
Yun sedikit grogi karena tiba tiba Yan menghentikan pekerjaanya dan menatapnya dengan serius.
Sambil meraih tangan Yun Yan berkata " Aku bekerja untuk keluarga ,untuk kamu, ibu, ayah, karyawan kantor dan pabrik,mana boleh capek yah walau capek harus di rasakan namanya juga bekerja ya kan? Yang penting halal dan tidak merugikan orang lain “
Anehnya mulan sama sekali tidak ingin melepaskan tangannya dari genggaman Yan,dia merasa Yan pria yang sangat baik dan bertanggung jawab, ternyata sangat
berat beban yang di pikul Yan, tapi dia tidak pernah mengeluh sama sekali,pantas saja kadang kadang dia jutek,kadang
baik,mungkin efek dari pekerjaanya yang berat itu. semangat ya mas,mas pasti bisa,aku do' akan proyek mas kali ini berhasil dan sukses,"
senyum Yun kepada Yan menguatkannya.
Aamiin trimakasih ya istriku yang cantik goda Yan. " Di minum mas susunya " ucap Yun dengan pipi merona karena di puji Yan.
Yan meminum susunya hingga bersih tak tersisa. * Kamu mau nungguin aku kerja?* sambil melirik Yun yang masih berdiri di sampingnya. hhh nggak kok Cuma mau lihat mas sebentar,ya udah aku ke kamar dulu ya mas
Yun pun pergi dari ruang kerja Yan.
Yan hanya tersenyum melihat tingkah istrinya ,dan memulai pekerjaanya kembali .
Setelah pekerjaannya selesai Yan keluar dari ruang kerjanya.Terlihat Yun sedang
tertidur pulas di sofa ruang Atas, dengan buku yang hampir terjatuh di tangannya. " Dasar ya anak ini benar benar, malah tidur di sini" ucap Yan.
Yan pun menghampiri Yun dan membangunkannya, " Yun... lan....bangun .. jangan tidur disini Karena begitu terlelap, Yun tidak bangun kalau di bangunkan hanya dengan suara saja.
Yan pun meletakkan buku yang hampir jatuh itu ke atas meja ,dan menggendongnya ke kamar,masalah kecil bagi Yan menggendong
Yun yang langsing itu, dengan tubuhnya yang kekar.Di baringkannya Yun di atas
kasur , Yan menatap lekat lekat wajah cantik gadis itu, hatinya pun terasa berdegup ketika menatapnya, tapi dia langsung memalingkan pandanganya ,
Yan belum siap menetapkan hatinya pada seorang wanita,dia takut akan di tinggalkan dan di campakkan lagi seperti dahulu yang di lakukan oleh mantan kekasihnya.kemudian dia keluar dengan membawa bantal dan
__ADS_1
selimut untuk tidur di sofa. Remang remang Yun membuka matanya, dia kaget kenapa dia sudah tidur di kasur, perasaan tadi malam dia tidur di sofa,dia pun
bergegas bangun dan melihat ke samping tempat tidur, dia merasa lega karena Yan tidak tidur di sampingnya. “ Mas Yan tidur di mana ya kalau tidak tidur di kasur Yun
beranjak dari kasur dan melihat sekeliling kamar,tidak nampak suaminya sama sekali,dia pun pergi ke luar kamar dan mendapati suaminya tidur di sofa ruang tamu. " di sini rupanya mas Yan,kenapa dia tidur di sofa “bisik Yun.
Dari bawah terdengar suara orang berjalan di tangga menuju ke atas. *Ha jangan jangan ibu yang datang “batin Yun,karena dia takut dan bingung jawab apa, kalau ketahuan Yan tidak tidur di kamar malah tidur di sofa,
tanpa pikir panjang, Yun langsung loncat ke pelukan Yan yang sedang tidur di sofa, dan menutupi badannya dengan selimut. Yan yang sedang tidur pun terkejut dan langsung membuka mata. " Mmmn Yun ...?* ... * husss ,diam mas kayaknya ibu mau datang
kesini “ bisik Yun. Sambil mengambil tangan Yan dan melingkarkan ke pinggangnya yang ramping, Mereka pun pra pura tidur.
Firasat Yun memang benar, Ibunya yang pagi pagi datang ke ruang atas.ibu terkejut melihat Yun dan Yan tidur berpelukan di sofa. "lho ini anak anak kenapa malah tidur di sofa ,ck ck ck dasar pengantin baru ada
aja yang ingin di coba “ ucap ibu menatap mereka sambil menggeleng gelengkan kepalanya. Karena tidak tega membangunkan mereka yang masih tidur, Ibu pun kembali ke bawah.
Yan dan Yun sama sama membuka mata dan saling menatap,Yun berusaha membebaskan diri dari pelukan Yan yang dia buat sendiri, tetapi Yan malah
detak jantung Yan yang begitu menenangkan dalam pelukannya. " Bunyi nada dering* * Mas hpnya bunyi.." ucap Yun.
Kemudian Yan melepaskan pelukannya,
Yun pun bergegas duduk di sofa dengan kikuk. sambil tiduran Yan mengambil hp yang berada di meja. *Siapa sih pagi pagi sudah telfon ganggu saja" grutu Yan.
Halo. " Halo Yan .... "Yan pun melihat kembali nama yang ada di layar hp nya. "Andi? Ada apa pagi pagi telfon * Maaf gue ganggu pengantin baru,nanti pak joseph mau
ke pabrik mau lihat perkembangan produksi kita jadi aku telfon pagi biar kamu nggak terlambat " Oke.." jawab Yan lirih karena kesal di ganggu sama Andi.
" Kenapa lemes banget kecapean lembur ya hehehe andi " Awas ya kau kalau ketemu “ grutu Yan. "Ya udah maaf kanlah si pengganggu ini, ayo lanjutkan,semangat ..."
Andi pun kemudian menutup telfonya.Andi adalah sahabat Yan dari kecil, dia bekerja sebagai manajer pemasaran di perusahaanya.
Siapa mas ?" tanya Yun.
__ADS_1
Si andi ,temanku sambil melihat ke arah Yun yang duduk di sebelah pinggangnya dan tersenyum. " a apa? kenapa mas senyum-senyum kaya gitu “Lucu saja „habis pagi pagi sudah ada yang minta
dipeluk ,kenapa tidak dari tadi malam saja "ledek Yan. " Ahh mas Yan ni. Kalau bukan karena ada Ibu aku nggak akan nglakuin itu “ ucap Yun malu.
* Ya udah mas aku shalat dulu “sambil berjalan cepat menuju kamar.Yan masih senyum senyum sendiri di sofa sambil melihat istrinya masuk ke kamar.
" Yan ... Andi sudah datang ..." teriak ibunya dari bawah. iya bu “jawab Yan yang masih pakai dasi di
bantu sama Yun. Yun pun membawakan tas Yan dan membuntutinya dari belakang. " Halo .. pengantin baru “ ucap andi sambil memamerkan gigi putih nya.
Assalamualaikum mas Andi “sapa Yun * Wa'alaikumsalam Yun cantik nggak usah di sapa orang kaya dia ,pagi pagi sudah gangguin orang"grutu Yan yang masih
dendam karena paginya di rusak oleh Andi. " Sabar ya Yun cantik,suami kamu memang gitu.. Pemarah." " Mas Andi mau minum apa? Tanya Yun nggak usah di kasih minum
dia,nanti betah di sini ,ayo ndi berangkat " seru Yu. “ Yun mas berangkat dulu ya" " Iya mas hati hati di jalan" sambil mencium tangan Yan. *Ayo ndi berangkat,malah bengong“ ucap Yan
* udah ni cium tangan doang, nggak ada cium yang lain gitu,padahal aku sudah nunggu Lho jadi penonton gratis“ goda andi kepada pengantin baru tersebut. * Apa sih
kamu ini , nggak ada yang gratis di dunia ini" mas andi juga hati hati ya “ ucap Yun dengan pipi yang memerah karena malu di ledekin sama andi. " Siap Yun ,aku akan slalu jaga pangeranmu ini agar tidak melirik wanita lain."
Yun mengantar sampai depan rumah dan melambaikan tangan, sampai mobil Yan tak terlihat. "Yan..." Apa “jawab Yan sambil melihat laporan perusahaan.
Aku carin juga dong yang kaya Yun.
Kalau nggak persis, ya mirip lah ,hehe "Nggak ada,yang kaya Yun Cuma satu , nggak ada yang lain “tegas Yun.
" Ih kamu ini sama sahabat sendiri gitu, aku juga kan pingin nikah kaya kamu,biar ada yang memperhatiin“
Andi merasa senang Yan sudah bisa melupakan Alin,Andi tau pasti bagaimana hancurnya Yan ketika ditinggalkan allin. Sampai
Andi kira Yan tidak akan pernah menikah karena begitu artinya sama perempuan.Andi sangat terkejut serta bahagia ketika Yan memberikan dia undangan pernikahan, akhirnya sahabat baiknya itu bisa melupakan Allin dan bahagia sekarang.
......Bersambung.....
__ADS_1