Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO

Kukira Suamiku Buruh Ternyata CEO
Bab 17 Sudah didepanMata


__ADS_3

Setelah syakira beranjak dari tempat duduknya,dan menuju ke ruang perawatan kecantikan. Sekejap mereka terdiam hening,dan tidak ada suara di antara mereka,hanya ada suara hilir mudik pegawai dan para konsumen di klinik kecantikan tersebut.


"tumben kamu jadi pendiam ? Tanya Yun mencairkan suasana.


" hhhh bingung mau bilang apa sama sahabatku yang mau nikah ini" jawab Rio nyengir. "


aku bangga sama kamu ,sekarang sudah jadi pacar yang baik,syakira pasti sangat bahagia, gitu dong kalau jadi pacar


"iya dong pasti bahagia,punya pacar baik hati dan ganteng kaya aku jawab Rio menyombongkan diri.


"iya aku percaya ,anak manja yang dulu ku kenal sekarang sudah jadi pria yang bertanggung


jawab,bagus" sambil mengangkat jempolnya.


" Owh ya sudah sore yo,aku pulang dulu ya, takut papa nungguin."


"Oke ,mau aku antar? tawar Rio "


Nggak usah,nanti kalau kamu nganter aku, terus syakira sudah selesai dai klinik,dia bingung pacarnya ilang " jawab Yun sambil tersenyum.


Hati hati ya lan,salam buat om jaya dan leo "


Iya waalaikumsalam


Yun pun berjalan ke luar sambil melambaikan tangan kepada rio,dan melarang rio mengantarnya sampai luar.soalnya Yun takut syakira akan cemburu kepadanya, Yun sebenarnya tau kalau syakira tidak suka Rio terlalu dekat dengannya, walaupun hanya sebagai sahabat.


Rio hanya bisa memandangi Yun dari belakang ,entah kenapa Rio merasa Ada sesuatu yang di sembunyikan sahabatnya itu,Yun tak seceria biasanya,seperti ada banyak beban yang


.


bertumpu pada pundaknya.


Di kediaman hadi sentosa ibu sudah pulang? Yun pulang sama siapa ?"Tanya Yan tadi waktu mau pulang Yun ketemu sama temennya ,ibu ajak bareng Yun,nya nggak mau,katanya mau naik taxi «


Owh... *


Kok yang ditanya cuma Yun, ibu nggak di tanya ni,? Sudah pindah lain hati ya ?" goda ibunya *hhhh ya nggak dong bu, tetap ibu lah yang no satu di hati Yan "


Ibunya hanya tersenyum melihat tingkah laku anaknya.


Sementara Rio masih menunggu syakira selama kurang lebih 1 jam „kemudian syakira selesai dengan teman-temannya itu.


Lho Yun sudah pulang sayang? tanya syakira


"iya , tadi langsung pulang waktu kamu lagi perawatan ucap Rio sambil melihat jam tangannya


"Ayo pulang sudah malam ,besok kamu kerja kan 'sambil beranjak dari duduknya. " makan malam dulu ya ,aku laper “ rengek syakira


Tumben tumbenan kamu makan malam, biasanya diet " Hhh malam ini diet nya libur aku lagi mau makan steak" ucap syakira sambil mengelus elus perut langsingnya.


" oke kalau begitu".


Malam itu syakira dan Rio pergi ke restoran steak favorit mereka. Malam hari pernikahan ...


Keluarga Yun dan Yan pergi ke hotel agar waktu akad dan resepsi tidak jauh dari ball roomnya.sehingga menyingkat waktu perjalanan. Di rumah Yun..

__ADS_1


yang mau nikah Yun yang rempong malah


Mira dan Intan ,ada saja yang mau di bawa oleh mereka ke hotel


ma kebayaku dimana ? Udah di masukkan ke koper belum, " anya Intan 'Nggak tau, mama lagi ngepacking punya mama sama leo ,belum selesai ni,kamu cari sendiri sana


"Ah mama udah aku cari cari nggak ada ,


Intan pun mengelilingi rumahnya kembali, untuk mencari kebayanya tersebut.akhirnya dia menemukan kebayanya masih di jemuran


" Ih bibi, ini kenapa nggak di ambil kebayaku “grutu Intan. "


Sudah ketemu belum kebayamu ?" tanya


Mira


"sudah Ma .sama bibi masih di jemuran belum di ambil" sungut intan.


Yun,leo,dan papanya hanya menonton mereka yang bersilangan dari tadi nggak selesai selesai ,sembari duduk di sofa depan tv, sambil


matanya berlari ke sana kemari melihat kehebohan Mira dan Intan.


" Tuh mama sama intan yang mau nikah siapa yang super sibuk siapa` ucap pak jaya sambil tersenyum tipis.


" hhh kelakuan mereka memang ajaib ya pah,kadang ngeselin kadang bikin tertawa,ya memang kalau nggak ada mereka rumah ini nggak rame kata intan sambil memangku leo yang sedang nonton film kartun kesukaannya.


" mas seto mau jemput jam berapa?" tanya pak jaya "


sebentar lagi paling pa ,papa obatnya sudah diminum?"


papa... Trimakasih ya sudah jadi papa yang baik buat Yun ,Yun sayang sama papa" Yun dan leo pun memeluk papanya.


" Ck,ck,ck sungguh keluarga bahagia,pelukan .. terus " ucap mira yang tak sengaja melihat


keharmonisan mereka.


Keluarga hadi sentosa sudah sampai di hotel dari pagi,mereka mempersiapkan semuanya agar acara berjalan dengan lancar.


Yan coba lihat dekorasinya ada yang kurang tidak “


Tanya ibu Yan sambil berkeliling di ballroom yang akan di gunakan besok.


" kayaknya sudah bagus bu, menurut Yan sudah tidak ada yang perlu di tambah lagi"


" Oke kalau begitu ayo kita kembali ke kamar,kamu juga harus istirahat buat persiapan besok ,sudah hafal belum akad nya?


" Hhh sudahlah bu , nikahnya besok masak sekarang belum hafal" jawa Yan „sambil berjalan beriringan dengan ibunya.


"Jangan sampai salah nama ya ,nanti ayah dan ibu malu" goda ibu Yan sambil berjalan menuju kamar mereka.


Ketika semua penghuni rumah Yun sudah siap semua, seto datang menjemput mereka ke


hotel,sampai di hotel mereka pun di antar ke kamar masing masing termasuk Yun. "


dokter Yun ,ini kamar dokter, saya permisi ya dok,kalau ada apa apa dokter tinggal panggil saya atau ke pegawai hotel "

__ADS_1


Baik mas seto terimakasih ya


Yun pun masuk ke dalam kamarnya, yang menurutnya kamar yang mewah, tidak pernah sekalipun dia menginap di kamar seperti itu.


Kamarnya bagus sekali, memang kalau keluarga kaya yang nikah beda ya ...“ucap Yun sambil berkeliling melihat lihat kamarnya


eh tunggu ,yang mau nikah kan aku, kenapa aku jadi o'on gini sih,kayaknya sindrom mau jadi pengantin" sambil menggaruk nggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" ingat Yun jangan pake perasaan, pernikahanmu Cuma setahun ,jadi jangan berharap lebih walaupun calon suamimu tampan dan kaya “ pikir Yun sambil merebahkan badannya ke atas kasur.


Setelah mengantar keluarga Yun sampai


kamarnya masing masing,seto menuju kamar


Yan untuk melaporkan kalau keluarga Yun sudah sampai ke hotel.


" tok tok tok


Yan pun membukakan pintu untuk seto " Maaf bos ganggu " ucap seto. "nggak papa lagipula aku juga nggak lagi sibuk,kenapa seto ?" " Keluarga dokter Yun sudah sampai hotel Semula "


Oke,trimakasih ya


Sama sama bos ,kalau begitu saya pamit *


Yan pun mengangguk dan seto keluar dari kamar Yan.


Setelah mendengar laporan seto bahwa keluarga Yun sudah di hotel, tiba tiba muncul perasaan di hati Ibas ingin sekali melihat Yun,


.


karena sudah hampir seminggu mereka tidak bertemu.Yan pun keluar kamar diam diam. dengan tujuan ingin ke kamar Yun,namun di


tengah jalan dia bertemu dengan ajudan ayahnya. " Mas Yan mau kemana? tanya ajudan tersebut,


Ternyata ayah Yan menyiapkan beberapa ajudan untuk mengamankan hotel, takut ada apa apa dengan keluarga dan supaya pernikahan berjalan dengan


lancar.sebenarnya hadi sentosa sangat takut apabila mantan pacar Yan datang dan menggagalkan pernikahan Yan, makanya sangat di jaga ketat oleh ajudan hadi sentosa tamu tamu yang hadir di acara itu. "


Mau ... cari udara segar di luar“jawab Yan terbata bata karena kaget ada yang mengawasinya.


" Maaf, mas Yan tidak boleh kemana mana harus istirahat ,ini perintah dari bapak “ ucap ajudan. " Oke.. kalau begitu aku nggak jadi keluar"


Kemudian dengan berat hati Yan pun kembali ke kamarnya sambil mengusap ngusap rambutnya karena gagal bertemu Yun. Aduh apaan si ayah ,masak keluar saja


nggak boleh".


Malam itu entah kenapa Yan merasa deg degan karena ingin menikah dengan Yun " Perasaan tadi biasa saja deh,sekarang waktu


mau tidur kenapa jadi nggak bisa tidur gini ya "bisik Yan sambil memandangi langit langit hotel.


Yan pun mengambil nafas panjang dan menghembuskannya begitu terus berulang, sampai dia merasa lebih tenang.


Sementara Yun ,masih mengawang pikirannya entah kemana .mereka berdua sama sama cemas karena memikirkan hari pernikahan yang sudah di depan mata.


Mereka pikir tak apa, ini solusi yang tepat buat mereka, Yan butuh Yun karena harus segera menikah untuk membahagiakan

__ADS_1


kedua orang tuanya.Yun juga menikahi Yun karena berkorban untuk keluarga nya di tengah himpitan masalah ekonomi.Mereka merasa pernikahan ini adalah pernikahan hasil dari keegoisan mereka sendiri.


__ADS_2