuda-kuda ingin menyerang.
Mereka saling mendengar suara transformasi masing-masing. Dan mereka tersenyum.
Bersamaan mereka menyerang pilar. Pelindung terluar pilar muncul lalu hancur. Serangan mereka mengenai pilar lalu hancur.
Pilar yang hancur menjadi pilar cahaya ke langit. Sebuah pintu cahaya muncul di hadapan mereka lalu mereka masuk ke dalam.
Mereka keluar bersamaan lalu saling menatap. Mereka telah melepaskan transformasi masing-masing lalu kembali ke wujud manusia. Mereka tersenyum.
"Bagaimana kau terpikirkan untuk membuat suara yang keras?"
"Anggap saja itu seperti alat komunikasi"
"Apa kau yakin aku akan mendengarnya?"
"Aku bertaruh pada diriku sendiri"
---
Dalam tubuh Inaho
__ADS_1
"Memang mereka sangat cocok" Altair berkomentar melihat keakraban Inaho dan Miyuki
"Ya, sepertinya mereka memang berjodoh" Kaisar altair tidak bisa menahan diri memandang dua orang ini.
Dalam tubuh Miyuki
"Sepertinya kita harus menjodohkannya mereka" Regalia Hou terdengar
"Mereka sangat cocok" putri Hou jug menyambut.
---
Mereka masuk ke dalam. Terdapat sebuah patung besar regalia di dalamnya yang berkilau. Di depannya sebuah pedang raksasa dengan pegangan putih tertancap. Dibawahnya pedang besar dengan versi kecil tertancap di batu besar.
"Ini adalah pedang kaisar surgawi dan itu adalah regalia kaisar surgawi, Heaven's saber" suara Kaisar altair terdengar dalam tubuh Inaho
"Heaven's saber?" guman Inaho
Terdapat banyak harta dan gemstone di sekitar. Pandangan Inaho lurus pada pedang tersebut. Tanpa sadar ia melangkah maju.
Miyuki binggung melihat Inaho yang terpana melihat Divine Blade yang ada di hadapan mereka.
"Itu adalah divine Blade kan?"
"Tidak, itu bisa dikategorikan sebagai ultra divine tool. Ultimate divine Blade." Putri Hou memberitahu keunggulan pedang itu
"Pedang ini milik kaisar surgawi, ia dikenal dengan kekuatan setara dengan ksatria altair
__ADS_1
"Ksatria altair dijuluki naga penguasa, tapi kaisar surgawi disebut sang pelindung"