Laki Laki Pilihan Ayah

Laki Laki Pilihan Ayah
SULTAN


__ADS_3

~ happy reading~


Jadilah diri kamu sendiri kamu bisa contoh ibu harus ngurusin suamimu dari masalah tidur sampai bangun dan Masalah perut. Kalau suami kamu minta jangan di tolak ya dosa besar, surga kamu sekarang ada di suamimu, surga suamimu ada di ibunya kamu juga harus baik ke mertua kamu nurut ya "  jawab ibuku panjang lebar


" Ibu  ngak mau jauh dari ibu... " jawabku sambil menangis.


" Anak ibu udah jadi istri orang, harus tambah dewasa ya nak oh iya di tempat mertua kamu bantu bantu juga ya " jawab ibuku.


" Iya Bu, boleh ngak aku tetap di kosan aja Bu" tanyaku


" Ya ngak bisa mba kamu kan dah jadi istrinya Arya ya tinggalnya bareng mas mu lah".


" Udah sekarang kamu beresin baju kamu dan jangan lupa tas suami kamu dibawa ya. " istirahat besok pagi kan kamu berangkat pagi . biar nggak kesiangan bangunnya "


"Iya Bu, " jawabku dan ku tinggalkan ibu sendiri masuk ke kamarku


Ku ambil foto keluarga yang ada di meja belajarku foto 3 tahun lagi saat lagi jalan jalan ke Jogja


" Ayah anakmu ini bakalan bikin bangga ayah.. Vani sayang ayah " batinku sambil ku usap foto itu


kring.. Kring.. hpku bunyi ternyata mas Arya yang telfon


" Assalamualaikum mas " salamku


" Waalaikumsalam de, lagi ngapain "tanyanya padaku

__ADS_1


" Lagi mau packing mas buat besok balik Jakarta " jawabku " mas lagi ngapain"


" Mas masih cafe ni lagi ngurus data yang belum selesai kemarin.. bentar de.. "


Iya yang owh ok yang makasih ya


deg. Aku kaget benar benar kaget mendengar mas Arya nyebut yang ke orang lain. Pikiranku berkelana kemana mana refleks langsung kumatikan hpku


mau nangis bingung siapa yang dipanggil yang sama mas arya.


Ya Allah jangan sampai aku jadi janda baru nikah kemarin masa udah jadi janda. Pikiran ku berkelana kemana mana


mas Arya telpon lagi tapi aku biarkan ja gak aku angkat karena masih kesel sama dia aku silent hp ku dan aku buru buru istirahat tidur supaya nggak kepikiran Kata kata mas Arya, yang entah memanggil siapa.


Malam pun berlalu menjadi pagi sudah siap semua dari pagi tas tas sudah masuk ke mobil, sarapan susah akhirnya aku dan mama pamitan untuk kembali ke jakarta.


Aku pamitan ke ibu


" Ibu baik baik ya sehat sehat nggak boleh sakit ya" . perintahku ke ibu


dijawab anggukan oleh ibu


" Kamu baik baik disana ya"


" Iya ibu" jawabku

__ADS_1


Mobil melaju di jalan bebas hambatan


dengan waktu tempuh 8 jam perjalanan. Di mobil kami lebih banyak istirahat, ngobrol tentang masa kecilnya mas Arya, dan banyak lagi


" Ma... nanti Vani ke kosan kan " tanyaku ke mama


" Nggak lah sayang, kamu ke rumah mama kamu tinggal di rumah besok pulang kamu dari kampus baru ke kosan ambil barang barang kamu y. " Tutur mama


" Ma ... bo... Leh ngak aku di kosan dulu sampai mas Arya pulang.. " tanyaku agak sedikit takut


" Jangan donk sayang kamu tetap tinggal dirumah ok nggak ada kata kembali ke kosan karena kamu sekarang anak mama juga nggak boleh bantah oke. " jawab mama, dan ku jawab anggukan


Mobil memasuki area perumahan elit di jakarta, aku kaget dalam hatiku ini beneran rumah mas Arya eh.. keluarganya ... ya ampun bener bener Besar banget jalan dari pintu gerbang ke pintu utama aja lumayan ini...Bener bener real sultan.


Batinku


" Van... Van.." mama menepuk bahuku..


" Eh.  iya ma " kaget aku ternyata aku melamun dari tadi


" Sudah sampai ayo masuk jangan kebanyakan ngelamun " jawab mama sambil menuntun aku keluar ...


Sepanjang jalan dari parkir mobil hingga ke pintu aku cuma berpikir aku ini nikah sama siapa sih.??? Sultan kah??


- Next episode -

__ADS_1


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentarnya


__ADS_2