
Di kediaman hadi santosa *ayah ,ibu, Yan mau menikah “ ucap Yan memecah keheningan. " beneran nak ,syukurlah akhirnya ayah dan ibu mendengar kabar bahagia ini dari kamu jawab ibu Yan terharu " bagus Yan kalau kamu sudah serius, tapi jangan lama lama, harus disegerakan niat baikmu itu, ya minimal bulan depan kamu sudah nikah nak " Tanya ayahnya. “ baik yah nanti Yan atur semuanya" kapan mau ke rumah Yun buat lamaran tanya hadi santosa *gimana kalau minggu depan Yan ,biar cepet prosesnya menuju akad nikah" ucap ibu * Yan ikut kata ibu saja ," " baik kalau begitu ibu yang akan telpon, Yun sudah mulai praktek di kliniknya lagi, hari hari pun berjalan seperti biasa " Kring kring.. “suara telepon berdering. " Halo klinik dokter Yun ,ada yang bisa dibantu“ ucap rani " Dokter Yunnya ada ? terdengar suara seorang perempuan di ujung telfon " Iya ada bu ,ini dengan siapa ?* " Saya calon mertuanya dokter Yun "
Rani pun terkejut dengan ucapan wanita tersebut.
Oh maaf bu saya tidak tau “ " Hhh nggak papa ,boleh saya bicara dengan dokter Yun ?
Tentu saja boleh bu “
Kemudian rani menyambungkan telefonnya ke ruangan Yun
Halo Yun ini ibu “ * Oh assalamualaikum bu “jawab Yun gugup
Waalaikumsalam gini ibu mau bilang sama Yun,lusa ibu dan keluarga mau kerumahmu,mau menetapkan tanggal pernikahan kamu sama Yan * " Iya bu tentu boleh,dengan senang hati jawab Yun asal bicara ,karena tidak tahu harus menjawab apa pertanyaan dari ibu Yan. o ya nak „ibu ke rumahmu harus bawa apa ya ibu bingung soalnya,? * * Tidak usah bawa apa apa bu ,nanti merepotkan
Oke kalau begitu sampai bertemu lusa ya" baik bu."
Ternyata mas Yan sudah mulai bergerak, hampir saja aku lupa kalau ini hanya nikah kontrak, tapi kenapa aku seperti mau nikah beneran ya, rasanya jantungku kayak deg degan gitu.
Kemudian ada telfon dari nomer yang tidak di kenalnya " halo assalamualaikum ini siapa?"
Aku Yan ibu sudah menelfon kamu ?
"owh mas Yan ternyata, Iya barusan ibu
Saru saja telfon" " Berarti kamu sudah tau kalau lusa keluargaku akan ke rumahmu kan? jadi bersiap siaplah jangan bikin malu aku " Baik mas* *Jangan lupa di save no aku jadi kalau aku telfon harus di angkat tidak boleh lama lama “ *lya mas akan saya save nomornya
Tanpa basa basi Yan,pun langsung menutup telfonnya idih apa apaan ini orang ,nggak sopan banget langsung dimatikan begitu saja kira kira aku namai siapa ya nomor telfonya, aha.. aku tau buruh pabrik galak..hehe kayaknya ini nama yang cocok buat dia" kata Yun sambil
__ADS_1
Cengengesan sendiri
Tiba tiba rani dan sita masuk ke ruang praktek
Aduh bahagianya yang mau nikah “ ucap sita apaan si kalian mulai deh ngledeknya "jawab Yun yang masih sibuk dengan layar hpnya itu. " Dokter, mau nikah sama siapa? Dokter rio ?" tanya sita penasaran. “ Bukan, nanti kalian juga tau sendiri, pokoknya orangnya pernah ke sini" * Siapa dok ? Aku penasaran ni ?" * Ra..ha..si..a." jawab Yun semakin menambah rasa penasaran mereka.
Hari lamaran pun tiba keluarga Yun sudah bersiap dengan kedatangan keluarga Yan " Ma...kenapa meriah gini padahal Cuma lamaran saja,kayaknya berlebihan deh ucap intan ii mama juga nggak tau kalau mereka bawa makanan dan barang begitu banyaknya,ini mah sudah seperti hantaran pernikahan saja
Lamaran pun berjalan dengan lancar .papa
Yun sangat bahagia karena putrinya akan segera menikah,ditambah ternyata keluarga Yan dari keluarga yang kaya raya. " nak Yan ,terima kasih sudah mau menerima
anak om menjadi bagian keluarga kalian,om sangat senang * Sama sama om, justru saya yang beruntung bisa mendapatkan Yun ,gadis yang sangat baik hati“
Ketika mendengar perkataan Yan Yun hanya bisa bicara dalam hati“ bisa aja ni orang kalau bicara, padahal hatinya ....hmmm tidak bisa di tebak jahatnya " nak Yun ,ibu ,ayah sama Yan pulang dulu ya,ingat pernikahan kalian sudah di tentukan 2 minggu lagi,jadi jaga kesehatan dan jangan banyak fikiran ya " ucap ibu Yan sambil memeluk Yun " iya bu baik,ibu dan ayah juga jaga kesehatan jangan sampai sakit."
Sementara Yan sudah sampai di mobil. “kenapa dia cantik sekali ,aku jadi takut bila terus berdekatan dengannya ,bahaya ni " ucap Yan "Lho mas Yan kok sudah di sini“ tanya seto *Nggak papa Cuma pingin nunggu disini saja « " Mas Yan gugup ya lihat dokter Yun, cantik sekali ya mas goda seto kepada Yan. ya namanya juga perempuan ya cantiklah masak ganteng“ jawab Yan
Kemudian Yun keluar mengantarkan ayah dan ibunya Yan ke mobil.sementara Yan hanya melihat Yun dari dalam mobil dengan kagum. tapi tiba tiba Yun berjalan menuju mobilnya
Ngapain dia kesini," ucap Yan gugup ketika melihat Yun berjalan menuju mobilnya. " Ayo jalan seto pinta Yan *tapi mas sepertinya dokter Yun mau kesini mas* * Tok tok tok Yun pun mengetuk pintu
kaca mobilnya,
Kemudian Yan menurunkan kaca tanpa menoleh ke arah Yun karena gengsi. " ada apa ! kata Yan datar * Nggak papa ,mas Yan kenapa nggak pamitan sama aku?." " Aku sudah pamitan sama papamu „lagian buat apa pamitan sama kamu." kata Yan cuek " oke ... kalau begitu hati hati di jalan ya mas senyum Yun " Hmmm “ kemudian Yan langsung menutup kaca mobilnya.
Hatinya pun berdebar, entah kenapa melihat Yun tersenyum begitu cantiknya.
__ADS_1
Seto hanya tersenyum melihat tingkah majikannya yang aneh itu. " Dasar jutek ,nggak ada senyum atau apa gitu" grutu Yun, sambil melihat mobil Yan yang berjalan menuju jalan raya.
Kemudian Yun pun kembali ke dalam rumah,setelah mobil mobil itu menghilang di balik keramaian jalan.
Ck ck ck yang lagi bahagia dapat horang kaya ,ternyata calonmu anak bos pacarku , pacarku kerja di cv mandiri sentosa jadi tolong ya ,kakak iparku di suruh baik baik dengan adik iparnya ya " ucap intan " Itu bukan urusanku jawab Yun
" Ih sombongnya baru aja lamaran belum nikah .sudah sombong bangetz" seru intan
Udah intan jangan begitu biarkan Yun istirahat,dia pasti sangat capek“jawab mira pura pura baik.
Apa si mama kenapa jadi belain dia , harusnya mama belain aku dong,aku kan anak kandung mama" grutu intan " Huss diam dulu, ini taktik mama mendekati Yun, biar mama dapet jatah uang bulanan yang banyak,bentar lagi kan Yun jadi istri orang kaya “bisik mira kepada intan. iya deh terserah mama saja“ kemudian intan pun masuk kedalam kamarnya.
Sementara itu, Mira,dia sedang sangat senang karena mendapatkan pujian dari teman dan tetangganya, serta menikmati hantaran lamaran yang di bawa oleh keluarga Yan. " nada dering telfon " Maaf Yun aku tadi nggak datang di lamaran kamu “kata Rio *Nggak papa yo ,aku tau kamu pasti sibuk apalagi dokter spesialis seperti kamu banyak yang ngantri * Gimana acaranya tadi? Lancar * "Iya Alhamdulillah lancar,owh ya aku
menikah 2 minggu lagi ,kali ini kamu harus mengosongkan jadwalmu ya ,dan jangan lupa ajak syakira * " Ka kamu mau menikah? dua minggu lagi ?
Baik aku akan datang dengan syakira"
Ya udah aku tutup ya telfonya " ucap Yun mengakhiri pembicaraan.
Rio pun menutup telfon Yun dengan lemas,entah kenapa rio belum bisa melupakan cintanya kepada Yun, padahal dia sudah berusaha mencintai kekasih kekasihnya tersebut seperti halnya syakira, dia berusaha untuk bisa mencintai syakira seutuhnya tapi hatinya berkata lain. "maafkan aku syakira ternyata aku belum bisa melupakan Yun begitu saja "
Ucap rio lirih.
Syakira adalah kekasih rio dia seorang dokter yang sama sama bekerja di rumah sakit
Rio,dia wanita yang cantik dan juga baik,berasal dari keluarga yang berada tetapi sifatnya jauh lebih manja .karena terbiasa hidup berkecukupan. Dulu awal awal berpacaran dengan Rio, dia sangat cemburu dengan kehadiran Yun, karena Rio lebih memprioritaskan Yun daripada dirinya,dan setiap hari yang slalu yang di ceritakan Rio adalah
__ADS_1
Yun, tapi karena syakira sangat mencintai Rio, dia mencoba untuk menerima keberadaan Yun.