Legend Of Martial Emperor

Legend Of Martial Emperor
Ch. 30 Panggilan Mendesak Majelis Sekte


__ADS_3

Chu Feng mengerutkan kening.


Dia sudah mendengar bahwa pewaris klan, sekte, dan beberapa keluarga bangsawan menempatkan penanda pada tubuh mereka.


Jika yang di beri penanda terbunuh, maka penanda itu akan di pindahkan ke tubuh si pembunuh itu.


Penanda tidak dapat dihilangkan dengan hanya dibasuh atau diiris daging yang terdapat penanda, karena penanda tersebut melekat pada jiwa, sehingga tidak bisa dihilangkan atau walaupun bisa, itu pasti sangat sulit.


Sehingga si pembunuh dapat di temukan cepat atau lambat, kapan dan dimana saja.


Jika benar seperti itu, maka itu akan sangat merepotkan.


Chu Feng memandangi langit yang kusam dan kelabu. Sepertinya badai akan segera datang.


Sekarang yang terbesit di benaknya adalah menghapus semua jejak dan bukti pembunuhan, lalu dia pergi dari tempat itu secepatnya.


Kota Azzure.


Rumah Klan Chu.


Patriach Klan Chu, Chu Zhan, dia bisa dianggap salah satu orang terkuat di Kota Azzure.


Klan Chu juga adalah salah satu klan terbesar dan terkuat di Kota Azzure.


Malam ini.


"Ini tidak baik, tidak bagus. Penanda hidup tuan muda Chu San rusak..." Pelayan yang menjaga formasi tiba-tiba menjerit memecah keheningan Klan Chu.


Dengan sangat cepat, semua petinggi Klan Chu diperingatkan.


"Bagaimana ini bisa terjadi? Bukankah San'er pergi untuk berpartisipasi dalam Ujian Hutan Belantara? Apa yang sebenarnya terjadi?" Chu Zhan berusia sekitar 45 tahun, dan tampak berwibawa dan elegan.


Ketika dia muda, dia bisa dianggap sebagai pria tampan.


Kekuatan Chu Zhan benar-benar hebat. Cara yang dilakukannya selalu sempuna, dan selalu tenang dalam setiap kondisi.


Tapi pada saat ini, dia sangat terkejut dan marah.


Ketenangan yang selalu di perlihatkannya dalam semua kondisi kini tidak terlihat lagi, hanya ada niat membunuh dan kemarahan yang terpancar darinya.


Chu San adalah seorang putra yang dia miliki yang akan menjadi penerusnya, dan juga putra kandung satu-satu nya yang dia miliki.


Dia selalu dimanja sehingga dia memiliki kepribadian yang sombong, dimana dia selalu melakukan sesuatu tanpa rasa takut akan konsekuensinya karena ada orang yang hebat dibelakangnya.


Chu San selalu dilindungi oleh Chu Zhan dan klannya, apabila dia melakukan kesalahan dia akan dilindungi oleh Chu Zhan atau orang-orang suruhan Chu Zhan.

__ADS_1


Selama waktu Ujian Hutan Belantara, Chu San berada di kelompok para genius seperti Yan Xihe.


Dia juga mempunyai harta yang bisa memblokir satu serangan penuh dari ranah kultivasi Murid Martial tingkat empat, dan memiliki perlindungan seorang tetua dari sekte.


Dari pemikiran Chu Zhan, putranya benar-benar aman, tanpa akan adanya bahaya yang mengancam jiwanya, jadi mengapa ....


"Siapa yang membunuh San'er ku? Cepat aktifkan altar cermin leluhur, aku perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi. Tidak peduli siapa itu yang membunuhnya, aku akan menyiksanya sehingga dia berharap lebih baik mati dari pada hidup. Aku akan melakukannya dengan tanganku sendiri."


Untuk mengaktifkan altar cermin leluhur, itu berarti masalah yang serius, dan juga pastinya menggunakan sumber daya yang tidak sedikit.


Tapi Chu Zhan sudah diselimuti oleh amarah. Seluruh tubuhnya diselimuti oleh niat membunuh dan dia dia tidak memikirkan apapun, yang terbesit dibenaknya sekarang hanya ada pembalasan untuk membalaskan dendam putranya.


Dengan sangat cepat altar cermin leluhur mulai aktif.


Rune demi rune mulai bersinar di altar cermin leluhur, dengan energi yang aneh yang terpancar dari altar cermin leluhur itu.


"Ini adalah area tertinggi dengan kelas kesembilan dari Sekte Pavilium Pedang Surgawi, mereka benar-benar pergi kesana? Eh? Tidak terlihat, apa yang sebenarnya terjadi?"


Chu Zhan terperangah kaget, dan marah.


Di altar cermin leluhur, gambar tidak jelas dimana Chu San, altar cermin leluhur itu tidak memperlihatkan Chu San.


Tetapi pada saat-saat terakhir, layarnya kabur dan tidak jelas tidak dapat menunjukkan apa yang dialami Chu San pada saat-saat terakhir.


Ada kabut tebal dan kacau yang muncul dilayar, seolah-olah ada energi yang mencegah mereka melihat apa yang sebenarnya terjadi.


Dikatakan itu adalah peninggalan yang berasal dari ahli formasi rune yang kultivasinya sangat dekat dengan Martial Emperor, dan hanya beberapa klan saja yang mempunyainya di benua Sembilan Provinsi.


Altar cermin leluhur ini tidak pernah gagal sebelumnya, tetapi hari ini gagal untuk menyaksikan kematian Chu San dengan jelas, karena ada kabut kacau yang menghalanginya.


Chu Zhan sangat marah.


"Tidak peduli siapa itu, setelah aku menemukannya, aku akan membuat orang itu memohon untuk hidup dan matinya. Aku pasti akan menyiksanya secara perlahan, dan membunuh semua orang yang dia kenal... Aaaaaa... Whosh, San'er ku ...."


Di dalam rumah klan Chu, suara sedih dengan penuh kutukan dan penuh kebencian bergema di langit malam yang kelabu ....


Sinar cahaya terlihat melayang di udara dengan kecepatan yang sangat cepat menuju Sekte Pavilium Pedang Surgawi.


Chu Zhan sangat marah, dia langsung terbang menuju Sekte Pavilium Pedang Surgawi.


Suara geram bercampur kesedihan teeus bergema di seluruh Kota Azzure.


"Sekte Pavilium Pedang Surgawi, anakku telah mati! Aku menuntut penjelasan!"


Sehari setelah pembunuhan itu.

__ADS_1


Chu Feng berada di area ujian sejauh puluhan kilo meter dari tempat kejadian itu.


Dia sudah berada disana hampir setengah hari.


Dia melemparkan mayat Chu San dan Chu Ma ke sungai yang sangat panjang itu.


Dia kemudian menghapus semua bukti bahwa sebelumnya dia pernah muncul disana.


Chu Feng juga percaya bahwa badai hujan yang terjadi setelah tidak lama dia pergi dari tempat itu akan membantunya menghilangkan jejaknya.


Dengan begini, bahkan para ahli bela diri sekalipun tidak akan menemukan jejaknya yang akan berhubungan dengannya.


Chu Feng juga tidak tahu apa yang terjadi di klannya. Dia juga tidak tahu bahwa dia bisa bersembunyi dari pengamatan altar cermin leluhur berkat alasan misterius yang tidak diketahui kenapa.


Masih ada dua hari lagi untuk akhir dari ujian hutan belantara.


Chu Feng tidak menunjukkan kekuatan seperti sebelumnya.


Dia terus berdiam di daerah kecil, kadang-kadang membunuh Spirit atau Demonic Beast, tetapi tidak berburu Spirit atau Demonic Beast lagi.


Sebagian besar waktunya dia bersembunyi dan terus berkultivasi.


Chu Feng tidak buru-buru, setiap hari dia dengan tenang terus berkultivasi.


Pada saat waktu hampir gelap, ketika Chu Feng baru saja bangun dari keadaan kultivasinya, dan hendak akan melakukan latihan menggunakan pedangnya, tiba-tiba ....


Xiu! Boom!


Sebuah ledakan tajam bergema di udara.


Di langit yang mulai gelap, gambar besar lambang dari Sekte Pavilium Pedang Surgawi muncul, itu sangat realistis.


Semua orang yang jauhnya ratusan kilometer jauhnya, dapat melihat gambar ini dengan jelas.


"Ini adalah perintah dari majelis sekte!"


Chu Feng pun berdiri, dan berpikir.


Menurut pemikirannya, seharusnya bukan waktunya kembali ke sekte.


Tetapi karena sekte telah memberikan perintah lebih awal untuk kembali ke sekte, sesuatu pasti telah terjadi.


Kemungkinan terbesar ini karena kematian Chu San dan yang Chu Ma telah diketahui.


Chu Feng tersenyum, setelah membereskan barang-barangnya, dia pergi ketempat dimana mereka berpisah.

__ADS_1


Hatinya tanpa rasa takut.


__ADS_2