
~Happy reading ~
POV Arya
Waw.. besok hari sidang penelitian istriku, aduh rindu banget harus ku kejar selesai malam ini kerjaan ku supaya besok bisa ke kampus dia kasih surprise..
Semangat Arya semangat bentar lagi selesai.
demi istri tercinta aku bawa kerjaan kafe ke apartemenku supaya kelar besok pagi bisa pulang ke jakarta
jam menunjukan pukul 21.30
"Ughhhh... " teriakku "akhirnya kelar juga ni berkas.. yes besok bisa balik ke Jakarta", coba bandara dekat dari sini pasti bakalan pulang malam ini juga, batinku
berkas penting sudah ku kirim ke Adit.
" Assalamualaikum dit maaf malam ganggu data data untuk laporan besok sudah aku kirim email ya tolong cek, besok kamu gantikan aku yaa ketemu orang orang itu, besok istriku sidang proposal, aku mau kasih surprise dia. sebelumnya makasih" kataku
" Waalaikumsalam kebiasaan banget malam malam ganggu aja, besok aku liat, ya udah besok balik aja Kejakarta hati hati dijalan " jawab Adit.
Tumben malam ini gerah banget dibali padahal dah pake AC. kubuka bajuku dan hanya menggunakan kolorku, tapi memang aku terbiasa tidur seperti itu, ku coba buka hpku kupandangi wallpaper foto Vani istriku..
" Shitt, jin ngapa lu bangun sih.. hadew" ucapku kesal
Langsung kucoba hubungi istriku
gairahku udah diubun-ubun, cuma belum ada tempat pelepasan yang tepat.
" Assalamualaikum mas " sapanya
" Waalaikum selama de " jawabku, aku melihat istriku makin membuat juniorku tambah mengeras
" Mas kenapa ngak pake baju nanti masuk angin Lo " kata Vani istriku
" Sayang bajunya buka ya mas pengen liat " suaraku dah berat gairahku dah memuncak
aku, aku sudah tidak tahan lagi
" Liat apa sih mas " jawabnya dan wajahnya merona membuat aku makin gila dibuatnya
" Yank juniornya mas bangun de mas bingung sayang " jawabku
" Kuq bisa bangun emang abis ngapain? " tanyanya kepadaku
" Abis Bayangin kamu yang trus bangun " jawabku
" Mas jangan suka jajan ya " ucapannya membuatku langsung seperti jatuh dari lantai 20 lemes banget tiba tiba seketika membuatku mendesah berat
" Ade kenapa ngomong gitu mas langsung lemes Lo.. ini junior langsung kuncup" jelasku
" Maafin Vani ya mas belum bisa jadi istri yang baik" ucapnya sambil kayak nahan ketawa gitu
__ADS_1
akupun jawab " Kamu udah paling baik yank, cuma tadi ngak tau tiba tiba kebayang kamu, trus kamu ngomong gitu langsung kuncup tuh liat" aku arahin gambarnya ke juniorku, aku melihat dia buang muka dan malu -malu gemes juga liatnya jadi ketawa.
"Oh iya mas, aku mau tanya kamu besok pulang ngak mas? " tanyanya kepadaku
"Aku hanya menjawab " Belum tau ayang kalau udah kelar nanti aku langsung balik Jakarta sayangku"
Biarkan aku buat dia sedih dulu baru aku kasih kejutan untuknya ..
Pagi harinya aku bersiap siap untuk balik ke Jakarta mudah mudahan dia suka dengan kejutan dariku... hari ini aku harus menyamar supaya dia ngak tau kalau itu aku
sepanjang perjalanan aku menghubungi dia supaya dia ngak curiga dan semangat buat sidangnya.
Perjalanan Bali Jakarta di tempuh 1 jam 50 menit perjalanan dan dari bandara ke kampus hanya 1,5 jam.
Sepanjang perjalananku aku selalu tersenyum untung pakai masker jadi ngak keliatan kayak odgj (orang dengan gangguan jiwa)
Sampai juga aku dikampus istriku besar juga ternyata kampusnya.. aku ngak perlu bingung karena supir yang menjemputmu mengarahkan ke dekat gedung fakultas istriku belajar, sebelum aku turun ku pakai alat penyamaran ku dulu topi dan kacamata yang aku pakai.
Baru ku buka pintu ngak sengaja netra mataku mengarah ke segerombolan anak muda yang pakai baju hitam putih
ngak lama dari gerombolan anak laki laki dibelakang ada perempuannya dan salah satunya istriku, satu kata yang keluar dari mulutku
" Cantik " aku ikuti dia hingga ke kantin a duduk agak menjauh supaya dia tidak sadar ada aku disana. Aku lihat senyumnya menentramkan hati, lagi asik menatap Vani istriku, datang segerombolan anak laki-laki. Kalau dilihat dari tampilan pasti anak teknik ini, ada yang bawa gitar ada yang bawa bunga, ada yang bawa coklat, ada apa ni kuq perasaanku ngak enak. Batinku
benar ternyata dia datang mau menyatakan cintanya ke Vani istriku. Sebenarnya aku geram sekali rasanya pengen ku getok itu kepala tuh bocah, aku ngak suka dari cara dia menatap istriku. Untungnya istriku nolak dia. langsung aja aku hububgi dia supaya cepat pulang.
" Assalamualaikum de cepat pulang jangan keluyuran " ucapku
" Sudah selesai kan sidangnya sekarang pulang jangan main- main " ucapku agak ketus
" Iya mas Sudah, ok aku pulang sekarang" jawabnya sambil pamitan ke teman temannya
Wajahnya tiba tiba sendu membuat aku merasa bersalah sudah bentak dia, padahal murni bukan kesalahan dia, tapi terlanjur aku sudah kesel sama dia.
Sebelumnya aku sudah hubungi supir mama supaya tidak membocorkan kalau aku udah sampai di Jakarta.
Terpaksa aku pulang naik taksi sebelum ke rumah aku singgah dulu di apartemenku, padahal semua kekuatan untuk dia ada disini.
" Hufttt coba th bocah tengil ngk datang surpriseku pasti berhasil " monologku sendiri.
tiba tiba hpku berbunyi ternyata mama yang telfon
" Assalamualaikum mah" salamku
" Waalaikumsalam salam mas , kamu ngk pulang? " tanya mamaku
" Kenapa emang mah?" tanyaku balik
" Kasihan Vani mas, tadi pulang mukanya sedih banget kayak abis nangis dia. " jawab mamaku
" Owh nanti coba Arya telfon Vani mah " jawabku " ya udah ya mah Arya kerja dulu, pamitku " Wassalamu'alaikum mah"
__ADS_1
setelah hp kumatikan, ku buka tabku untuk ngelihat cctv yang ku pasangkan dikamar,
ya Allah maafkan aku sayang udah bikin kamu nangis,
Kulihat dari cctv istriku tidur nyamping tapi ada suara Isak tangisnya.
sedih rasanya udah bikin dia ngeluarin air mata.
Tanpa pikir panjang aku langsung balik kerumah perjalanan apartemen kerumah cuma memakan waktu 15 menit karena memang dekat, aku nekad naik ojek online supaya lebih cepat sampai..
Sampai dirumah security kaget karena melihat aku turun dari motor ojek
" Mas Arya " kuq naik motor tanya securityku
" Iya pak tadi buru buru, saya masuk dulu ya pak " jawabku
" Assalamualaikum " buka pintu ternyata tidak ada orang cuma ada bibi yang lagi jalan kebelakang
" Waalaikumsalam, ehh mas Arya pulang" tanya bi Jum
" Iya bi, pada kemana orang rumah bi? aku langsung kekamar ya bi" jawabku
" Lagi pada dikamar mas pada istrihat" jawab bibi
Aku pamitan untuk kekamarku dilantai 2, saat sampai depan pintu kamar ku buka pelan pelan kumasuk dan mendekat keranjang tempat istriku tidur, kulihat dia tidur dengan tenang , tapi masih ada jejak air mata di pipinya, ya Allah salah sekali aku tadi buat dia menangis., batinku
Langsung aja aku ganti pakaian alias lepas baju aku ikutan bebaring disamping istriku sambil memeluk dia.
"Maafkan masmu ini sayang sudah buat kamu menangis " ucapku lirih sambil ku kecup kening istrik..
...----------------...
Hy semuanyaaa maaf kalau banyak yang typo
semoga suka dengan kelanjutannya yaaaa
nanti malam insyallah kita up lagi ....
sampai ketemu nanti malam lagi...
jaga kondisi badan kalian ya guysss ..
ikuti protokol kesehatan yaaa jangan lupa pakai masker. ...
siapa yang udah vaksin boster???
aku udah 4 kali vaksin nie. 1,2 boster 1 dan boster 2
sehat untuk kita semua
jangan lupa gift buat aku... he he he biar makin semangat menulisnya
__ADS_1