Legend Of Martial Emperor

Legend Of Martial Emperor
Ch. 13 Bulan, Seruling Dan Harapan.


__ADS_3

"Bawahanmu, menyapa Penatua Gong yang Agung," Kata ketua pengawas ujian tes dari kejauhan sambil berlari kearah mereka, nafasnya terengah-engah, setelah nafasnya mulai stabil dia menatap Chu Feng dengan tersenyum ketika menatap Chu Feng. Dia berkata, "Saudara Chu Feng aku sudah mencarimu dari tadi, sebelumnya aku hanya bercanda dengan mu."


Dia mengedip kan mata nya pada Chu Feng, dengan wajah penuh sanjungan dan kebanggaan serta kesombongan sebelum nya hilang.


Chu Feng hanya tersenyum dingin dan tidak mengatakan apa-apa.


"Kamu adalah pengawas ujian tes ini?" Sebagai orang kepercayaan Patriach, Penatua Gong sudah berpengalaman dan dia melihat ada yang aneh dalam hal ini. Penatua Gong menunjuk kepada ketua pengawas ujian tes dan berkata, "Kamu cepat katakan, apa kau mempersulit Chu Feng untuk berpasrtisipasi dalam tes penilaian masuk Sekte?"


"Ini... ini... ini tidak seperti yang Penatua Gong bayangkan," Visi ketua pengawas ujian tes sedikit kabur dan kaki nya mendadak lemas dan jatuh ketanah dengan keadaan menggigil.


Tetapi Chu Feng tidak peduli dan mengabaikan nya.


"Saudaraku Chu Feng bisakah kau mema'afkan ku untuk kali ini?" Ketua pengawas ujian tes bergegas ke depan Chu Feng dan menangis seperti anj*ng yang menyedihkan.


Chu Feng masih diam membisu. Solusi untuk masalah adalah dengan menghilangkan pencipta masalah.


Dia menoleh untuk melihat hati bela diri yang diaktifkan nya.


Hati bela diri Asura selalu membalas tinju dengan tinju, hinaan dengan hinaan, kasih sayang dengan kasih sayang. Jika Chu Feng mema'afkannya itu tidak cocok dengan hati bela diri yang dimiliki nya.


"Ini... Saudara Chu Feng, masalah ini bisa dibicarakan baik-baik bukan? Mulai sekarang aku akan menjadi bawahan mu," Dia sudah putus asa menghadapi masalah ini.


Chu Feng mendengar perkataan itu dan menggelengkan kepalanya. "Aku tidak akan melakukan perjanjian atau transaksi apapun denganmu, aku tidak ingin mempunyai teman atau bawahan yang tidak tahu malu sepertimu."


Dia tidak pernah membayangkan, bahwa Chu Feng akan bersikap seperti ini.


"Saya sudah mengatakan, Anda perlu bersujud memohon didepan ku dan menampar dirimu sendiri sebanyak seratus kali." Senyuman tipis muncul di wajah Chu Feng.


Melihat ketua pengawas ujian benar-benar akan sujud memohon didepan nya, Chu Feng berjalan melewatinya dan melanjutkan perkataannya, "Namun, walaupun jika Anda berlutut memohon kepadaku sekarang, saya masih tidak akan berpartisipasi dalam penilaian lainnya, dan saya tetap tidak akan mema'afkan Anda. Saya tidak suka orang seperti Anda, yang menindas yang dibawah dan setelah dia berada diatas kau menyanjung nya, tidak tahu malu.


Saya rasa Anda tidak cocok berada di Sekte Pavilium Pedang Surgawi. Mengijinkan Anda tetap tinggal disini mungkin akan mengakibatkan Anggota yang tidak berbakat lain diganggu dan ditindas."

__ADS_1


Wajah ketua pengawas membeku wajahnya berwarna merah karena menahan amarah.


Dia tahu apa yang dilakukan apapun oleh nya hari ini, bahkan jika dia bersujud, pemuda didepan nya tidak akan mema'afkan nya.


Di saat yang sama, di sisi lain.


Mata Penatua Gong dipenuhi dengan amarah, tatapannya seperti pedang menusuk tajam mendarat pada ketua pengawas ujian. Lalu Dia berkata, "Kamu sampah, sebagai pengawas yang dibesarkan oleh sekte, Anda bahkan tidak mencoba merekrut bakat jenius, tetapi secara pribadi merusak seleksi ujian! Anda hampir membuat sekte kita kehilangan seorang jenius! Ini tidak bisa dibiarkan Anda tidak bisa dima'afkan! Mulai sekarang Anda bukan bagian dari Sekte Pavilium Pedang Surgawi kami. Sekarang angkat kaki dari sini!"


Mendengar perkataan Penatua Gong seperti disambar petir, tubuh nya bergetar tak terkendali lalu dengan cepat membuka mulut nya untuk berbicara. "Penatua Gong, aku sudah berada di sekte selama puluhan tahun bahkan jika aku tidak berkontribusi apapun dalam prestasi, aku masih ...."


"Cepat pergi!" Suara Penatua Gong seperti guntur yang bergemuruh, energi kuat yang mengerikan keluar darinya.


Ketua pengawas ujian itu langsung dikirim terbang.


Tidak ada yang tahu dia masih hidup atau tidak, tetapi tidak ada yang peduli akan hal itu.


Penatua Gong memandang Chu Feng dari atas kebawah tatapan matanya yang sebelum nya tajam dan wajah nya yang sebelum nya terlihat menyeramkan berubah menjadi senyuman hangat. Dia berkata, "Cara Anda menyelasikan masalah barusan tidak buruk, jika Anda memaafkannya, saya akan memandang rendah Anda.


Chu Feng tahu bahwa Penatua Gong sedang memberi nasehat yang berharga. Dia tersentuh didalam hatinya, dan dia berjanji akan membalas kebaikannya di masa depan, dan dia dengan hormat membungkuk kepada Penatua Gong, dan mengatakan, "Terima kasih Penatua Gong, atas nasehat dan bimbingan nya, saya akan selalu mengingat nya."


"Hasil Anda sejauh ini, sepertinya sudah cukup untuk masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi, Anda tidak perlu mengikuti tes lainnya, cukup bersiap dan kembali besok untuk melaporkan hasilnya."


Penatua Gong hanya mengatakan beberapa kata, dan memberikan kembali plat nama Chu Feng. Dia kemudian berbalik meninggalkan tempat penilaian.


Pada saat yang sama setelah Penatua Gong pergi meninggalkan tempat penilaian, seluruh orang yang ada disana meledak dalam kegembiraan.


Hanya dalam beberapa penilain, Penatua Gong meloloskan nya, ini adalah pertama kalinya dalam sejarah sekte. Dalam hal ini saja, sudah cukup untuk membuat Chu Feng terkenal.


Orang-orang bisa membayangkan seberapa cepat berita ini akan menyebar keseluruh Kota Azzure. Desas-desus itu menyebar seperti api yang dikipasi oleh angin, menyebar dengan cepat ke seluruh Kota Azzure.


Chu Feng yang telah mengalami hinaan dan ejekan selama beberapa tahun terakhir apakah dia akan mendaki kepuncak tertinggi dan dipuja oleh banyak orang? ....

__ADS_1


Waktu malam.


"Aneh, mengapa Penatua Gong tidak ingin aku menyelesaikan Penilaian? Mungkin saja Penatua Gong khawatir saya akan terlalu menarik perhatian, dia khawatir aku akan menjadi sebuah pohon di hutan yang berdiri di atas pohon yang lain yang akan dihancurkan oleh angin ....?"


Chu Feng duduk bersandar kepohon yang ada dibelakangnya digunung belakang dekat Sekte nya, bulan menggantung tinggi menyinari nya seolah-olah pangeran dalam dongeng dan suasana sunyi seakan menemani kesendiriannya.


Chu Feng bersandar di pohon dengan kedua tangan dibelakang kepalanya, dipinggang nya ada sebuah seruling yang selalu dibawanya, setelah beberapa saat, tangan yang semula memegang kepalanya untuk bersandar dilepaskannya dan beranjak berdiri lalu mengambil seruling yang ada dipinggang nya, dan menempelkannya di mulut nya, tidak lama kemudian alunan indah keluar dari seruling.


Selama memainkan seruling, Chu Feng membayangkan penghinaan yang dialaminya beberapa tahun terakhir, sambi bertanya di dalam hatinya.


Apakah mulai sekarang aku akan diakui oleh semua orang?


Apakah mulai sekarang aku akan mempunyai teman?


Apakah mulai sekarang Klan ku akan mengakui ku?


Apakah mulai sekarang? ....


Chu Feng terus berandai-andai bahwa semua yang dilalui nya selama beberapa tahun terakhir akan berakhir.


Tanpa disadarinya setetes air mata keluar dari matanya, yang tidak pernah keluar selama dia mendapatkan penghinaan selama beberapa tahun terakhir, tapi sekarang air mata itu keluar.


Chu Feng selalu menahan agar dirinya tidak menangis, tetapi sekarang hati kecil nya tidak membiarkan nya untuk tidak menangis.


Setelah beberapa saat Chu Feng pun pergi meninggalkan tempat itu.


**


Dukung terus Author dengan Like Vote and Comment.


Komentar apapun akan dihargai oleh Author.

__ADS_1


__ADS_2