Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO

Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO
Kukira Suamiku Buruh Ternya CEO


__ADS_3

Bab 1.Siayun


Ku Kira Menikahi


Buruh Ternyata CEO


Sinopsis


SiayunTang,. adalah lulusan sekolah kedokteran,dia gadis cantik nan manis yang lahir dari keluarga kaya.


Tapi sayang setelah ayahnya sakit sakitan keluarga mereka pun bangkrut disusul dengan meninggalnya ibu Siayun


Kemudian ayah Siayun menikah lagi, sehingga kehidupan Siayun semakin suram dengan kedatangan ibu dan adik tirinya perempuan yang tidak senang dengan Siayun


Untuk menyambung hidup,Siayun membuka klinik di sebelah pabrik timah yang bernama PT


Sawasdee Tanaka. Di sana


Siayun memulai kehidupan barunya dengan tinggal jauh dari keluarganya.


Di klinik tersebut cerita Siayun dan Yansen Tanaka. bermula.


Yansen, adalah anak dari Tanaka pemilik PT


Sawasdee Tanaka


Walaupun dia anak pemilik perusahaan besar tapi dia bekerja layaknya buruh di pabrik tersebut.


Dia ingin merasakan rasanya bekerja menjadi buruh pabrik.


Apakah kehidupan


Mereka berubah setelah bertemu?


Bab 1


Suara deru mobil dan motor mulai terdengar di balik jendela kamar Siayun, tandanya sudah jam 5 pagi buruh pabrik sudah mulai pergantian shift sehingga ada yang pulang ada pula yang datang untuk bekerja.

__ADS_1


Siayun pun bangun dan bergegas untuk shalat dan bersiap siap membuka klinik. "Pagi Dok“ sapa Hani dan Moica perawat sekaligus sahabat yang membantu


Siayun mengelola klinik.pagi juga ,sudah sarapan belum? Kalau belum tadi aku beli mie ayam di depan “balas


Siayun "sudah dok masa jam 8 belum sarapan,lemes nanti aku bisa bisa pingsan kalau nggak sarapan "jawab Hani yang memang badanya gembul karena suka makan. Monica dan Siayun pun terkekeh mendengar cletukan Hani." Semoga hari ini ramai ya dok“ kata Monica.


Siayun hanya tersenyum sambil memakai jas dokternya.


Pagi itu berjalan seperti biasa jam 12 mereka istirahat untuk makan siang .tiba tiba ada buruh pabrik y dengan tergesa gesa berlari menuju klinik. sus dokter ada ?Tanyanya dengan kringat yang bercucuran. ada di dalam sedang istirahat" jawab Monica. « Tolong sus ada yang terluka kena timah panas di pabrik maukah dokter ikut saya ke pabrik “ tangkas nya " sebentar saya panggilkan dokter dulu ya


Baik sus Monica pun berjalan cepat menuju ruang belakang sekaligus sebagai tempat tinggalnya Siayun


Maaf Dok mengganggu di luar ada buruh pabrik katanya ada orang yang terluka terkena timah panas.dan


Dokter di suruh ke pabrik" " Oke saya langsung kesana Siayun pun mengakhiri makan Siangnya yang baru beberapa suap, dia langsung mengambil peralatan dan kotak obatnya dan pergi ke pabrik dengan membonceng buruh pabrik yang menjemput nya .sampai di sana dia masuk ke dalam pabrik sambil melihat lihat pabrik yang sangat luas dan buruh pabrik yang sedang bekerja.Di sana Siayun menjadi pusat perhatian para buruh pabrik dengan jas dokter dan wajah yg cantik dia berjalan dengan anggun di tengah buruh pabrik yang sedang bekerja.Siayun pun melihat banyak orang berkerumun ternyata di situlah ada buruh pabrik yang terluka terkena timah panas.


Dokter sudah datang“ teriak salah satu pegawai sehingga orang orang yang berkerumun mulai menjauh


Siayun melihat ada pria tampan tinggi dengan kulit sawo matang yang duduk dengan menahan rasa sakit.kemudian dia pun mendekatinya


Mas ?


Tanpa bicara pria itu menunjuk ke belakang,Siayun melihat punggung pria tersebut menganga dan melepuh akibat terkena timah panas. " Maaf sebelumnya saya gunting bajunya ya biar mudah di obati "


Pria itu pun hanya mengangguk tak bersuara, kemudian Siayun menggunting baju seragam pria ter sebut dan dia terpesona melihat betapa bagus dan atletis nya tubuh pria itu.


Aduh Siayun apa yang kamu pikirkan .


Jangan mesum ayo fokus fokus " kata Siayun di dalam hati. Entah apa yang ada di fikiran Siayun dia merasa ada perasaan yang aneh yang merayap di hatinya. Dia berpikir apa yang aku pikirkan jangan mikir yang aneh aneh .lagi pula dia Cuma buruh pabrik walaupun tampan si “ tak terasa dia pun bermain dengan fikiranya sendiri. " Aduh " tiba tiba


Suara pria itu memudarkan lamunannya * Maaf .sakit ya .aku akan lebih berhati² jawab Siayun sambil mengobati luka pria tersebut.Dari jauh datang seorang ajudan berpakaian hitam ingin menemui pria tersebut tapi pria tersebut menyuruhnya pergi dengan lambaian tanganya .dia takut banyak buruh tau kalau dia adalah anak pemilik pabrik tersebut. «Sudah selesai, besok perbanya di ganti ya. Anda bisa ke klinik saya ,klinik saya di depan pabrik ini namanya klinik dokter Siayun jangan lupa obatnya di minum agar lukanya segera sembuh."


Pria itu hanya mengangguk. " mari bu dokter saya antar ke klinik sela buruh pabrik yang tadi datang menjemputnya.


Dalam hati Siayun ini orang dari tadi aku nanya Cuma mengangguk ngangguk aja. Aneh banget .ganteng si ganteng tapi sombong banget


Siayun pun pergI ke klinik dengan hati kesal

__ADS_1


Sementara itu di pabrik setelah Siayun pulang Yansen di telpon oleh ibunya karena khawatir dengan keadaanya.


Halo bas .gimana kok bisa kamu terkena timah panas .sudah ibu bilang jangan bekerja di pabrik kembali ke kantor ya bantuin ayah. "jangan khawatir bu yansen


nggak papa kok .ini juga sudah di obati jawab Yansen. pulang ya atau ke rumah sakit biar di tangani dengan maksimal. “ Nggak usah bu ,di sini sudah ditangani sama dokter,aku juga nggak bisa ninggalin pabrik begitu saja"


Aduh kamu ini keras kepala seperti ayahmu.yang penting lebih berhati hati nanti kalau kejadian kaya gini lagi ibu yang jemput kamu "Baik nyonya besar“goda Yansen,kepada ibunya.Yan pun pergi ke kamar di atas pabrik untuk beristirahat.


Dua hari berlalu,


Siayun heran kenapa buruh itu nggak datang kesini untuk mengganti perbannya.mungkin dia ke dokter lain atau ke rumah saki lain. Pikirnya. «Tok tok tok. Dokter ada pasien “kata Hani di balik pintu. " iya suruh dia masuk dia pikir buruh itu pasiennya ternyata bukan.


Entah kenapa Siayun terus memikirkan bagaimana kabar buruh itu kenapa tidak ganti perban. waktu istirahat pun tiba.Han,monic aku keluar dulu ya nanti kalau ada pasien kalian bisa telfon"


Baik dok


Siayun pun menaiki motor dan pergi ke pabrik.


Di depan pabrik dia maju mundur mau masuk atau tidak masuk tidak ya.


Aduh bingung kenapa aku grogi kya gini,padahal


Cuma mau bertemu buruh tapi rasanya kaya mau ketemu pangeran < Dokter mau mengobati mas Yan ya,


Tanya satpam pabrik " siapa mas Yan ?"


Itu lho dok yang kemarin lusa kena timah panas « « Oh iya pak saya mau ganti perbannya


Mari saya antar dok


"


'' Baik terima kasih pak


''


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2