
Jenius yang jarang menunjukan senyum ini jelas sudah menjadi pusat dan pemimpin bagi rakyat biasa. Di sekte ini yang di dominasi oleh para bangsawan, para rakyat biasa seperti mereka akan saling membantu dan bersama.
Dalam sejarah Sekte Pavilium Pedang Surgawi, ada sejumlah besar yang dari rakyat biasa yang kemudian menjadi terkenal di seluruh Benua Sembilan Provinsi. Tidak menutup kemungkinan nantinya dia juga akan terkenal di seluruh Benua Sembilan Provinsi.
Leng Tianyu sudah lama dikenal sebagai pemimpin masa depan rakyat biasa.
Karena Chu Feng sudah terbiasa melakukan segala sesuatu sendiri, dan dalam ujian hutan belantara ini, dia juga tidak ingin terlalu berinteraksi dengan banyak orang.
Dia sudah terbiasa kesepian, jadi dia lebih suka beraksi sendiri. Mungkin untuk saat ini.
**
Berjalan di hutan yang gelap sendirian, Chu Feng bisa merasakan gelombang kegembiraan terbangun dalam dirinya.
Seekor serigala dengan ukuran dua meter mengikutinya tidak jauh di belakangnya. Serigala itu dengan cepat berlari ke arah Chu Feng, mungkin karena Chu Feng tidak memancarkan bahaya.
Setelah beberapa saat, serigala itu sudah berada di belakang Chu Feng, dan menyerang bagian belakang Chu Feng!
Bau darah keluar dari mulutnya yang menganga.
Cakar serigala itu bisa dengan mudah menghancurkan batu-batu besar dengan mudah.
Chu Feng hanya mengambil langkah kecil, dan mengangkat tangan kanannya lalu memukul serigala itu dengan satu pukulan. Chu Feng memukul tepat ke kepalanya.
Pukulan itu menciptakan ledakan. Kepala serigala itu meledak, darah dan tulang bertebaran di mana-mana. Serigala itu tidak pernah berpikir bahwa dia akan mati seperti itu, bahkan tidak punya waktu untuk meraung.
"Ini hanya Demonic Beast peringkat satu. Demonic Core nya retak karena aku memukulnya terlalu keras, dan bulunya pun tidak berguna untuku, di jual pun hanya beberapa keping perunggu. Dari pemikiranku ini tidak berharga!"
Chu Feng membolak-balik buku yang di dapatkannya dari sekte. Di dalamnya terdapat informasi mengenai Demonic Beast atau bermacam tanaman spiritual.
Serigala yang baru saja di temuinya hanya setara dengan kultivasi ranah roh tingkat tiga. Di depan Chu Feng serigala itu bahkan tidak bisa menahan satu pukulan pun.
Chu Feng terus berjalan di antara pohon-pohon yang menjulang tinggi ke langit, jarang sekali ada sinar matahari masuk ke dalam hutan, karena rindangnya pepohonan.
__ADS_1
Puluhan kali juga dia di serang oleh berbagai jenis Demonic Beast yang hanya kebanyakan hanya setara dengan tingkat kultivasi Ranah Roh tingkat tiga, ada beberapa juga yang setara dengan Ranah Roh tingkat empat dan lima, tapi itu dengan mudah Chu Feng selesaikan.
Tidak jauh di depannya terdengar suara air menderu. Chu Feng mempercepat langkahnya.
Tidak lama kemudian.
Sebuah sungai yang lebarnya lebih dari lima ratus meter muncul di depan Chu Feng. Suara gemuruh air yang bergemuruh di udara.
"Sungai yang mengalir lebih dari lima belas ribu kilometer, dan salah satu sumber air untuk Kota Azzure. Haha, beberapa hari ke depan aku akan berburu disini." Senyum tipis muncul di wajahnya.
Dia duduk di atas pohon yang tinggi, mengamati ke segala arah.
Air adalah sumber kehidupan.
Di mana ada air pasti akan ada sejumlah Demonic Beast yang akan muncul.
Ini adalah salah satu tujuan Chu Feng. Baginya, ujian hutan belantara bukan hanya untuk bertahan hidup atau untuk menjadi murid inti saja. Itu adalah pertempuran tanpa henti dan terus menerus meningkatkan kekuatannya, membunuh Demonic Beast dan mendapatkan Demonic Core.
Dari pada mencari Demonic Beast secara liar, lebih baik menunggu mereka datang sendiri, itu bisa menghemat waktu.
Tindakan semacam ini, di mata banyak orang adalah tindakan bodoh.
Karena, sebelumnya sekte sudah memperingati para murid dengan sangat jelas. Di dalam hutan belantara, sumber air adalah area berbahaya yang tidak boleh mereka dekati. Karena jika puluhan Demonic Beast menyerang secara bersamaan bahkan dengan ranah kultivasi Master Martial sekalipun ada kemungkinan mati.
Tindakan Chu Feng sangat beresiko bagi hidupnya, tapi dengan menantang bahaya, itu adalah cara tercepat untuk menjadi kuat.
"Namun, sebelum aku mulai berburu Demonic Beast, pertama-tama aku harus menemukan tempat yang pas, yang dapat aku gunakan untuk menyerang dan bertahan pada saat yang sama." Chu Feng berjalan-jalan di tepi sungai melirik ke sekelilingnya, mencari tempat yang cocok dengan apa yang dipikirkannya.
Setelah berjalan beberapa kilo meter di sepanjang sungai, matahari terlihat memerah menandakan akan segera tenggelam, langit perlahan-lahan menjadi gelap.
"Ah, tempat ini tidak buruk." Setelah mencari beberapa saat, di bawah batu besar yang tampak aneh, Chu Feng menemukan sebuah gua yang relatif luas dengan pintu masuk selebar dua meter, gua itu cukup sulit di temukan oleh binatang buas, karena pintu masuknya yang kecil, pintu masuk gua itu juga terhalang oleh batu besar.
Itu adalah tempat berburu yang sempurna.
__ADS_1
Chu Feng menetap di gua itu.
**
Waktu berlalu dengan sangat cepat.
Dalam sekejap mata, satu hari telah berlalu.
Dalam satu hari ini, Chu Feng terus-menerus berburu.
Bebarapa kali Chu Feng memilih target yang salah dan hampir kehilangan nyawanya. Dia dikejar oleh Demonic Beast yang kuat, hanya dengan bersembunyi di dalam gua, Chu Feng bisa selamat dari bahaya yang di timbulkan Demonic Beast itu.
Pada saat ini, Chu Feng menemukan target baru yang sulit dihadapi.
di tepi sungai yang masih dangkal.
"Mati!"
Tubuh Chu Feng berlumuran darah, berhadapan dan meninju kepala Kadal Emas secara langsung, ini menyebabkan kadal itu terbanting kembali, dan menggunakan kesempatan ini, dia dengan cepat mundur untuk menghindari lilitan lidahnya yang panjang dan kuat itu, dia juga menghindari menghindari cambukan ekor nya itu.
Dinamakan Kadal Emas, karena punggung Kadal ini memiliki warna emas.
"Kadal Emas, Demonic Beast ini sudah dikenal secara luas, karena dia membunuh mangsanya dengan melilit tubuhnya hingga mati." Informasi mengenai Kadal Emas ini dengan cepat melintas di benaknya.
Demonic Beast ini memiliki kemampuan sebanding dengan tingkat kultivasi ranah Master Martial tingkat satu.
Tetapi kecerdasan Demonic Beast ini sangat rendah. Hanya dengan mengandalkan naluri memangsanya. Ini juga adalah alasan Chu Feng berani menantangnya. Masih ada kesempatan bagi Chu Feng walaupun tingkat kultivasinya masih di Ranah Roh tingkat puncak.
Chu Feng sudah mengamati Kadal ini selam lebih dari setengah hari.
Kadal ini sangat buas di sekitar bagian pinggir sungai ini, seolah-olah dia adalah daerah kekuasaannya. Kadal ini akan memasuki perairan untuk mencari makan, setelah kenyang dia akan berjemur di bawah sinar matahari di pinggir sungai.
Kekuatan Kadal itu sangat tinggi. Beberapa kali Chu Feng hampir mati karena tercekik.
__ADS_1
Tetapi hanya dengan bertempur sampai batasnya, dia bisa meningkatkan kekuatannya.