
~Happy Reading~
Perjalanan panjang Jakarta ke Magelang di tempuh 7 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 510 km. Sepanjang perjalanan aku menemani suamiku mas Arya yang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Aku melihat lelah diwajahnya wajar saja perjalanan jauh, monoton melihat depan.
" Mas kita istirahat dulu ya, kamu kayaknya cape sekali " ucapku
" Iya sayang, agak panas mataku, kamu telfon Diba depan suruh ke rest area!" ucap mas Arya
Akhirnya akupun menghubungi Diba dan kita janjian istirahat di rest area. Perjalanan sudah menempuh 4 jam perjalanan.
Sebenarnya kasihan lihat mas Arya, karena beda Jakarta dan Jawa walau waktu yang di tempuh sama, rasa lelah berbeda. Di Jakarta jarak waktu 3 jam tapi dekat karena lelah menunggu macet, sedangkan di jawa jarak waktu 3 jam bisa membelah beberapa kota. dan lumayan jarak tempuhnya.
"Mas gantian ya aku yang nyetir, kamu istirahat, nanti kita gantian lagi" ucapku ke mas Arya
" Emang kamu punya SIM (Surat Ijin Mengemudi) sayang?" Ucap Mas Arya
" Alhamdulillah, Vani punya mas SIM A ( khusus untuk mobil ), Vani kasihan sama mas, takutnya mas cape, mending gantian kan mas bisa istirahat dulu, nanti gantian lagi. " ucapku
" Oke deh sayang, tapi beneran ya kamu bisa bawa mobil " ucap mas Arya, seperti masih ada keraguan.
" Beneran mas bisa, mas sama mama ja yang ngelarang aku bawa motor/mobil, walaupun aku ngak punya mobil, aku bisa mas bawanya! " ucapku menegaskan
" Iya sayang, mas percaya, maaf ya tadi meragukan sayang " ucap mas Arya sambil memeluk aku dari samping.
__ADS_1
Kita bersama istirahat dan makan bekal yang aku bawa, mereka kaget ternyata aku membawa bekal. Bukan karena pelit atau gimana, hanya saja berusaha untuk hidup sehat.
" Wah... ternyata bawa bekal kamu Van? " Ucap papa
" Iya Pah, Mari pah makan dulu tadi kan makan dikit pah dirumah" ucapku
" Mantu kesayangan mama ni, paling the best pokoknya " ucap mama memujiku
Aku hanya senyum-senyum saja.
akhirnya kita makan bersama.
" Masakan kak Vani Ter the best pokoknya" puji Diba.
" Makasih Ade mbak yang cantik ini" ucapku sambil memuji Diba.
" Bismillahirrahmanirrahim" ucapku.
Karena mobil papa dan mama jalan terlebih dahulu, jadi mereka ngak tau kalau aku yang bawa mobil.
Aku kemudikan mobil dengan santai, mas Arya sampai memujiku, yang ternyata bisa bawa mobil, sampai mas Arya bisa nyenyak tidurnya. Aku putar musik yang lagi hits, untuk menemani perjalananku.
Sepanjang perjalanan aku santai membawa mobil hingga bisa mendahului mama dan papa. Sepertinya mereka kaget karena aku yang bawa mobil, sampai mama telfon mas Arya.
__ADS_1
kring.. kring.. kring..
mas Arya terbangun dengan bunyi telepon handphonenya.
" Assalamualaikum mah". ucap mas Arya
di loudspeaker handphone mas Arya
" Arya itu vani yang bawa mobil." ucap mama
" Iya mah, istriku minta gantian, ternyata jago mah dia ini" ucapku
" Suruh hati-hati ya bawanya, kamu jangan tidur ya" ucap mama
" Siap mamaku sayang " ucap mas Arya
Di tutup teleponnya, sayang cape ngak mau gantian?
" Ngak cape koq mas, tenang aja sayang aku" ucapku
" Cie manggil suaminya Sayang " ucap mas Arya
...----------------...
__ADS_1
Segini dulu ya nanti sore insyallah up lagi..
makasih supportnya