
Mereka telah membereskan barang-barang yang ada di reruntuhan dan membaginya. Kaisar altair membantu Inaho memilih dan putri Hou membantu Miyuki memilih. Kaisar surgawi memiliki banyak harta membuat mereka senang dengan panen ke reruntuhan ini.
5 hari telah berlalu dan mereka juga mendapatkan beberapa teknik yang bermanfaat. Setiap hari saling membantu ketika memasak membuat hubungan antara mereka semakin dalam. Para guru mengunakan Avatar kecil yang imut untuk bisa ikut makan bersama murid-murid mereka.
Waktu berjalan sangat cepat. Akhirnya mereka akan berpisah. Mereka agak bersedih dengan perpisahan ini bahkan putri Hou tidak mau berpisah dengan kaisar altair. Kaisar surgawi menjadi sakit hati melihat pasangan-pasangan ini.
Inaho memberikan sebuah sisik dengan 9 warna dan menjadikannya kalung untuk Miyuki. Miyuki juga memberikannya liontin bulu Phoenix dengan 7 warna. Inaho memeluk tubuh ramping Miyuki dan menghirup baunya.
Miyuki juga memeluknya, badan yang kuat ini akan terlepas darinya dan tidak tahu kapan mereka bisa berpelukan lagi.
Para guru masuk ke dalam tidak mengganggu pasangan ini. Mereka berdiskusi dan mengenang masa lalu.
Inaho mencium flower lips itu dengan menutup mata. Ciuman perpisahan yang dalam diberikan.
"Nao-kun, aku menantikan mu"
"Aku pasti akan menemukanmu"
"Ehm" putri Hou batuk yang membuat mereka berdua tersadar.
__ADS_1
"Baiklah Miyuki, saatnya kita pulang"
Miyuki keluar dari pelukan Inaho dan ia mengeluarkan gulungan spasial. Ia melambaikan tangannya lalu membuka gulungan.
Air mata menetes dari matanya lalu ia menghilang dengan sihir ruang.
Inaho yang melihat meneteskan air mata. Punggungnya di tepuk oleh dua kaisar
"Sudahlah, kita pasti akan bertemu dengannya. Kau telah memberikannya sisikmu untuk menjaganya. Kalau ada yang memanfaatkannya atau ia dalam keadaan bahaya, kau bisa melindunginya" Kaisar altair menenangkan Inaho
"Kalau ada yang berani memanfaatkannya kita hancurkan dia" kaisar surgawi menyambut
Inaho mengusap matanya dan menghapus air mata. Ia mengangguk.
Inaho mencoba menghubungi para sesepuh dengan token yang berada dalam cincin penyimpanan.
Sebuah lingkaran sihir abu muncul di bawahnya. Ia berpamitan dengan serigala badai yang sekarang tinggal dalam gua. kedua kaisar masuk ke dalam tubuh lalu ia menghilang dari sana.
Ketika ia membuka mata ia telah berada dalam aula. Ia melangkah keluar dan menghirup udara segar. Ia melihat ke pavilium batu dan di sana salah satu dari kedua sesepuh bermain catur bersama ayahnya.
__ADS_1
Seorang sesepuh muncul dari belakangnya dan memukul pundaknya,
"Bagaimana Inahi?"
"Sangat sulit"
"Tapi itu membuatmu meningkat drastis dan mencapai terobosan"
Mereka berjalan bersama ke pavilium batu. Melihat Inaho kembali mereka menjadi senang terutama ayahnya. Ia merasakan spirit anaknya telah banyak berubah.
Seorang perempuan dengan rambut perak muncul dengan beberapa cangkir teh. Ia meletakkan semuanya di atas meja di dalam pavilium batu.
"Bagaimana perjalananmu nak? sepertinya kau sangat bahagia"
"Ya, aku menemukan sesuatu yang menarik"
Ibunya menariknya untuk duduk lalu bertanya "Apa itu?"
"Rahasia"
__ADS_1
Semua tertawa dan salah satu sesepuh meminum teh lalu berkata "Sekarang kau mau main rahasia-rahasiaan sekarang"
Inaho agak malu dengan perilaku mereka, ia tidak membicarakannya tentang pertemuan Miyuki. Ia akan memberitahu mereka kalau ia telah mendapatkannya lagi.