Laki Laki Pilihan Ayah

Laki Laki Pilihan Ayah
Aditya


__ADS_3

~Happy reading~


"Oh.. ya udah mba bangunin mas dulu ya nanti kebawah" ucapku sambil menutup pintu kembali.


"Sayang bangun dah sore mas" ucapku sambil menoel- noel pipi mas Arya.


"Hmmm, kenapa sayang?" tanya mas Arya


" Udah sore mas, disuruh mama turun" jawabku.


Setelah cuci muka, kami turun ke lantai satu. ditengah perjalanan dikagetkan dengan seseorang yang sedang duduk di depan tv sambil mengobrol dengan yang lain.


"Kenapa itu orang ada Disini" batinku..


"Ngapain Lo kerumah gue" ucapkku kepada orang itu.


Vani berjalan cepat menuju orang tersebut, dan tepat berdiri di depan orang tersebut.


terlihat dari wajah Vani sudah menunjukan wajah tidak baik-baik saja, sudah ada buliran air mata di ujung matanya.


"Ade...." ucap orang tersebut


"Apa...! ngapain elo kesini, masih inget punya keluarga" ucap Vani dengan nada bergetar.

__ADS_1


"Ade... "ucap orang tersebut langsung memeluk Vani


"Mas jahat... Mas jahat..." Vani memukul??? dada orang tersebut.


Arya mencoba mendekat ke istrinya, terlihat kilatan cemburu yang terpampang di wajah Arya,


"Sayang.." ucap Arya kepada Vani


Di tariknya Vani dan dipeluk oleh Arya.


"Cie Cemburu" ucap Diba menggoda kakaknya


"Diba.." tegur papa


"Sayang, udah jangan nangis, ngak boleh begitu" ucap Arya.


"Mba.. duduk dulu" ucap ibu


Ibu meminta Vani untuk duduk dan Arya berusaha menenangkan.


Orang itu berusaha mendekat didepan Vani


dan mencoba menggenggam tangan Vani sambil terduduk didepan Vani.

__ADS_1


"Ade maafin mas.. mas bisa jelasin kenapa mas ngak bisa pulang beberapa tahun ini." ucap orang itu.


Orang yang sedang didepan Vani adalah Aditya Hendrawan, sepupu dan anak angkat dari ayah dan ibu Vani dari kecil Vani bersama dengan Adit. Adit adalah anak dari kakak ibunya Vani yang telah ditinggal dari masih kecil dan di urus oleh keluarga Vani.


ayu dan Vani hanya berbeda usia 3 tahun.


"Mas bakalan cerita, Ade ngak boleh begini maafin mas" ucap Adit sampai menangis..


Vani berusaha berontak tapi, Adit tetap mempertahankan dan dipeluknya Vani. ibu memberi kode ke Arya untuk menyingkir sebentar. Dan mereka semua memberi ruang dan waktu untuk Adit menjelaskan ke Vani.


Ibu mengajak semua pergi dari ruang keluarga. Ibu juga menjelaskan kepada Arya siapa Adit supaya tidak terjadi kecemburuan, karena ibu melihat ekspresi Arya berbeda.


"Mas.. " ucap ibu ke Arya


" Iya Bu" jawabnya


"Jangan cemburu ya, Adit itu kakak sepupu Vani, dia itu Anak kakak ibu yang udah meninggal pas Adit kecil. Ibu sama Bapak yang ngerawat dia. Adit itu udh jadi polisi dinas di Papua 1 tahun terakhir, 2 tahun ini dia dikirim ke Lebanon, ini baru pulang. Vani ngak tau kalau Adit udah jadi polisi, karena kita semua nyembunyiin itu, Adit yang meminta, soalnya takut Vani cemburu dia ngak bisa daftar polisi malah Adit yang jadi polisi." Ibu menjelekan semuanya, dan Arya pun paham akan hal itu.


Kembali ke dua orang yang masih masih menangis.


" Ade Maafin mas Ya."ucap Adit.


" Mas harus cerita kenapa mas pergi" ucap Vani

__ADS_1


Adit menjelaskan semuanya dari awal mendaftar hingga lulus, ditempatkan di Papua dan dikirim ke Lebanon, tentang ayah yang sudah mendahului pun dia tau, tapi ngak bisa berbuat banyak karena sedang ditugaskan di daerah konflik, hanya doa yang bisa dia berikan.


"Kenapa mas harus bohong.! kenapa mas ngak jujur??


__ADS_2