Laki Laki Pilihan Ayah

Laki Laki Pilihan Ayah
Viral Si Pelakor


__ADS_3

Kami sekeluarga mengobrol diruang tv, dan tiba-tiba Diba teriak dari lantai atas dan turun ke bawah menghampiri kami.


" Mas Arya... mas Arya..." ucap Diba sambil teriak


" De kamu perempuan suaranya dikecilin ada apa sih? " ucap mama


" He.. he.. he.. maaf mah.. pah.., ini Diba mau infoin itu mantannya mas Arya viral " ucap Diba


" Si Dewi Dib emang kenapa? " ucapku


" Ini... ini... dia dilabrak dan di viralkan sama ibu-ibu katanya jadi pelakor, ni.. ni.. liat videonya" ucap Diba


Aku dan mas Arya kompak ketawa dan berucap


" Karma dibayar kontan " ucap kami serempak dan sambil tertawa...


" Hus.. tertawanya jangan lebar-lebar, coba mas jelasin ke papa" ucap papa


Akhirnya kami ceritakan semua kejadian di kantor mas Arya dan mall tadi siang.


Dan papa benar benar salut sama aku karena berani menghadapi Dewi..


" Mantu papa hebat banget, bisa menghempaskan hama " ucap papa sambil ketawa.

__ADS_1


" Iya donk pah... mantu mama juga itu" ucap mama ngak mau kalah..


Dari video yang beredar Dewi dilaporkan oleh istri dari pria itu ke polisi dan dia sudah dimasukan ke penjara, ternyata kasusnya adalah dia sudah membuat surat pernyataan tidak menggoda suaminya lagi. Kalau menggoda akan dilaporkan polisi. Dan ngak lama dari itu video dia denganku pun tersebar, tapi untungnya orang yang mengambil gambar video menampilkannya wajah Dewi tanpa wajahku hanya suaranya saja, makin malu pastinya dia itu.


Keesokan harinya, kami di kejutkan dengan kedatangan orang tua dewi.


" Bu ada tamu didepan " ucap mbok Jum saat kami sedang asik sarapan bersama.


Untung saja kami sudah selesai sarapannya.


akhirnya mama dan papa menemui tamu tersebut.


Dan tiba tiba mbok Jum balik lagi ke ruang makan dan memanggil mas Arya dan aku.


" Ada apa ya mas? " ucapku


" Mas Diba ngak ikut kan " ucap Diba


" Di sini aja dulu Dib, nanti juga dipanggil kalau dibutuhkan " ucap mas Arya


Akhirnya kami berdua menuju ruang tamu, mas Arya agak kaget saat melihat siapa yang datang. Akhirnya kamipun bersalaman dengan tamu tersebut.


" Maaf ada apa ya om dan Tante kesini? " ucap mas Arya kepada kedua orang tersebut.

__ADS_1


" Maaf sebelumnya kalau kedatangan saya menggangu kalian sebelumnya" bapak tersebut menarik nafas panjang dan melanjutkan ucapannya " Om ingin kamu bertanggung jawab sama Dewi, dia hamil, kata Dewi itu anak kamu" lanjut ucapan bapak tersebut yang ternyata adalah orang tua dewi.


Benar-benar ngak habis pikir dengan Dewi ini mungkin dikiranya kita ngak tau kasus dewi.


" Dewinya kemana om kenapa ngak ikut kesini? " tanya mas Arya


" De- wi di rumah sakit " jawab bapaknya Dewi.


Cih ngebohong lagi. batinku


" Sebelumnya saya mau tanya sudah berapa bulan kehamilan Dewi? trus kenapa minta tanggungjawab sama saya om, bukannya Dewi sudah bersuami ??" ucap mas Arya dengan nada ketegasan


" Hmmmm... Dewi sudah cerai dengan suaminya, kata Dewi dia terakhir berhubungan sama kamu, makanya om sama Tante kesini minta pertanggung jawaban kamu" ucap bapaknya Dewi.


dan ibunya Dewi disini cuma menangis aja.


" Mohon maaf sebelumnya om, perkenalkan perempuan yang disamping saya ini adalah istri saya, orang yang saya cintai dan sayangi dan ngk tergantikan dengan perempuan lain" ucap mas Arya lantang.


Aku hanya tersenyum saja mendengarnya.


" Dan untuk Maslah kehamilan Dewi, saya aja baru ketemu tadi siang di mall itupun karena dia melabrak istri saya " akhirnya diceritakan lagi kejadian dia mau mendekati mas Arya lagi dari Whastapp dan kejadian di kantor dan mall.


Bapak dan ibu Dewi syok mendengar penjelasan mas Arya.

__ADS_1


Aku sebenarnya kasihan sama orang tua dewi ini, tega banget si Dewi bikin sedih..


Akhirnya orang tua Dewi meminta maaf kepada kami.


__ADS_2