
Dengan pikiran nya yang kacau, Chu Feng tanpa disadari telah sampai di depan pintu kamarnya.
Chu Feng menunjukkan senyum bangga di wajahnya.
"Mulai sekarang tidak akan ada yang bisa menghalangi jalanku ...."
Chu Feng menoleh keatas, lalu meloncat keatap dan melihat langit malam, Chu Feng memikirkan segudang pemikiran tentang apa yang akan dilakukan ke depannya.
Sinar bulan yang semula terang tanpa sadar cahaya nya dikaburkan oleh awan.
Tapi Chu Feng tidak bisa tidur bagaimanapun caranya.
Di bawah langit malam yang gelap, waktu perlahan mengalir.
Chu Feng duduk bersila di atas atap dengan keadaan melamun selama satu jam sebelum pergi kekamar nya untuk tidur.
**
Sekte Pavilium Pedang Surgawi.
Hari ini adalah hari pertama setelah proses seleksi untuk masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi berakhir.
Sekte Pavilium Pedang Surgawi dibagi menjadi empat bagian murid. Yaitu: Murid pelataran luar, murid luar, murid bagian dalam dan murid inti.
Sejumlah orang yang sedang berkumpul didepan pintu masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi sekarang adalah murid pelataran luar, termasuk Chu Feng.
Menurut aturan sekte, orang tua murid atau orang yang mengantar hanya bisa mengantar sampai pintu masuk sekte dan tidak bisa masuk kedalam. Oleh karena itu menyebabkan pintu masuk sekte ramai seperti sekarang, Penuh dengan orang tua yang cemas dan berharap anak-anak mereka baik-saja, tentu saja mereka juga berharap anak-anak mereka untuk berprestasi.
Setiap kali Sekte Pavilium Pedang Surgawi merekrut murid setiap tahunnya, pemandangan seperti ini selalu terjadi.
Di sebelah kanan tidak jauh dari gerbang masuk sekte, ada cermin dengan tinggi sekitar dua puluh meter.
Cermin itu terbuat dari jenis bahan langka dan sangat mahal. Permukaan cermin sangat halus namun keras dan cermin tersebut agak mengeluarkan aura dingin, cermin tersebut sekarang terkena sinar matahari, menunjukkan silau perak dan di dalam cermin tersebut terdapat sedikit gerakan energi. Dan jika Anda meliat lebih dekat, maka Anda akan melihat karakter yang ditulis dengan tinta hitam.
Peringkat seleksi.
Ini adalah metode yang digunakan oleh Sekte Pavilium Pedang Surgawi untuk mengumumkan hasil seleksi.
__ADS_1
Area disekitar cermin itu sudah penuh dengan orang.
"Yang menduduki posisi pertama adalah Yan Xihe. Tentu saja dia, sebagai putra tunggal dari penguasa kota, saya mendengar bahwa Yan Xihe adalah seorang jenius. Ketika usianya masih dua belas tahun, ia sudah di puncak ranah roh, benar-benar luar biasa. Peringkat nya yang di dapat kan nya sekarang benar-benar layak."
"Yan Xihe jelas memiliki latar belakang yang menakutkan. Sejak dia masih kecil, keluarga Yan telah memberikan sumber daya yang sangat berharga untuknya, bagaimana mungkin dia tidak jenius? Namun yang lebih mengejutkan adalah peringkat kedua
Leng Tianyu adalah orang yang benar-benar mengejutkan!"
"Itu benar, untuk dari latar belakang biasa-biasa saja supaya menduduki peringkat dua, sangat menakjubkan bisa mengalahkan mereka yang berasal dari keluarga bangsawan."
"Eh? Bagaimana dengan Chu Feng kenapa dia tidak masuk sepuluh besar? Bukan kah dikatakan bahwa dia kembali seperti seekor naga yang telah bangun dari tidur nya? Bukan kah dia setiap tes selalu nomor satu? Kenapa dia hanya peringkat sebelas?"
"Saya mendengar bahwa Chu Feng tidak mengikuti semua penilaian."
"Apa? Bagaimana ini mungkin? Kau jangan bercanda denganku, jika benar-benar seperti itu, tidak mengikuti semua penilaian dan mampu mendapatkan peringkat ke sebelas itu terlalu menakutkan ...."
"Itu memang benar, saya secara pribadi melihat Penatua Gong, dia mengatakan bahwa Chu Feng tidak perlu menyelesaikan tes."
"Penatua Gong sendiri yang mengatakannya?"
"Itu benar."
"Jika Chu Feng mengikuti semua penilaian bukan kah sudah di pastikan dia akan melampaui Yan Xihe dan Leng Tianyu, untuk menjadi peringkat nomor satu?"
Semua orang berdiskusi dengan panas, masing-masing dari mereka memiliki pendapat sendiri.
Chu Feng berdiri di luar kerumunan, yang tidak jauh dari sana. Setelah mendengar kata-kata seperti itu, dia tidak tahu harus tertawa atau menangis. Tapi dia terlihat senang.
Jika dia mengambil semua penilaian, itu adalah kesempatan yang baik baginya untuk menjadi pusat perhatian. Jika saja dia mengambil semua penilaian pasti dia akan menempati peringkat nomor satu. Yan Xihe, Leng Tianyu, dan semua jenius lainnya akan berada dibawah nya ....
Dan sekarang dia melewatkan kesempatan baik ini, tapi setelah masuk sekte perlahan-lahan kesempatan demi kesempatan seperti ini pasti akan datang.
Setelah memikirkan hal ini, Chu Feng membawa tas berisi berbagai macam barang-barang nya, lalu berjalan menuju pintu masuk Sekte Pavilium Pedang Surgawi.
Seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah sebagai penjaga masuk sekte melihat Chu Feng yang kesepian dengan tatapan yang dipenuhi kehati-hatian dan penuh kecurigaan, karena tidak ada murid baru yang datang sendiri seperti Chu Feng.
Chu Feng tersenyum lalu menyerahkan papan namanya.
__ADS_1
Pria paruh baya itu menerima papan nama dan setelah melihat nama dan hasilnya, dia mengubah ekspresinya sepenuhnya. Tatapan yang dia perlihatkan pada Chu Feng sekarang dipenuhi dengan senyum. Lalu pria paruh baya itu mengembalikan papan nama, dan dengan hormat mengijinkannya untuk masuk.
Tap, satu langkah kaki melewati batas.
Ini adalah pertama kalinya dia memasuki Sekte Pavilium Pedang Surgawi.
Jalan itu dipenuhi dengan batu-batu indah, dengan dua warna berbeda berpotongan satu sama lain dan mengarah ke tempat yang berbeda.
Berpusat ditengah taman, dikelilingi oleh rumput hijau dan pepohonan. Ada struktur patung-patung indah dengan dibawahnya ada nama-nama dengan ukiran yang menakjubkan.
Ada aroma yang sangat menyegarkan datang ke arahnya.
Seolah-olah dengan hanya menghirup udara sekte yang menyegarkan itu dapat menyebabkan seseorang menjadi santai.
Sekte Pavilium Pedang Surgawi mencakup area yang sangat luas, dan dibagi menjadi beberapa area.
Untuk murid seperti Chu Feng, sebelum mengikuti ujian sekte, dia hanya bisa berkultivasi di bagian terluar. Tetapi walaupun di bagian terluar, ini masih sangat besar dan megah, dengan pemandangan yang indah.
Pemandangan ini tidak bisa dilihat dari pintu masuk, hanya setelah ke dalam lah baru bisa dinikmati.
Chu Feng mengikuti kerumunan murid baru, dan dengan sangat cepat datang ke tempat dimana dia harus melaporkan sesuai dengan papan nama.
Kali ini Sekte Pavilium Pedang Surgawi merekrut lebih dari seribu murid baru, dan ditambahkan dengan mereka yang tidak lulus ujian sekte tahun lalu menjadi sekitar seribu lima ratus.
Chu Feng mendapatkan seragam sekolahnya sendiri dan area tempat nya tinggal, setelah mencari untuk waktu yang cukup lama, akhirnya dia berhasil tiba di area tempat tinggalnya.
Tempat tinggal nya seperti asrama dengan dua lantai, dengan setiap lantai ada tiga kamar.
Setelah memasuki lantai dua asrama, Chu Feng langsung masuk ke dalam kamarnya. Sebelum memasuki kamar, Chu Feng bertemu dengan beberapa penghuni yang searea dengannya.
Chu Feng menyapa mereka sambil tersenyum hangat.
Tetapi mereka hanya melihat nya sekilas dan mengabaikannya. Chu Feng tidak marah, dia hanya menggelengkan kepalanya dan memasuki kamarnya.
**
Dukung terus Author dengan Like Vote and Comment.
__ADS_1
Komentar apapun akan dihargai oleh Author.