
BAB 3
Merekapun berjabat tangan dan berkenalan." sudah kenalannya? Ayo kedalam mas Yan aku obati punggungnya" sela
Yun "kita nggak jadi keluar ni “balas Rio " aku batin mas yan dulu baru keluar" emm aku ganggu ya, kalau kalian mau keluar aku pulang saja,aku bisa ke sini besok" tangkas Yan enggak ganggu kok mas mari masuk,lagi pula mas Yan itu perbannya udah dua hari nggak di ganti"
Mereka pun masuk ke dalam klinik dan Yun mengobati Yan.
Melihat Yun mengobati Yan, Rio sedikit cemburu karena Yun terlihat senang dan sangat perhatian dengan Yan, dan juga punya wajah tampan yang di idam idamkan para wanita. "Punggungnya kenapa mas? tanya Rio
Panggil saja Yan" "Sepertinya umur anda lebih tua dari saya, nggak sopan saja kalau aku panggil nama" * Betul itu tumben tumbenan kamu sopan sama orang" sela Yun sambil terkikik
Aku tuh sopan dan santun sama orang,kamu aja yang nggak tau gerutu rio aku terkena cairan tembaga panas nggak. sengaja ketumpahan di punggung" jawab Yan " oh anda kerja di pabrik depan ? "Iya “
Rio masih memperhatikan Yun yang sedang mengobati
Yan. * kenapa masih kerja padahal lagi sakit,kenapa nggak cuti saja?" tanya Yun iba " Itu sudah jadi tanggung jawabku nanti kalau aku libur nggak ada yang ganti" " Bos nya mas Yan pasti galak ya.masa cuti sakit saja nggak boleh
Yan hanya tersenyum mendengarkan perkataan
Yun.Dalam hati Yan,"
Boss nya kan kan aku berarti aku galak dong Sudah selesai mas.
Mau aku pakaikan bajunya ?" kata Yun.
Rio pun terbelalak mendengar perkataan
Yun,"Biar aku saja yang pakaikan bajunya" tangkas Rio " oke jawab Yun singkat tanpa merasa kalau Rio cemburu
Kemudian Rio pun membantu memakaikan baju Yan. «Terimakasih Yun,
Rio kalau begitu aku pamit mau kembali ke pabrik «
Ya sama sama masS, saya antar sampai ke depan “jawab Yun « tidak usah saya bisa sendiri «
Yun tetap mengantarkan Yan sampai ke depan klinik,
Rio pun membuntuti mereka dari belakang. sesampainya di depan klinik " mas Yan ke pabrik naik apa ? "aku jalan kaki.lagi pula dekat nggak jauh"
Hati hati ya mas"
Yan hanya menganggukkan kepala dan pergi ke pabrik dengan berjalan kaki
__ADS_1
Yun masih memperhatikan dengan rasa Iba"kasian ya dia masih saja bekerja walaupun sakit"
Mungkin keluarganya banyak yang harus di nafkahi makanya dia masih kerja.ayo jalan kenapa kamu malah mikirin dia sih." Kata Rio dengan sedikit kesal " Hhh abis dia tampan “ jawab Yun sambil tersenyum dan mata indahnya tidak berpaling masih melihat
Yan yang sedang berjalan ke pabrik.
Rio pun menggeleng nggelengkan kepala dan berkata nggak salah “ dengar ni ? Tumben banget kamu muji laki laki,seumur umur baru kali ini aku denger kamu muji laki laki
Hhhh udah ah ayo kita jalan keburu siang tangkas Yun malu.
Setibanya Yan di pabrik dia langsung tidur karena merasakan sakit di punggungnya Tuan Muda besok di suruh ke kota menemui tuan “kata seto
Oke, sekarang aku mau istirahat dulu “jawab Yan
Baik Tuan Muda, saya permisi dulu" kata seto sambil menutup pintu.
Keesokan harinya Yan memakai pakaian yang rapi beda seperti hari hari biasanya terlihat lebih ganteng dan rapi. "Tuan Muda mobilnya sudah siap, mari kita berangkat"Yan pun berjalan menuju ke mobil
Seto membukakan pintu mobil “ silahkan masuk Tuan Muda
Di perjalanan Yan melirik klinik Yun dan ada tulisan Dokter sedang keluar. Setelah itu beberapa meter dari klinik dia melihat ada gadis yang berjalan kaki yang dia kenali seto berhenti dulu"
Baik Tuan Muda
Dan Yan membuka kaca jendelanya " Yun ,mau kemana?"
Yun,pun kaget kenapa ada mobil berhenti dan bertanya kepadanya .setelah itu dia menoleh ke arah mobil dan betapa terkejutnya dia karena ada pria yang sangat tampan di dalam mobil tersebut. Yan terlihat lebih tampan karena memakai pakaian yang rapi. eh mas Yan.aku sampai pangling lho,aku mau ke kota ke rumah papa" * Sama dong aku juga mau ke kota,ayo masuk bareng aku saja
Nggak ngerepotin ni mas " Enggak lagi pula kan kita searah"
Oke kalau begitu . terima kasih ya
Yun,pun masuk kedalam mobil mas mau ke kota ada urusan apa? kok tumben pakai pakaian rapi, naik mobil mewah lagi ini pasti mobil bosnya mas Yan ya “tanya Yun penasaran sambil berbisik
Yan pun tersenyum mendengar perkataan
Yun.seto juga tersenyum di balik stir mobil mewah tersebut ada urusan mau ketemu sama bos besar. makanya pakai pakaian rapi dan pakai mobil bagus" jawab Yan
Yun pun mengangguk sambil mengagumi betapa mewah mobil yang ia tumpangi. *kenapa pulang ke kota nya nggak hari libur ? "tanya Yan
Emm ada urusan di rumah.papaku tadi malam telfon katanya ada yang mau di bicarakan “Tiba tiba ada motor lewat di depan mobil mereka dan setO pun mengerem dengan mendadak. "Aduh, “seru Yan karena punggungnya yang sakit mengenai senderan belakang kursi " maaf mas Yan ada motor tiba- tiba lewat kata seto iya nggak papa “ Sakit ya mas ?
Tanya Yun "Sedikit si coba saya lihat kemudian Yan membuka bajunya di mobil dan
__ADS_1
Yun pun melihat luka yang sedikit berair itu. " Ini kayaknya perlu di obati lho mas.gimana kalau nanti mampir dulu ke rumah kata Yun " Nggak usah lagi pula aku sudah ditunggu sama bos,jadi tidak ada waktu untuk mengobati lukanya"
Yun pun membantu Yan memakai bajunya kembali,tercium bau harum dari parfum Yan.seperti parfum mahal yang sering ada di mall mall. Yun pun sedikit terlena dengan aroma parfumnya Yan, Yun.haloo ?" « Eh maaf mas " Kenapa kok bengong .kamu mabuk kendaraan? * "Enggak kok mas
Cuma ngantuk di dalam mobil yang nyaman dan dingin ini hehe " dan juga di sampingku ada pria ganteng " kata Yun dalam hati " aduh Yun apa sih yang kamu pikirkan “ bisik Yun.
Kenapa Yun?
Tanya Yan mendengar Yun berbisik sendirian " Nggak pa pa kok mas"
Yan pun semakin penasaran dengan wanita di sampingnya itu,dia gadis yang baik perhatian, dan cantik.serta masih muda. Baru kali dia penasaran dengan seorang wanita setelah sekian lama hatinya membeku karena di tinggal Alin.
Tak terasa mereka pun sampai di rumah
Yun sudah sampai mas, ini rumahku"Rumah yang lumayan besar dan mempunyai halaman yang cukup luas " oh ini rumah kamu ya " tanya Yan mau mampir dulu mas? tawar Yun
Nggak terima kasih lain kali saja ya,"
Kemudian Yun keluar dari mobil Dan berdiri di sisi jendela mobil sambil membungkuk terima kasih ya mas sudah mau mengantar ku ke rumah"
Sama sama ,mau pulang kapan ?"
Kayaknya besok pagi,naik taxi online "Jangan naik taxi, besok pagi aku jemput ya,"sambil menutup jendela mobil tapi mas mobil pun berlalu dan Yun melambaikan tangan kepada Yan sambil tersenyum.
DI dalam mobil Yan masih memperhatikan
Yun melalui spion sambil tersenyum,seto pun memperhatikan kelakuan bosnya yang tidak seperti biasa.Dokter Yun cantik dan baik ya mas, masih muda lagi " kata seto sambil tersenyum.
Apa sih seto ,ayo cepat sudah di tunggu ayah ni jawab Yan gugup " Baik bos
Mobil mereka pun melaju menuju rumah yan.
Di sisi lain ibu tiri Yun melihat Yun di antar oleh mobil mewah dari atas balkon kamarnya, tapi dia tidak melihat
Orang yang mengantar Yun hanya Yun yang keluar dari mobil Itu.Ibu tiri Yun bernama Mira dan adik tirinya bernama intan,dia juga punya anak dengan papanya Yun namanya Leo. Yun sangat sayang dengan leo.
Leo masih berumur 7 tahun dan sangat sayang dengan Yun daripada dengan kakaknya intan tok tok tok assalamualaikum «Waalaikumsalam kak Yuuuun “ teriak leo sambil berlari memeluk Yun. " hore kakak pulang“ " Leo apa kabar? tanya Yun " baik kak, leo sekarang sudah bisa karate lho kak « " Oh ya?.bagus dong"
Entah kenapa Yun merasa seperti ada hawa hawa dingin yang merasuk ke tengkuknya ternyata ada tatapan dingin dari arah atas tangga yaitu tatapan dari
Mira ibu tirinya.....
......BERSAMBUNG.....
__ADS_1