
Beberapa menit lagi ulangtahunnya,tapi tidak ada tanda-tanda para sahabatnya akan mengucapkan selamat ulangtahun padanya. Sehun menghela nafas, mematikan komputernya, melatakkan kembali ponselnya diatas meja. Sungguh matanya sudah lelah menatap layar laptop akibat bermain game.
Sehun beranjak, menggosok gigi sebelum tidur. Saat dia kembali, layar ponselnya menyala. Sehun berjalan cepat, meraih ponselnya dan melihat sebuah pesan masuk. Ia tersenyum, dia gadis pertama yang mengucapkan ulangtahun padanya.
sehun mengurungkan niatnya untuk tidur, lebih mementingkan melihat pesan video.
Happy birthday Oh Sehun.
wah... Kau sudah dewasa ternyata. Jangan kekanak-kanakan lagi yah.
Sebenarnya aku ingin mengirimkan hadiah untukmu, tapi aku tidak sempat untuk memilihnya.
Aku membelikan kan mu sebuah Kue, lihat? Bahkan ada namamu disana. Pegawainya membuatnya dengan cepat dengan hasil yang bagus. Sayang sekali kau tidak dapat merasakannya ,ini enak sekali.
Oh Sehun? Kau masih disanakan? Jika iya, telpon aku, karna lanjutannya akan kukatakan padamu secara langsung. Jika tidak mau tidak apa-apa, aku rasa ini saja sudah cukup.
Sehun mendengus, "Kenapa tidak sekalian aja sih?" tapi tangan Sehun tetap mencari-cari nomor yang ingin di teleponnya.
Tersambung, Sehun bernapas lega karena panggilannya tersambung. "Lanjutannya apa? " tanya Sehun tanpa basa-basi.
"Tidak sabaran sekali." suara di sebarang sana terkekeh. "Aku hanya ingin mengatakan, Selamat Malam Sehun, mimpi yang Indah semoga hari mu menyenangkan."
"Kau serius hanya mengatakan itu?"
Tak ada sautan dari seberang sana, membuat Sehun terdiam menatap layar ponselnya dan panggilan nya masih tersambung.
"Krys, kau masih disanakan? "
"Iyah aku masih disini." jawab Krystal.
__ADS_1
"Krys, ini hari ulagtahunku. Kau tidak akan bernyanyi untukku? " tanya Sehun.
Krystal terkekeh, "Kau masih mengingatnya? Baikalah, karna kau mengingat nya aku akan bernyanyi untukmu."
Janji itu janji yang mereka buat saat kecil, saat belum mengenal Chanyeol ataupun. Yoona.
Sehun terdiam, ia mendengarkan Krystal bernyanyi. Sudah lama rasanya ia tidak mendegar suara Krystal bernyanyi, terakhir kali saat mereka SD, itupun saat Krystal bernyanyi untuk nilai kesenian.
"suaraku jelek, jadi hanya itu saja." ujar Krystal tertawa.
"Tidak apa-apa. Krys, jika aku katakan untuk menunggu, kau mau kan? "
Seharusnya Sehun sadar, itu bukan waktu yang tepat untuk mengatakan keinginannya atas kebodohannya di masa lalu.
"Seharusnya aku tidak menyatakannya secepat ini." Sehun tertawa, terlalu dipaksa dan sangat ketara.
"Aku menunggu, selalu menunggu hingga rasanya aku ingin menyerah. Jangan menyuruhku ku menunggu, aku rasa aku tidak bisa."
"Disini sudah mulai pagi, aku harus segera tidur." pamit Krystal menyudahi obralan mereka.
Maka malam itu, Sehun harus menentukan pilihannya kembali. Siapa yang benar-benar ia inginkan. Krystal atau Yoona?
Ah...mengenai Yoona gadis itu sudah pergi ke London lebih cepat dari jadwalnya, mungkin karena ada hal yang mendadak dan Sehun tidak tau hal itu apa. Hingga sekarang Sehun belum paham semua tentang Yoona.
Bahkan malam gelap itu jugaa sulit di pahami, dimengerti. Hanya satu yang bisa Sehun pahami, dirinya bodoh karena mengatakan 'iyah' untuk semua yang terjadi.
"Hei Bro! Party? " Chanyeol langsung bertanya to the point.
__ADS_1
"Tentu" jawab Sehun membuat Chanyeol tersenyum.
"Malam ini pasti menyenangkan!" ujar Chanyeol.
Well, biasanya perkataan Chanyeol akan benar, tapi rasanya tidak berlaku hari ini atau tepatnya setelah 30 menit pesta ulang tahun Sehun diadakan.
Sungguh mengejutkan pada awalnya, tapi Sehun tidak menyesalinya. siapa sangka kebenaran yang selama ini ia cari akan datang dengan sendirinya.
Omongkosong saat Sehun mengatakan pada orangtuanya ataupun Chanyeol jika ia butuh waktu yang tepat untuk menceritakan segalanya, karena sampai kapanpun tidak akan ada waktu yang tepat untuk membahas maslah ini.
Tidak perlu waktu lama untuk Sehun bertindak, karena detik itu ia bertindak , sudah lama ini dinantikannya dan ia tidak akan menyia-nyiakan nya lagi.
Begitu panggilan tersambung Sehun mengucapkan segalanya, tak membiarkan orang yang diseberang sana bersuara sedikitpun, bahkan saat ia selesai ia langsung memutus panggilannya. Karena pada dasarnya begitulah Sehun.
"Nikmati pestanya teman-teman !" Sehun berteriak menatap seluruh teman-temannya.
"Apa sesuatu terjadi? " itu Chanyeol yang bertanya. Bukankah sudah pernah dikatakan bahwa Chanyeol orang yang cukup peka bahkan kelewatan peka dan Sehun tidak bisa menyembunyikan apapun darinya kecuali tentang hubungannya dengan Yoona.
Sehun menggeleng tersenyum, sungguh tindakan yang aneh tapi Chanyeol cukup mengerti dan mengangguk paham.
Karena pada dasarnya ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang teman.
1.Jangan bertanya lebih tentang apapun.
2.Jangan memaksa untuk mengetahui segalanya.
Dan Chanyeol sedang menerapkan itu, karena tak perlu semuanya ia ketahui layaknya Sehun yang menghormati setiap hal yang tidak ingin dia bagi, Sehun butuh privasi layaknya ia butuh privasi juga, dan juga semakin sedikit ia tahu tentang, semakin Bagus untuk pertemanan mereka. bukankah begitu?
Malam ini, hari bahagia itu datang padanya, ia kini mengerti siapa yang dia butuhkan.
__ADS_1
Apapun nanti endingnya, Sehun yakin ending-nya akan bahagia untuknya,bahkan jika itu berakhir menyedihkan ia akan berusaha untuk mengubahnya.
Karena apapun itu, tiada yang tidak mungkin untuk Sehun!