
Inaho tiba-tiba berhenti. Ia melihat ke atas. Sebuah bola cahaya keluar dari regalia. Inaho pernah mengalami hal ini. Ia tidaklah terkejut.
Bola cahaya itu berubah menjadi sosok laki-laki dengan rambut pirang dengan jubah putih. Ia melayang di udara dengan senyum di bibirnya
Ia turun perlahan menghadap mereka berdua.
"Sepertinya ada orang yang saya kenal di sini, Kenapa kalian tidak keluar saja"
Dua bola cahaya keluar dari tubuh Inaho dan Miyuki. Mereka juga berubah wujud menjadi roh seperti pria berjubah putih
Sosok yang keluar dari Inaho adalah Kaisar altair yang mengenakan jubah hitam dengan corak merah, ada lukisan naga pada jubahnya.
Sosok yang keluar dari Miyuki adalah putri Hou, ia mengenakan jubah emas dengan lukisan Phoenix. Rambut emas panjangnya menunjukkan keanggunannya.
"Sudah lama sekali, kaisar surgawi" Mereka mengatakannya serempak.
Mereka terkejut dengan suara yang lain, mereka kira hanya dirinya yang dipanggil oleh kaisar surgawi. Ketika mereka saling melirik, pandangan mereka tidak bisa lepas satu sama lain. Ada kehangatan dan kesedihan pada mata mereka. Air mata telah mengalir tanpa sadar.
Miyuki mendekati Inaho kebingungan dengan pandangan yang ada di depannya. Inaho juga bingung dengan apa yang terjadi pada kaisar altair.
__ADS_1
Dengan cepat mereka mendekat lalu berpelukan. Kekuatan mental yang dahsyat meluap, Inaho dan Miyuki bisa merasakan kerinduan dalam mental power tersebut.
"Sudah 10.000 tahun, Hou. Aku selalu merindukanmu. Akhirnya aku bisa meraihmu ke pelukanku lagi"
"Aku juga, aku merindukanmu. Tiada hari aku melupakan saat-saat aku bersamamu"
Merasakan niat kerinduan ini, Tanpa sadar Miyuki telah jatuh ke dada Inaho dan menangis. Tanpa sadar Inaho memeluknya untuk menenangkannya, air matanya juga mengalir.
---
Tiba-tiba reruntuhan bergetar. Semua tersadar dari kesedihan dan memasang muka serius.
"Ada apa?" tanya Kaisar altair
"Di reruntuhan ini, aku telah menyegel iblis tingkat langit. Sekarang ia telah menyebabkan masalah dan membuat monster dalam reruntuhan ini. Segel itu telah melemah dan aku tidak bisa lagi melawannya" Ia berbalik dan melihat Inaho
"Anak muda, ambillah Heaven's saber milikku, itu akan membantumu"
Kaisar altair mendekati kaisar surgawi lalu berkata "Apa tidak apa-apa anak ini yang akan mengambilnya?"
__ADS_1
"Walaupun dia tidak sekuat dirimu tapi ia adalah orang yang kau pilih sebagai pewarismu. Aku ingin memberikannya kekuatanku untuk membantunya dan Heaven's saber sebagai senjatanya"
"Kalau begitu ia harus bisa bertahan dalam pengabungan yin dan yang" putri Hou mendekat
"Kalau ada kau pasti bisa, aku sangat yakin. Dengan begitu kita bisa membunuhnya"
"Kalau itu pilihanmu baiklah. Inaho, bagaimana pendapatmu" kata kedua ditujukan ke Inaho
"Aku akan menerimanya"
"Baiklah anak muda, mendekat ke Heaven's saber! kami berdua akan membantumu, kau harus bertahan dan gunakan kekuatan bloodline mu"
Inaho melangkah mendekati pedang
"Apa tidak ada hal yang lain kau berikan untuk muridku?"
"Tenang saja, aku mempunyai sesuatu yang cocok untuknya. Tapi aku akan memberikannya setelah kita melawan musuh ini"
Putri Hou memandangi Miyuki, Miyuki yang melihat ketulusan gurunya berkata "Tenang saja guru, kita harus menjaga pengabungan mereka"
__ADS_1
Putri Hou mengangguk lalu mendekati Miyuki memperhatikan Inaho, kaisar altair dan kaisar surgawi yang berada di sekitar pedang.