Ksatria Altair

Ksatria Altair
Ikan bakar


__ADS_3

Gadis itu memperhatikan mata merahnya. Matanya tenang dan nyaman ketika melihatnya. Matanya tidak bisa tidak memperhatikan pemuda yang ada di depannya.


Ketika pemuda itu melihat ke kanannya, empat mata bertemu. Dua merah dan dua ungu. Mereka saling memandang cukup lama. Tanpa sadar api mengenai tangan pemuda.


"Aduh" ia pun tersadar dan menjauhkan tangannya dari api


"Apa kau tidak apa-apa?"


"Aku tidak apa-apa, aku hanya bengong saja" ia membakar lalu memberikannya kepada si gadis


"Ini untukmu" ia menjulurkan tangannya


Tusukan ikan itu diambil olehnya. Ia mencium aromanya dan tidak bisa tidak berkata "Wangi".


"Terima kasih"


Ia mengigit perlahan ikannya. Ia merasa ikan ini sangat enak. Kulit ikannya renyah terasa asin, yang melengkapi kesegaran alami. Ketika ia menggigit kulitnya, cairan ikan memenuhi mulutnya, bersama dengan dagingnya. Segar yang menyelimuti lidahnya membuat mata gadis itu cerah.


Ini sangat lezat, bagaimana ini sangat lezat?

__ADS_1


"Bagaimana?" tanya Inaho sambil menggigit ikan yang ada di tangannya


"Ini sangat lezat, aku tidak pernah makan ikan bakar seenak ini" ia memperhatikan ikan tersebut "Apa kau mengunakan bumbu rahasia?"


"Mungkin" Inaho menjawabnya langsung


Mereka menikmati malam dengan meditasi, mereka harus terus waspada di hutan ini.


---


Keesokan harinya, Inaho bangun dari meditasi dan ia mencium aroma yang sangat wangi.


Ia melihat gadis tersebut sedang memasak sup dan baunya seperti ikan. Ya itu adalah sup ikan.


Induk serigala mendekatinya lalu membuka mulutnya di depan muka Inaho. Dengan bau mulut induk serigala, Inaho langsung meloncat dan berdiri menjauh. Ia terkejut dengan apa yang terjadi.


Gadis itu tertawa melihat Ia Inaho, ia merasa lucu dengan tingkah laku pemuda yang ada di hadapannya.


Inaho menggaruk kepala dan mukanya agak memerah malu. Ia duduk di sampingnya. Gadis itu memberinya semangkuk sup yang wangi.

__ADS_1


Ketika sup itu masuk ke dalam mulut lalu melewati tenggorokan Inaho, ia merasakan kehangatan. Sudah seminggu ia hanya makan daging bakar atau ikan bakar, tapi sekarang ia merasakan kenikmatan yang telah lama hilang.


"Ini sangatlah enak" tanpa sadar Inaho memuji sup tersebut.


Gadis itu tersenyum melihat reaksi Inaho.


"Oh ya, kita belum sempat kenalan" gadis itu mengangkat tangannya "Namaku Miyuki"


Inaho menjabat tangannya "Inaho"


---


Mereka berjalan bersama mengikuti induk serigala badai. Anaknya menetap di gua. Entah apa yang ada di dalam gua Inaho juga tidak mengetahuinya.


Mereka berjalan santai menuju reruntuhan. Induk serigala badai tahu tempatnya membuat Inaho senang, begitu pula Miyuki. Ia juga ingin pergi ke reruntuhan. Mereka pun bekerja sama dan membagi jarahan.


Mereka tidak bisa terbang karena nanti singa bertanduk sayap ungu akan menyerang mereka. Jadi mereka hanya bisa berjalan. Semua purple aura dalam Miyuki telah diserap dan dimasukkan dalam botol oleh Inaho.


Miyuki bertanya untuk apa menyimpan aura tersebut. Inaho hanya menjawab untuk sesuatu yang tidak terduga.

__ADS_1


Mereka bekerja sama melawan beberapa musuh apabila ada makhluk buas menyerang. Miyuki mengunakan tombak nya yang mengeluarkan element. Ia adalah omni-sistem magician.


Kebanyakan orang hanya memiliki satu element dan ada beberapa kasus orang mempunyai dua element. Miyuki mempunyai fondasi Phoenix api dan es yang membuatnya bisa mengunakan semua sistem element dengan bantuan gemstone tingkat tinggi yang telah menyatu dengan tombak Phoenix nya.


__ADS_2