
Chu Feng datang kedepan meja pengawas, lalu menyerahkan papan namanya.
"Nomor 1234 Chu Feng?"
"Ya, itu saya"
Pengawas ujian itu memandang Chu Feng dengan pandangan terkejut, dia sering mendengar tentang Chu Feng sebelumnya. Dia melihat ada kilatan cahaya dimata Chu Feng, tapi dia tidak mengatakan apa-apa dan membiarkan Chu Feng melakukan tes.
"Apakah saya bisa melakukan penilaian sekarang?"
"Baiklah anak muda, kamu bisa melakukan penilaian sekarang, semoga beruntung." Setelah bangun dari keterkejutan nya, pria tua itu tersenyum menerima permintaan Chu Feng.
Chu Feng dengan hormat mengucapkan terima kasih, lalu berjalan menuju [Batu Kuno].
Chu Feng sangat tenang dan tidak gugup seperti kebanyakan peserta ujian lainnya, dia perlahan mengangkat sebelah tangannya dan tangan yang lain melukai sedikit tangan yang satunya. Setetes darah menetes keatas [Batu Kuno].
Hampir pada saat yang sama, batu kuno tersebut mulai mengeluarkan garis-garis rune ke, ke enam batu besar yang mengelilingi batu kecil yang menjadi pusat rune.
Suasana menjadi tegang.
Detik berikutnya, perubahan mulai muncul pada [Batu kuno].
Rune pada ke enam batu mulai bercahaya terang, hari yang mulai gelap pun mulai kembali cerah. Cahaya dari keenam batu tersebut memancar ke empat penjuru, dimana [Batu Kuno] tempat Chu Feng berdiri sebagai pusatnya.
Cahaya itu berwarna merah darah, setelah beberapa saat cahaya merah darah mulai meredup masuk kembali kedalam [Batu Kuno] dan hari yang mulai gelap pun kembali seperti biasanya, tempat itu menjadi sunyi, semua pengawas ujian yang berada disana terdiam, terpesona, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"Ini..." Pria tua yang bertugas sebagai pengawas ujian pertama sedang menuangkan teh tiba-tiba terdiam ketika melihat perubahan ini.
Setelah beberapa waktu terdiam, terdengar keributan, karena orang-orang yang telah pergi meninggalkan tempat ujian masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi kembali ke tempat pengujian, karena orang-orang melihat cahaya yang datang dari arah sekte, jadi mereka memutuskan untuk melihatnya.
Adegan ini disaksikan oleh banyak orang, dan menyebabkan ledakan suara.
"Ini sulit dipercaya!"
"Apakah ini si sampah Chu Feng yang selalu dibicarakan oleh orang-orang?"
"Surga, Chu Feng benar-benar mengaktifkan ke enam batu kuno itu?"
__ADS_1
"Apakah kata-kata Patriach lama itu benar? Tepatnya hari ini, apakah kata-katanya akan menjadi kenyataan?"
Seluruh penonton sangat bersemangat.
Tidak ada yang mengira, setelah mereka kembali, mereka akan menyaksikan pertunjukan seperti ini.
Ini terlalu mengejutkan!
"Tidak mungkin, ini tidak mungkin bagaimana mungkin?"Chu San yang sedang berdiri disebelah pria paruh baya yang sedang duduk dengan santai tidak percaya akan kejadian ini, dia tidak lain adalah ketua pengawas ujian masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi, tampak seperti melihat hantu dia mengosok-gosok matanya dengan marah seolah-olah tidak percaya akan apa yang dilihatnya.
Sampah yang diakui secara luas oleh seluruh Kota Azzure, bahan tertawaan, apakah dia akan mengubah nasibnya hari ini?
Sampah yang buruk itu bagaimana dia mengaktifkan ke enam batu kuno itu?
Chu San sendiri hanya mengaktifkan empat [Batu Kuno].
"Tunggu ini tidak benar, tes penilaian belum selesai dan nanti setiap tes akan digabungkan menjadi satu bagaimana kalau dalam setiap tes dia yang akan menjadi yang tertinggi? ... " Kata Chu San, dia tidak mau menerima ini, dan dia menggertakkan giginya wajahnya terlihat menyeramkan dan hatinya dia sedang dalam kekacauan.
HumHumHumHum!
[Batu Kuno] yang menjadi inti tes penilaian tampak seperti hidup, tanpa henti menghasilkan suara getaran.
Garis-garis dari ke enam batu satu demi satu kembali bercahaya. Warna merah darah begitu mempesona dikala malam yang gelap, membawa cahaya seperti mimpi, mulai bergerak kearah tengah dimana inti dari batu kuno tersebut. Menyelimuti seluruh tempat penilaian dalam keagungannya, dan memancar ke langit malam yang gelap nan dingin.
Dalam sekejap mata, sekitar tujuh puluh lima persen rune terselubung dalam cahaya merah keemasan, yang seakan-akan cahaya tersebut meledak kapan saja untuk menyinari seluruh Kota Azzure.
Seluruh orang yang berada disana terpana.
Tempat itu menjadi hening menyaksikan keanehan tersebut, mereka terbius oleh cahaya merah keemasan itu.
Indah, terlalu indah untuk dijelaskan ....
Mempesona, telalu mempesona untuk dilukiskan ....
Terbius, mereka terbius oleh pancaran cahaya itu seolah-olah mereka berada di surga ketika melihat fenomena ini ....
"Ini tidak benar, jika ini terus berlanjut, maka [Batu Kuno] itu akan mengeluarkan pilar cahaya..." Pria tua yang menjadi pengawas pertama itu tiba-tiba memikirkan sesuatu.
__ADS_1
Orang tua ini teringat kembali legenda yang pernah ia dengar.
Dia menyipitkan matanya, cahaya keterkejutan terguncang dimatanya.
"Ini tidak bisa terus berjalan, jika anak ini tampil terlalu cerah dan terlalu menonjol, ketika berita ini menyebar keluar, itu tidak akan berjalan baik baginya .... "
sadar akan hal ini, pria tua itu membuka mulutnya untuk berbicara, "Penilaian berakhir, nomor 1234 dengan nama peserta Chu Feng, mengaktifkan ke enam batu kuno, lulus!"
Suaranya cukup keras hingga terdengar keseluruh area, walau pun area pengujian sedang ramai.
Cahaya merah keemasan di batu kuno perlahan mulai meredup secara bertahap menghilang seolah tidak pernah terjadi.
Chu Feng sedikit ragu-ragu, dia memiliki perasaan bahwa cahaya dalam [Batu Kuno] masih belum mencapai klimaksnya, masih mungkin untuk dilanjutkan tetapi tiba-tiba diberhentikan dengan paksa. Itu sedikit membingungkan nya.
Tetapi dia tidak terlalu banyak berfikir, dia menghentikan penilaian dan berbalik untuk berterima kasih kepada pengawas ujian.
Pria tua itu dengan hati-hati memeriksa Chu Feng dari atas kebawah, hanya setelah beberapa nafas waktu dia tersenyum dan menganggukan kepalanya lalu berkata, "Bagus, sangat bagus, sepertinya Sekte Pavilium Pedang Surgawi akan menghasilkan jenius muda!"
Chu Feng sedikit tertawa, dan tanpa malu-malu berkata, "En, um, pengawas terlalu jujur aku juga merasa bahwa aku jenius."
Pria tua itu sedikit terkejut, lalu mulai tertawa terbahak-bahak sampai matanya berair karena matanya kemasukkan debu. Dia mengambil papan nama dan berkata, "Seorang pria yang menarik. Baiklah, hasil ujian darah Anda dicatat di plat nama Anda, Anda bisa melanjutkan ke penilaian berikutnya."
Chu Feng dengan hormat mengucapkan terima kasih.
Dia selalu merasa bahwa dirinya adalah seorang pemuda yang dapat membedakan antara cinta dan benci.
Dari hati ke hati, jika seseorang memberinya kehangatan atau kasih sayang, maka ia akan kembali memberikan kasih sayang dengan tulus. Jika sesorang memperlakukannya dengan dingin atau membencinya, maka dia tidak akan banyak kompromi.
Begitu Chu Feng meningggalkan tempat penilaian, kerumunan yang awalnya sunyi, tiba-tiba meledak seperti segenggam garam yang dilemparkan kedalam penggorengan.
Mereka yang mengejek Chu Feng tiba-tiba menyadari sesuatu.
Banyak orang yang mulai menyadari bahwa, hari ini, sesuatu yang misterius akan terjadi.
"Cepat! Cepat ikuti, Chu Feng akan ke penilaian berikutnya!"
**
__ADS_1
Dukung terus Author dengan Like Vote and Comments.
Komentar apapun akan dihargai oleh Author.