Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO

Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO
Bab 15 Persiapan Pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya,Yun sudah berangkat ke klinik seperti biasa, dia tetap bekerja dan bekerja untuk menghidupi keluarganya, walaupun dia sudah di kasih kartu unlimited sama Yan, tapi dia tidak pernah menggunakan kartunya untuk diri sendiri. pagi dok,gimana lamarannya sama pangeran ganteng, ternyata eh ternyata calon suami dokter pangeran pemilik pabrik depan ya, selera dokter oke juga „kenapa dokter nggak pernah bilang sama kita?.


ucap rani " iya ran dokter hebat ya bisa dapat pangeran tampan,kita kapan dapat pangeran tampan dan kaya gitu, seperti dokter Yun sambung sita. " jangan ngimpi kita paling dapatnya pangeran kodok,hahaha"


Rani dan sita pun tertawa .Yun ikut tertawa melihat tingkah dua orang kocak itu.


Hmmm kalian ni pagi pagi dah ngrumpi aja,kalau kalian mau, ambil saja tuh pangeran buruh pabrik " aku si mau dok, pangerannya yang tidak mau,hehe ucap rani. Sambil mulai membereskan klinik,sementara sita menyiapkan obat dan peralatan untuk praktek. * Dokter rio sekarang nggak pernah kesini ya" kata sita " kan gebetannya udah mau nikah ,kalah set dia jadi mau ngapain kesini,yang di incar sudah jadi tunangan


orang “ saut rani " Husss jangan gitu nanti pacarnya marah kalau dengar,lagian Rio itu murni Cuma teman aku nggak lebih,paham gadis gadis? sela Yun.


Hari hari pun di isi dengan kerja oleh Yun pada weekend sore dia kedatangan tamu spesial. " Dok dokter " teriak rani girang sambil lari ke ruang praktek " Ada apa rani ? Kenapa kamu lari lari ?bikin aku panik saja


Hehe maaf ,dokter sudah di jemput sama pangeran tampan" " Hmmm pangeran ? "Iya calon suami dokter ,siapa lagi" jawab rani menjelaskan.


Hah mas Yan kesini,mau ngapain dia,pikir


Yun " iya nanti aku temuin dia, kalian boleh pulang sekarang


Oke ,dada dokter selamat ketemu pangeran,kami pulang dulu "goda rani sambil keluar dari ruangan Yun.


Kemudian Yun berjalan keluar menuju ruang tamu menemui Yan. assalamualaikum mas" " Waalaikumsalam “


Ada apa mas datang ke sini“


Emang nggak boleh calon suami mau nemui calon istrinya ?


"Hh ya boleh si ,Cuma nggak biasanya saja mas tiba tiba datang ke klinik *Aku Cuma mau bilang tentang gedung dan baju pengantin yang ibu pesan sudah siap, untuk baju pengantinnya hari ini kita coba " terang Yan


Owh baiklah kalau begitu,aku siap siap dulu " Ya jangan lama lama,aku paling malas kalau di suruh nunggu


Baik mas nggak akan lama kok“ ucap


Yun sambil berjalan sedikit cepat menuju kamarnya.


Tidak butuh waktu lama Mereka langsung berjalan menuju butik gaun pernikahan tersebut. *Selamat datang “ ucap pegawai butik menyapa mereka dengan sopan.


Mbak aku mau fiting baju atas nama pak baskara " Owh baik pak mari saya antar"


Mereka pun di antar oleh pramuniaga yang


sangat baik. Kemudian Yan dan Yun mencoba baju pengantinya,

__ADS_1


Ketika Yun melihat ibas memakai baju pengantin hati kecilnya berkata


Hmmm tampan sekali dia pakai baju pengantin,tapi sayang hatinya jahat*


Begitupun Ibas ketika melihat Yun memakai baju pengantin, matanya tidak berhenti menatap kecantikan Yun.


Bagaimana pak baskara ,? “ tanya Yun * bagus... ,cantik... * jawab dia sambil salah tingkah " Trimakasih " maksudku bajunya yang cantik bukan orangnya “ sela Yan " Huffft ,iya aku tau grutu Yun sambil berputar kembali ke ruang ganti


Yan pun hanya tersenyum melihat tingkah laku Yun yang menurutnya sangat menggemaskan itu.


Sebelum mengantarkan Yun pulang mereka mampir untuk makan malam terlebih dahulu,di restoran yang mewah. "lho mas kenapa kesini? " aku lapar,aku mau makan dulu “


Baik aku nunggu disini saja ya mas," "Kamu harus nemenin aku makan, aku nggak nau makan sendiri


Mereka pun makan malam bersama di restoran yang mahal dan romantis


Maaf ya mas aku tidak tau kalau mau makan di restoran mewah ini,jadi pakaianku


Cuma seadanya" ucap Yun “ Nggak papa lagi pula pakaianmu juga nggak jelek jelek amat kok "jawab Yan * Ih apaan si orang ini kalau ngehina orang seneng banget ucap Yun dalam hati. " Kamu pernah makan disini?tanya Yan sambil memotong daging yang ada di piringnya.


" Nggak pernah, ini pertama kalinya hehe * Menurutmu makanannya enak atau tidak “ " Enak ,, enak sekali ,apalagi harganya.. mahall “ucap Yun sambil mengunyah makanannya itu.


Yun. " Masak dokter kok belum pernah makan makanan kaya gini ejek Yan * Aku kan dokter miskin, pendapatanku


Cuma cukup untuk biaya hidupku dan


keluargaku,mau sewa gedung aja aku harus nabung dulu.jadi jangan samakan aku sama dokter dokter yang kaya di luar sana “ ucap Yun dengan sedikit cemberut.


Yan sebenarnya kasian dengan Yun, kehidupannya habis untuk mengabdi kepada keluarganya. ngomong ngomong kenapa nggak ambil spesialis?* *Nggak ada biayanya ,papa sudah sakit


waktu aku kuliah semester akhir“jelas Yun kepada Yan.


Setelah mereka selesai makan malam, Yan mengantarkan Yun ke rumah papanya trimakasih mas sudah antar aku sampai rumah ucap Yun kepada Yan *lya sama sama " " Besok berangkat ke klinik jam berapa ? * " Besok kan weekend mas jadi aku libur"


Oh oke * jawab Yan singkat


Kemudian Yan pulang tanpa mampir ke rumah Yun karena dia malas bertemu Mira dan Intan.


Di kediaman hadi sentosa " anaku sudah pulang,gimana fiting bajunya? suka nggak pilihan ibu ? *Suka ,pokoknya apapun pilihan ibu pasti yang terbaik “ puji Yan kepada ibunya * kamu tu ya memang suka gitu sama ibunya, godain terus,sudah makan malam belum ?* tanya ibunya yang sedang melihat sinetron kesukaannya.


Sudah tadi sama Yun“ucap Yun yang duduk menyebelahi sang bunda. “ Wah wah dinner nih ceritanya " ledek ibu Yan. " Yan capek bu mau ke atas dulu,selamat malam bu

__ADS_1


Selamat malam nak ucap ibunya sambil tersenyum melihat anaknya begitu bahagia dengan rencana pernikahannya. * semoga Yun menjadi yang terbaik dan terakhir untukmu nak.ibu takut kalau kamu kehilangan lagi,pasti kamu akan hancur seperti dulu bisik ibu Yan cemas.


Keesokan paginya Yun tidak punya rencana apapun dia Cuma rebahan dan rebahan saja di kamar. Mau main Rio sedang bekerja. kalau jalan jalan sendiri nggak enak.


Tiba tiba hp nya berdering dan ada nama orang nyebelin itu yang memanggil di hpnya."assalamualaikum “


Waalaikumsalam ,cepat turun aku sudah menunggu di bawah jangan lama lama


Kemudian Yan langsung menutup telfonnya " kebiasaan deh orang ini .nggak sabaran bangets," 'sambil menatap layar ponselnya.


Yun langsung bersiap siap dan turun menemuinya di parkiran mobil kenapa nggak masuk mas ? * Males ketemu mama tirimu „kenapa masih di situ ayo masuk“


Lho emang mau kemana ,tumben mas nyetir sendirian, mas seto kemana? " seto libur.kita di suruh ibu buat lihat gedung dan mencicipi kateringnya “ Owh baik kalau begitu “Yun semangat karena akan makan makanan enak yang gratis. " Maafkan Yun ya mas merepotkan,mas Yan jadi nyetir sendiri karena mas seto libur“


nggak papa lagi pula ini kan kita juga yang butuh bukan orang lain" jawab Yan


Saat di perjalanan di mobil., Yun terus memperhatikan Yan yang menyetir


,Yun merasa Yan semakin tampan saat menyetir mobil tersebut.


Ada apa ? Dari tadi kayaknya ngeliatin aku terus,kagum ya sama aku ? kata Yan menyombongkan diri * kenapa anda PD sekali ,aku Cuma berpikir ternyata anda bisa nyetir juga “ " baru kali ini ya lihat cowok tampan nyetir * sambil meletakkan jarinya di dagu.


Yun hanya nyengir saja mendengar perkataan Yan yang ke PD an. Dengan tingkah anehnya itu..


Selang beberapa kemudian ,mereka pun sampai di gedung dan mulai melihat lihat di sekitarnya.


Gimana menurut kamu?" “Bagus aku suka,siapa yang milih


gedungnya mas ? "ibu yang milih * Pilihan ibu emang bagus bagus ya,memang beda kalau yang milih ibu sosialita pasti spesial“ ucap Yun memuji ibu Yan. kalau kamu mau, kamu bisa milih sendiri sesuai seleramu"


Kalau sesuai seleraku nanti keluarga mas malu ,malah di anggap kampungan ,hehe * “Siapa yang berani bilang kaya gitu ,nggak akan ada yang berani bilang begitu sama nyonya baskara “ ucap Yan menyombong.


Entah kenapa Yan merasa senang ketika Yan membelanya seperti itu,seakan akan memang dia adalah nyonya baskara sesungguhnya. * Hei kenapa namun? ,ini di cicipi dulu makanannya,yang menurutmu enak kamu bisa pilih,"


Baik mas` ucap Yun semangat ketika lihat makanan. Kemudian mereka mencicipi dan berdiskusi makan apa yang akan disajikan saat resepsi nanti.


......kalau sobat semua merasa


terhibur dengan cerita Mimin Jang lupa supot like dan komen,biar Mimin bisa lanjutin cerinya lebih semangat🤭


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2