Laki Laki Pilihan Ayah

Laki Laki Pilihan Ayah
Si Ulat Bulu


__ADS_3

~ happy reading ~


" Mawar? kenapa lu jatuh" ucap mas Arya


" Aku di dorong dia ya" ucap perempuan yang di panggil mawar oleh mas Arya itu sambil menunjuk aku.


" Ha.. ha.. ha.. mba kalau menghayal jangan tinggi tinggi nanti jatuhnya sakit. " ucapku


" Udah ayok sayang masuk, kita makan, aku sudah lapar ini" ucapku.


" Arya bantuin aku, sakit pantat aku." ucap mawar kepada mas Arya.


"Shan... bantuin tuh Mawar bangun" ucap mas Arya memberi perintah ke mbak Shanti.


Mbak Shanti membantu Mawar berdiri, tapi ekspresi wajahnya ditekuk.


"Arya dia ini siapa sih, kok main boleh masuk, dia kan tukang makanan." ucap Mawar sambil menunjuk aku, dan mencoba melepaskan tanganku yang digenggam mas Arya.


aku lihat ekspresi mas Arya yang malah bingung, dan menautkan kedua alisnya.


" Dia... " mas Arya menunjuk aku dan merangkul aku, sambil tertawa.

__ADS_1


" Dia bini gue kenapa? ada masalah sama elu? " ucap mas Arya.


" Mas aku mau marah, tadi perempuan itu bilang kalau kamu itu calon suaminya dia " ucapku sambil menunjuk ke arah Mawar.


" Maksud lo apa ngomong gitu war? " ucap mas Arya agak kesal.


" Hmmmm.... ya kan emang kamu calon suami aku, kan kita dijodohin Ya? " ucap mawar sambil berucap kepedean


" Sapa yang bilang kita dijodohin? " tanyaku balik


" Ya kan kata anak-anak kita jodoh Ya, makanya mereka ngedeketin kita berdua " ucap Mawar kepedean.


" Sejak kapan, kuliah aja kita ngak deket, kenapa elu bisa ngomong gitu? " ucap mas Arya lagi.


" Asal lo tau ya War, orang yang Lo anggap tukang bawa makanan, dia ini istri sah gue, paham kan yang gue omongin ke elu, dia Bini gue " ucap mas Arya dengan nada tinggi


" Gue ngak percaya Ya dia Istri lo" ucap Mawar


" gue ngak peduli, elu percaya atau ngak yang jelas dia bini gue, cewe gue satu-satunya, ngak ada yang lain titik" ucap mas Arya.


" Hah!!" ucap Mawar yang kaget.

__ADS_1


" Dan buat Lo War, kalau Lo macem-macem sama bini gue, gue ngak segan segan habisin elu, walaupun elu cewe juga. " ucapan mas Arya. " Sayang ayo masuk, aku udah lapar yank" ucapnya lagi dengan wajah datarnya dan melirik ke arah Mawar.


" Ya, tunggu ... di hati elu ngak ada gitu nama gue, gue sayang sama elu ya" Mawar berusaha mendekatkan diri ke arah mas Arya


" Stop... gue ngak ada rasa sama elu dari dulu sampai sekarang, gue dulu itu murni nolongin elu kagak ada niatan gue sama elu.


" Sudah cukup ya War, jangan ganggu gue dan kehidupan gue" ucap mas Arya sambil menarik tanganku masuk.


Aku hanya menoleh kebelakang dan menjulurkan lidahku.


Akhirnya kita berdua , aku dan mas Arya masuk keruangan, walau diluar Mawar masih ada dan seperti ngak terima gitu.


Aku duduk di sofa dan mulai menyiapkan makanan untuk mas Arya. Mas Arya menghampiriku, dan duduk di sampingku.


" Sayang bahas masalah tadi nanti dulu ya, aku laper yang" ucap mas Arya dan di anggukan kepalaku tanda setuju


" Masakan kamu tiada duanya sayang, aku bisa tambah lebar makan terus ini" ucap mas Arya


Aku hanya tertawa saja mendengar penuturan mas Arya.


...----------------...

__ADS_1


sori kemarin mungkin ada yang A, b, c itu aku lagi nulis sambil koreksi bab ya biar tetap upload soalnya, nanti ada revisinya kuq di tunggu yaa, author lagi pusing di dunia nyata


__ADS_2