Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO

Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO
BAB 4 SEGERA MENIKAH


__ADS_3

" Akhirnya kamu pulang juga, di antar siapa? Rio? Kenapa nggak di suruh masuk biasanya kamu suruh masuk si Rio nya " kata mira buka Rio yang antar .tapi temanku,tumben mama tanya? Biasanya mama nggak peduli aku pulang sama siapa" jawab Yun "soalnya biasanya


Cuma Rio yang antar kamu ,pagi ini mobil bagus yang antar kan mama jadi penasaran, papa kamu sudah nungguin dari tadi di atas" kata ibu tirinya jutek " baik ma.aku ke atas dulu,ayo leo kita ke kamar papa" ayo kak,papa pasti seneng kak Yun pulang hampir tiap hari papa nanyain kakak lho" kata


Leo dengan polosnya.


Yun dan leo berjalan ke kamar papanya.Mira hanya memandang sinis kepada


Yun. papa .... " teriak


Yun dan memeluk papanya yang sedang berbaring di ranjang. '' Yun anakku . kamu pulang“ dengan mata berkaca kaca papanya bahagia melihat Yun. Yun yang malang yang jadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya sakit sakitan. " Papa jangan nangis, nanti yun nangis Lho “papa senang ketemu kamu nak .tapi papa juga sedih karena papa hanya jadi beban buat kamu. tidak bisa membahagiakan kamu seperti dulu" "Jangan begitu pa.


Yun bahagia kalau papa sehat.makannya yang banyak minum obat teratur supaya papa cepet sembuh ya “Di kediaman Hadi


Santosa


Yan sudah sampai di depan rumah yang sangat luas dan megah banyak assisten rumah tangga yang berbaris di depan pintu " Selamat datang tuan muda " sapa mereka


Yan hanya menangguk dan berjalan ke dalam rumah halo yah" sapa Yan kepada seorang pria tua tapi berkharisma yang sedang membaca koran di ruang tamu.


Kamu sudah datang bas. Gimana perjalannya? cukup menyenangkan yah


Hahaha kamu itu, emang apanya yang menyenangkan perjalanan dari pabrik ke sini,paling juga ada seto yang nemenin kamu"


Yan pun hanya tersenyum "Nanti sore kamu cek ke rumah sakit pelita barang barang apa saja yang dibutuhkan untuk keperluan rumah sakit, agar kita bisa segera menyelesaikannya jadi klien tetap memakai produk kita kalau barang kita berkualitas dan memproduksi dengan cepat“ " Baik yah nanti habis makan siang aku ke rumah sakit sekalian mengobati luka di punggungku “


Perusahaan Mandiri santosa adalah perusahaan yang menjadi menyetok kebutuhan rumah sakit pelita sejak rumah sakit itu berdiri." Ibu kemana yah?"


Ibumu lagi di dapur, anak satu satunya mau pulang dia jadi repot sendiri dari pagi ayahmu ini jadi di cuekin sama dia


Kemudian Yan menemui ibunya yang sedang menyiapkan makanan bersama para


ART


Ibu ... masak apa? Anaknya pulang kok di cuekin" sambil memeluk ibunya Yan kamu ni kebiasaan tunggu di luar anak laki laki nggak boleh masuk dapur.ini ibu lagi kotor dan bau asap jangan peluk peluk nanti bajumu bau asap" " Nggak papa, ibu tetep wanita yang paling cantik di dunia ini tidak ada yang menandingi"" Gombal tuh jangan sama ibu, sama calon istrimu dong "


Ibu nih kebiasaan bawa bawa calon istri" makanya cari calon istri jangan jomblo terus, masak anakku yang tampan dan kaya ini tidak ada yang mau si"


Para ART pun hanya tersenyum melihat candaan ibu dan anak tersebut.


Setelah makan siang


Yan menuju ke rumah sakit Pelita untuk mengecek barang apa saja yang di butuhkan.


Ternyata Rumah sakit itu punya keluarga Rio.jadi


Rio juga bekerja di rumah sakit tersebut


Dari kejauhan Rio melihat seseorang yang seperti dia kenal " Itu kan kaya buruh pabrik yang waktu itu di kliniknya Yun,kok pakai jas dan di kawal ajudan? kayaknya bukan deh.mungkin Cuma mirip pikir Rio.

__ADS_1


Namun Rio masih penasaran apakah yang dia lihat buruh itu atau bukan.kemudian Rio pun mengejar pria yang berjalan keluar dari rumah sakit itu,tapi Sayang pria itu sudah masuk ke mobil dan pergi ketika Rio sampai di loby rumah sakit. " Ah kayaknya bukan deh mana mungkin buruh pakai jaz dan punya mobil bagus .bawa ajudan pula."


Terdengar hp bergetar dari saku Rio. « Halo" "Halo kak.ini leo ''iya leo ada apa?


Papa baik baik saja kan?" " Baik kok kak.leo


Cuma mau bilang kak


Yun pulang ke rumah" " Oh oke nanti sOre kakak main ke rumah terima kasih ya leo sudah ngasih tau kakak"


Sama sama kak" " Dasar Yun kenapa dia tidak bilang kalau pulang kan bisa aku jemput. Nggak ngabarin pula kalau sudah di rumah gerutu Rio dalam hati.


Rio pun langsung menelfon Yun begitu tau dia di rumah. terdengar samar samar


Suara Yun di


Handphone Rio


Assalamualaikum


Rio «


Waalaikumsalam.kamu dimana?" "Aku di rumah pulang tadi pagi.kenapa? "kenapa pulang nggak ngabarin aku,kan bisa ku jemput!“


Hehe maaf,aku ngrepotin kamu nanti kalau ngabarin lagi pula aku Cuma sehari di rumah besok pagi sudah berangkat ke klinik""Nanti aku ke rumah sore ini aku selesai shift kamu jangan kemana mana di rumah saja.oke ?"


Mereka pun mengakhiri pembicaraan melalui telfon. sus aku pulang dulu ya “ kata Rio kepada


Suster penjaga .Maaf dokter Rio, malam ini Dokter punya jadwal operasi pasien jadi tidak boleh pulang dulu jawab suster sambil melihat komputer yang ada di depannya


Oh iya aku sampai lupa" kata Rio sambil menepuk kepalanya dan gelisah karena tidak bisa kerumah Yun.


Rio pun mengirim pesan kepada Yun


Maaf lan aku nggak bisa ke rumah aku lupa ternyata aku ada jadwal operasi"


Iya ga papa aku tau pasti kamu sibuk"


Besok pagi aku antar ya ke klinik" " Nggak usah yo kamu besok pagi kan kerja nanti nggak keburu"" Pokoknya besok aku antar" "Jangan gak usah“


Sementara itu di


Rumah Yun aduh rio kenapa nggak dibalas ,di telfon nggak di angkat besok aku kan sudah janjian sama mas Yan “gerutu Yun yang dari siang sampai sore hanya bermain dengan Leo di kamar ayahnya


Dari bawah terdengar


Suara perempuan memanggil manggil


Mama. Ma aku lapar" teriak intan dari bawah seusai pulang dari bekerja. ya makan saja itu di meja makan ada makanan, tadi Yun yang masak".

__ADS_1


Jawab mira " kak Yun pulang?


Kenapa? Mau ngasih uang?" jawab intan sinis. " Dia nemuin papanya “ " owh" jawab intan singkat sambil mengambil makan malamnya


Yun pun enggan untuk menemui intan dia tidak ingin mood nya berantakan kalau melihat betapa ketusnya intan dengannya. " Intan sudah pulang ya lan" tanya papa kepada


Yun " iya pa". " Pa Yun mau ke kamar dulu ya.kayaknya


Leo juga mengantuk"


Papanya hanya mengangguk sambil tersenyum


Di depan pintu dia berpapasan dengan intan « Wah wah tuan putri sudah pulang ni '' Halo tan "


Sudah punya pacar belum ?.kok nggak pernah bawa ke sini.kaya aku dong udah punya pacar anak orang kaya bekerja di perusahaan besar pula"


Yun hanya tersenyum melihat tingkah intan,


Intan memang bekerja tapi uangnya hanya untuk dirinya sendiri ,umurnya lebih muda dua tahun dari


Yun. " Kalau sudah ada jodohnya nanti aku kenalkan "jangan pilih pilih nanti jadi prawan tua lho jawab intan ketus sambil melenggang menuju kamarnya.


Yun pun menghela nafas untuk mengatur emosinya.tiba tiba ibu tirinya berkata bener tu kata intan cepat cepat nikah biar nggak jadi prawan tua, lagian tinggal nikah ama rio aja susah,rio kan orang kaya jadi kamu bisa hidup enak,kita juga ada yang biayain.""jawab mama


Yun kesal


Yun pun langsung menuju kamarnya dengan mata berkaca kaca


Belum sehari saja


Yun di rumah hatinya sudah terkoyak koyak. makanya Yun tidak betah tinggal di rumah itu.


Malam itu di kediaman Hadi santosa Kapan kamu bawa calon istri ke sini Yan " tanya ayahnya. "Ayah dan ibu sama saja istri terus yang ditanya " Lagi pula ayah dan ibu sudah tua,kamu anak satu satunya,nanti kalau ayah dan ibu meninggal siapa yang akan mengurus dan menemanimu,siapa juga yang akan meneruskan perusahaan kita kalau bukan anakmu «


Yan pun terdiam tak bergeming,dia merasa sedih karena belum bisa memenuhi permintaan orang tuanya. " Ayah punya penyakit jantung sudah di operasi berkali kali .ayah


Cuma ingin kamu menikah itu saja." Tegas ayahnya." Nanti ku coba cari calon istri yah,tapi ayah dan ibu tidak boleh protes siapapun calon yang aku bawa " " Beneran .ya sudah terserah kamu saja yang penting kamu mau menikah dan segera bawa calon istri ke rumah jawab ibunya girang.


Yan pun tidak bisa tidur karena memikirkan permintaan orang tuanya, sedangkan dia dekat sama cewek aja tidak apalagi punya calon istri.Yansen selama ini takut kalau terjadi apa apa dengan ayahnya tapi dia belum bisa memenuhi permintaan yang sangat di inginkannya yaitu


Menikah. " Pim pim “bunyi klakson mobil terdengar di depan rumah, Yun pun keluar dari rumah dia sudah bersiap siap sejak subuh tadi.


Seto membukakan pintu untuk Yun dan


Siayun pun masuk ke dalam mobil "assalamualaikum, selamat pagi mas Yan" sapa Yun dengan bahagia karena bisa bertemu dengan Yan.waalaikumsalam. pagi juga Yun "jawab


Yan .


......BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2