
Dalam area yang cukup dalam, para murid akan melakukan pertempuran melawan Demonic Beast yang kuat, tentu saja akan memperoleh pengalaman bertempur.
Setelah membunuh Demonic Beast dan mendapatkan Demonic Core mereka, selain jadi penentu lulus ujian, itu juga bisa ditukar menjadi poin kontribusi yang dimana nantinya bisa ditukar dengan tehnik beladiri, tanaman spiritual, atau pun dengan senjata roh. Tentu saja dengan seberapa banyak poin kontribusi yang dapat di dapatkan menentukan kualitas tehnik beladiri, tanaman spiritual ataupun senjata.
Xiu!
Formasi yang di keluarkan Tian Lei dari tongkat itu seperti panah, dan merobek ruang.
Lapisan energi yang sangat terang menyelimuti semua orang, termasuk Chu Feng, menyebabkan mereka tidak terpengaruh oleh angin oleh kecepatan terbang. Ini adalah perjalanan yang sangat cepat, tapi stabil.
Dua awan yang terbelah lurus. Hutan dibawah berwarna hijau terlihat sangat indah, membuat orang merasa seolah-olah berada di puncak dunia yang melihat keindahan Bumi.
"Para murid baru, mari kita berdiskusi tentang di mana kalian akan mengadakan ujian hutan belantara."
Tetua Tian tersenyum kepada murid yang berada di belakangnya.
Tetua Tian Lei mengenakan jubah putih kebiruan, dia berdiri di bagian paling depan dari array formasi. Rambutnya yang sedikit pirang itu tertiup angin menggantung ke pinggangnya. Ada aura anggun dan kepercayaan diri yang tak terlukiskan yang mengelilinginya.
Tanpa menunggu para murid memberi balasan. Dia terus berbicara, "Baiklah karena tidak ada yang punya pendapat, maka biarkan saya yang membuat keputusan untuk kalian semua, hahaha."
Garis hitam muncul di kening semua orang.
'Orang yang tak tahu malu, setidaknya beri kami waktu untuk menjawab!' Ucap mereka, tentu saja mereka tidak mengucapkannya secara langsung melainkan hanya mengumpatinya dalam hati.
"Area ujian hutan belantara untuk murid pelataran luar, di bagi menjadi tiga klasifikasi: Rendah, menengah dan tinggi dengan kelas satu sampai sembilan. Saya telah memutuskan, kita akan pergi ke daerah Tinggi dengan kelas kesembilan! Hahaha.. kesulitan tempat itu adalah yang tertinggi dan begitu juga dengan tingkat kematian, itu adalah tempat yang paling cocok untuk para murid baru untuk cepat berkembang!" Tetua Tian Lei sangat bersemangat ketika dia berbicara.
Array formasi tampak seolah-olah membalasnya, berdengung dan bergetar. Menggunakan kecepatan tercepat, dia berangkat menuju area yang direncanakan secepat kilat.
Daerah yang paling sulit?
Chu Feng sangat bersemangat.
Itu adalah tempat yang paling dia kunjungi.
__ADS_1
Anggota lain juga menjadi sangat bersemangat. Untuk menjadi kelompok nomor satu, seseorang harus memiliki bakat yang luar biasa. Para generasi muda dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi dan bahkan sedikit sombong tentu mereka ingin menantang daerah dengan kesulitan tertinggi.
Pilihan Tetua Tian Lei secara alami cocok dengan posisi para generasi muda ini.
Di antara kerumunan, hanya Chu San yang sedikit mengernyit tetapi dia tidak mengatakan apa-apa.
**
Setelah sekitar satu jam lebih.
Array formasi mendarat di sebuah bukit.
Tetua Tian Lei menggerakan lengannya, dan array formasi kembali masuk kedalam tongkat yang di bawanya.
Tetua Tian Lei berteriak sambil tertawa, "Kami akhirnya tiba di tujuan! Di mana saja dalam jarak seratus kilo meter lebih adalah bagian dari area ujian hutan belantara. Selama kalian tidak keluar dari area ini, kalian dapat melakukan apa yang anda inginkan dan bersenang-senang. Jika kalian menghadapi bahaya yang tidak bisa kalian tangani, maka berteriak minta tolong.. Hahaha, saya juga akan bermain-main!" Sebelum dia selesai berbicara, dia berubah menjadi aliran cahaya menuju ke langit, dan menghilang tanpa jejak.
Semua orang saling memandang.
Bahkan sebelum satu menit berlalu sejak para generasi muda datang, bahaya dari hutan belantara sudah gigi-ginya yang tajam dan menyeramkan.
Chu Feng dengan hati-hati mengamati medan di sekitarnya.
Medan di sekitarnya dapat di kategorikan sangat terbuka, dengan batu-batu besar dan bebatuan berserakan.
Ada banyak bangkai di sekitar mereka, menyebabkan bau amis yang lumayan menyengat.
Dari kejauhan, semua orang bisa melihat wajah serigala-serigala jelek sedang melahap mayat setengah busuk yang dikelilingi lalat. Kadang-kadang serigala itu akan melirik ke arah kelompok, menggeram dan memamerkan taring berdarah mereka. Sikap serigala itu jelas tidak ramah.
Kematian adalah hal yang bisa terjadi kapan saja di hutan belantara ini.
Ini adalah hutan belantara, kematian dan pwmbunuhan adalah hukum yang mengatur tempat ini.
"Saya punya saran. Saya pikir kita perlu bekerja sama untuk semua bahaya yang datang dari tempat ini, sehingga kita dapat berhasil menyelesaikan ujian hutan belantara ini!" Leng Tianyu yang tetap diam sepanjang perjalanan perlahan membuka mulutnya. Nada suaranya penuh dengan tekad yang menginspirasi kepercayaan pada orang lain.
__ADS_1
Saran ini menerima persetujuan dari bagian kelompoknya.
Tapi pemimpin lain dari kelompok ini, Yan Xihe, hanya tersenyum samar. Dia tidak mengatakan apa-apa tetapi berbalik dan berjalan menjauhi kelompok. Jubahnya berkibar, rambut hitamnya melayang-layang tertiup oleh angin. Ada rasa percaya diri dari dalam dirinya.
Detik berikutnya, orang di belakangnya secara otomatis mengikutinya.
Salah satunya adalah Chu San, dan beberapa murid lain dari keluarga bangsawan. Mereka sudah tentu menganggap Yan Xihe sebagai pemimpin mereka, bahkan mereka tidak melirik Leng Tianyu.
"Haha, orang seperti kamu ingin bekerja sama dengan kami?" Salah satu murid yang mengikuti Yan Xihe memberi Leng Tianyu tatapan tajam, wajahnya dipenuhi dengan penghinaan. Dia meludah ketanah dan berjalan pergi.
"Kamu..." Seorang murid yang berdiri di samping Leng Tianyu tidak bisa menahan diri. Dia marah, dia segera bergegas ke depan.
Tapi ekspresi wajah Leng Tianyu tenang, tanpa sedikit pun kemarahan atau dendam. Dia memegang bahu murid yang berada di sampingnya, dan menggelengkan kepalanya.
"Saudara Junior Chu, saya ingin tahu apa rencana mu?" Leng Tianyu memberi isyarat Chu Feng dan mengatakan, "Apakah kamu ingin bekerja sama dengan kami?"
Chu Feng berfikir sejenak, lalu menggelengkan kepalanya. "Terima kasih atas niat baik anda Saudara Senior Leng, tapi saya lebih cocok beraksi sendirian. Saya tidak akan mengganggu kalian. Sampai Jumpa."
"Chu Feng apa artinta ini? Anda juga menolak untuk bekerja sama?" Murid dengan kulit gelap dan kurus yang telah di tahan oleh Leng Tianyu dengan marah berkata, "Kakak Senior Leng hanya ingin melindungi Anda, lihatlah kultivasi Anda. Itu hanya masih pada Ranah Roh, jika Anda menghadapi bahaya, maka Anda tidak akan berakhir baik!" Tatapan murid lain kepada Chu Feng juga dipenuhi dengan ketidak puasan.
Leng Tianyu mengangkat sebelah tangannya, memberi tanda agar semua orang tenang. Dan berkata, "Saudara Junior Chu memiliki rencananya sendiri. Saya hanya ingin mengatakan berhati-hatilah dan jangan pergi terlalu dalam. Jika Anda menghadapi bahaya, Anda dapat menyalakan suar, dan kami akan datang membantumu."
"Terima kasih." Chu Feng menangkupkan tangannya lalu berbalik dan berjalan ke arah yang berlawanan dengan arah yang di ambil kelompok Yan Xihe.
Leng Tianyu menghela nafas pelan pelan, lalu tiba-tiba teringat sesuatu. Dia berkata, "Saudara Junior Chu?"
"Ya?" Chu Feng berbalik.
"Anda harus berhati-hati terhadap Chu San." Ucap Leng Tianyu dengan suara rendah, dan sedikit ragu.
Chu Feng sedikit terkejut, dia mengangguk dan berkata, "Terima kasih Saudara Senior Leng, aku tahu apa yang harus dilakukan."
Leng Tianyu mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia berbalik memimpin sebelas murid lainnya, berjalan menuju selatan.
__ADS_1