
"Saudara Mo, apakah masih ada bahan lagi yang kurang? Aku masih punya waktu untuk mencarinya dan mungkin besok aku bisa mendapatkannya." Ucap Penatua Gong yang dari tadi hanya diam saja menyaksikan.
Penatua Mo berkata, "Hmmm... Sebenarnya itu tergantung pada Senjata Roh yang ingin ditempa. Dan selain itu juga, itu tergantung pada permintaan khusus apa yang diminta."
Penatua Mo berfikir sebentar, "Sebenarnya terlepas dari pangkat Senjata Roh, adalah mungkin untuk memenuhi permintaan yang ingin di buatkan senjata, dan Demonic Core dengan atribut yang sesuai dengan orang yang akan menggunakan Senjata Roh itu." Penatua Mo kembali berfikir, sebelum melanjutkan.
Core Demonic Beast adalah inti bagian dalam binatang iblis. Demonic Beast adalah Spirit Beast yang yang Qi nya rusak karena tercemar oleh Demonic Qi. Dibandingkan dengan Spirit Beast, mereka mengalami mutasi drastis.
Salah satu mutasi drastis mereka adalah adalah Core atau Inti dari Spirit Beast yang awalnya adalah untuk memelihara Energi Spiritual atau biasa disebut dengan Qi. Yang berubah menjadi Demonic Qi.
Setelah Inti bagian dalam Spirit Beast berubah menjadi Inti Iblis, itu akan menjadi energi keras, mungkin karena telah bermutasi dari Inti Spirit Beast menjadi Inti Demonic Beast.
Ketika Inti Demonic Beast tergabung dalam Senjata Roh, itu akan memberikan Senjata Roh itu kekuatan besar, serta atribut dari Demonic Core.
Ketika Penatua Gong mendengar ini, dia berkata, "Ah iya aku lupa menanyakannya, aku masih belum memiliki Demonic Core, dan Chu Feng apa atribut yang kau kembangkan?"
Chu Feng terlihat berfikir sebentar, sebelum berkata, "Em, aku mengembangkan atribut yang dikaitkan dengan petir." Ucap Chu Feng dengan agak gelisah, bayangan sekitar seminggu yang lalu kembali terngiang di kepalanya, dimana dia hampir mati karena itu.
__ADS_1
Tanpa Chu Feng sadari, tubuhnya sedikit bergetar karena membayangkan kejadian itu. Tetapi tidak ada yang menyadarinya karena Penatua yang berada di depannya sedang berfikir.
"Ah, kau cukup beruntung kebetulan aku mempunyai Core Demonic Beast Ranking lima Thunder Fire Demonic Beast. Aku bisa memberikannya kepadamu, jika kau merasa tidak enak hati, kau bisa membalasnya di masa depan. Oh iya, tapi Core Demonic Beast ini memiliki sedikit atribut api di dalamnya, mungkin karena persilangan antara Demonic Beast dengan atribut petir dengan Demonic Beast atribut api, tapi lebih ke atribut petir apa itu tidak masalah?" Ucap Penatua Mo kepada Chu Feng dengan santai.
"Itu sama sekali tidak masalah." Ucap Chu Feng dengan penuh semangat, karena atribut petir dan api adalah atribut yang di kembangkannya, yang di dapatkannya dari teknik kultivasi misterius itu.
"Baiklah kalau begitu aku akan membuatkannya untukmu, tapi ini tidak sederhana, ini butuh waktu yang lumayan agak lama dan pembuatannya pun harus berada di bawah tanah, karena kalau membuatnya disini akan sangat panas dan akan menyebabkan keributan, paling besok Senjata Roh ini akan selesai, sebelum Senjata Roh ini selesai, lebih baik kau berlatih teknik dasar dalam berpedang terlebih dahulu." Ucap Penatua Mo sambil menyiapkan peralatan yang akan digunakannya untuk membuat pedang.
"Itu benar, biar aku yang mengajarkannya kepadamu, sekarang ambil salah satu pedang disini, dan langsung kelapangan di luar halaman aku akan melatih mu disana." Ucap Penatua Gong lalu bertanya, "Oh benar, Senjata Roh apa yang akan kau buatkan untuknya?"
"Uhuk, tidak biasanya kau baik seperti ini kepada seseorang, apalagi orang yang baru kau kenal." Ucap Penatua Gong kedapa Penatua Mo, sebenarnya dia sudah tahu alasan saudaranya itu bersikap baik seperti ini kepada Chu Feng, tapi dia ingin mendengar langsung dari sahabatnya itu.
Siapa yang tidak ingin membangun hubungan baik dengan seseorang yang akan menjadi legenda dimasa depan. Chu Feng diibaratkan seperti naga dalam wujud prianya. Hanya saja sekarang naga itu masih tertidur.
"Kau juga tidak seperti biasanya memperlakukan orang seperti itu, apalagi orang yang baru kau kenal. Ucap Penatua Mo dengan menaikkan sebelah alisnya.
Lalu mereka berdua tertawa. Tentu saja mereka bersikap seperti itu karena harta yang tak ternilai, atau mungkin saja ini adalah kesempatan terakhir untuk mendapatkan harta tak ternilai seperti itu.
__ADS_1
"Iya kenapa kau masih disini? Sana lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berlatih, dan di masa depan, sebelum kau mempunyai kekuatan yang cukup, jangan kau gampang memberitahu siapapun tentang peringkat pedang yang akan kau miliki nanti, atau jika tidak bukan kau saja yang akan berada dalam kesulitan." Setelah Penatua Mo mengatakan itu, dia langsung pergi keluar dari rumah itu dan langsung ke ruang bawah tanah yang tidak jauh dari rumah itu.
Mendengar perkataan itu Chu Feng agak bingung.
"Jangan bingung seperti itu, wajar saja dia berkata seperti itu, karena yang bisa membuat Senjata Roh peringkat surga hanya dia dan beberapa temannya yang bisa membuatnya di benua sembilan provinsi ini. Dan tidak ada orang yang mengetahui keberadaan mereka. Saudaraku Mo juga tidak ada orang orang luar yang tahu keberadaan nya disini. Jadi jika ada orang luar yang tahu dia ada disini kau tahu kan konsekuensinya." Ucap Penatua Gong dengan santai.
Tiba-tiba ada tekanan yang menyelimuti Chu Feng, Chu Feng berkeringat dingin karena tekanan itu sangat besar yang bukan bisa ditahan oleh Ranah Roh seperti dia. Chu Feng bimgung karena dia tahu yang mengeluarkan tekanan kepada dirinya adalah Penatua Gong.
Karena perbedaan jauh dalam kultivasi, Chu Feng jatuh dalam posisi dengan satu lutut berada didepan. Penatua Gong menatapnya dengan tajam, sebelum perlahan-lahan tekanan itu menghilang seolah-olah tidak pernah ada.
Chu Feng berkeringat dingin, karena dia tidak tahu kenapa Penatua Gong tiba-tiba seperti itu. Lalu Penatua Gong berkata, "Kau terlalu banyak tahu yang seharusnya kau tidak tahu, kau tahu kan konsekuensinya jika berita yang kau dengar sampai keluar? Aku bisa membunuhmu semudah membalikkan telapak tangan." Ucap Penatua Gong dengan dingin. Lalu melanjutkan perkataannya, "Aku akan menunggumu di halaman."
Chu Feng pun menghela nafas panjang, terkadang mengetahui sesuatu sebelum waktunya bukanlah hal yang baik. Chu Feng pun melamunkan sebenarnya apa yang dia ketahui barusan itu sangatlah penting sehingga Penatua Gong bersikap seperti barusan kepadanya.
"Jangan dipikirkan kau akan mengetahuinya di masa depan ketika waktunya tiba, Cepat kesini aku tidak punya banyak waktu untuk melatihmu." Tiba-tiba saja suara datang dari halaman.
"Ba-baik Penatua aku kan segera kesana." Balas Chu Feng dengan suara yang agak gemetar karena sedikit takut.
__ADS_1