Lika Liku Pernikahan Maira

Lika Liku Pernikahan Maira
bab 13


__ADS_3

memang selama ini denis tidak pernah lalai dengan tidak memberi nya uang belanja walaupun uang itu tidak cukup sampai satu bulan, karena denis hanya memberi nya sebesar lima ratus ribu saja setiap bulan nya dan itu semua maira habis kan untuk keperluan dapur dan juga kebutuhan rere.


sedangkan untuk uang rokok denis tidak pernah meminta nya kepada maira, maira juga tidak tahu denis mendapatkan uang dari mana setiap bulan nya, padahal semenjak dia pindah ke sini denis sudah tidak bekerja lagi dan juga sudah tidak pernah keluar rumah sama sekali hanya saja dalam sebulan dia akan keluar selama satu hari tapi itu juga tidak lama paling hanya beberapa jam saja dan selebih nya di rumah.


maira pernah bertanya dari mana dia mendapatkan uang untuk biaya kebutuhan nya sehari-hari tapi denis tidak pernah mau menjawab nya.


"tapi kan mas kamu tahu sendiri kalau hari raya idhul fitri itu lebih banyak kebutuhan yang harus di penuhi, untuk masak, bayar zakat fitrah, beli baju dan juga yang lain nya, belum lagi kita juga harus mudik ke rumah ibu, tidak mungkin kan selama di sana kita merepotkan ibu" sahut maira.


"tapi kamu juga pasti tahu mas tidak memiliki uang sama sekali, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari saja masih kekurangan"


"tapi kan mas setidak nya untuk hari raya idhul fitri kamu lebih berusaha jangan hanya diam saja di rumah, apa kamu tidak ingin bekerja lagi seperti dulu, lagi pula akhir-akhir ini kamu juga tidak membantu ku mengurus rere, bahkan ketika aku mencuci baju saja rere selalu aku bawa ke kamar mandi dan bermain air agar dia tenang lalu dimana kamu saat aku butuh bantuan kamu, kenapa sekarang kamu menyalahkan aku karena sudah tidak bekerja lagi."


"rere sudah bisa aku tanggani sendiri kalau kamu mau bekerja lagi silahkan saja aku tidak akan melarang dan memberatkan nya" tambah maira


"kamu menyuruhku bekerja lagi....? kamu tahu di usia ku sekarang ini sudah susah mencari pekerjaan lalu aku harus bekerja apa...?" balas denis sambil menendang keranjang mainan rere


maira yang juga ikut kesal akhirnya membanting salah satu mainan rere ke arah lain, denis yang melihat itu pun semakin marah dan membalik keranjang mainan itu dan menendang mainan nya begitu saja, maira yang melihat sikap denis seperti itu menjadi takut.


ini kali pertama maira melihat denis semarah itu kepada nya, biasanya kalau denis berulah maira hanya akan mengalah dan membiarkan denis menyalahkan nya tapi tidak hari ini. mungkin karena maira sudah bosan dengan keadaan nya.


kalau maira bisa memilih dia sangat ingin sekali pindah lagi ke kampung halaman nya walaupun harus tinggal di rumah kontrakan dia tidak akan masalah asal denis bertanggung jawab dengan kehidupan maira dan juga rere.

__ADS_1


setelah menendang mainan rere denis pun pergi ke luar rumah dia merokok di teras rumah mereka, sedangkan maira hanya bisa mengelus dada sambil merapikan mainan rere yang kini berserakan.


dengan sikap denis seperti itu membuat maira semakin tidak betah saja tinggal berlama-lama di kota ini, tapi untuk saat ini dia tidak bisa berbuat apa pun selain terus berdoa agar pikiran denis terbuka dan dia sendiri yang mengajak pindah ke kota A lagi.


setelah pertengkaran itu maira semakin tertutup terhadap denis, jika ada hal yang mendesak baru dia akan berbicara dengan denis tapi jika tidak ada dia akan diam saja, maira kembali ke sifat nya yang asli yang pendiam dan tidak banyak berbicara, denis juga tidak memperdulikan sikap maira itu dan itu tidak masalah bagi maira.


tidak terasa dua hari lagi adalah idhul fitri tapi maira belum menyiapkan apa pun bahkan untuk memasak dan bayar zakat pun maira tidak ada uang sama sekali.


hari ini sejak pagi hujan sudah turun dan sampai siang ini belum ada tanda-tanda akan berhenti, maira juga hanya bermain dengan rere di dalam rumah saja, sedangkan denis seperti biasa dia selalu sibuk dengan ponsel nya yang tidak jelas.


denis sama sekali tidak menghiraukan rere yang terus menghampiri nya untuk sekedar bermain, tidak lama maira mendengar bunyi pesan masuk ke ponsel denis, denis langsung membaca pesan itu dan membalas nya, setelah itu dia bergegas berganti baju, entah mau kemana dia akan pergi, sedangkan dia saja belum mandi sejak pagi dengan alasan dingin.


setelah berganti baju denis pun segera pergi dengan memakai payung, maira terus saja memperhatikan denis dari balik kaca sambil terus berpikir sebenar nya dia mau kemana. tidak lama denis sudah kembali lagi tapi dia tidak langsung datang ke rumah melainkan langsung masuk ke rumah mbak yuli, sekitar satu jam denis berada di dalam rumah itu.


setelah satu jam akhirnya denis datang juga, denis membuka pintu dan menyimpan payung di belakang, maira yang sudah penasaran langsung bertanya.


"kamu dari mana mas...?" tanya maira


"habis bertemu teman, ada urusan" jelas denis


dan setelah mengatakan itu denis langsung masuk kedalam kamar, dan cukup lama dia tidak keluar lagi. maira masih sangat penasaran sebenarnya ada urusan apa sampai membuat denis keluar rumah hujan-hujan begini dan sekarang malah berdiam diri di dalam kamar.

__ADS_1


setelah cukup lama denis akhirnya keluar juga tapi dia tidak mengatakan apa pun dan malah kembali duduk sambil bermain ponsel lagi, karena ini sudah jam tidur rere akhirnya maira pun lebih memutuskan menidurkan rere di banding memperdulikan denis yang semakin tidak jelas.


ke esokan pagi nya seperti biasa maira membersihkan rumah sambil mengajak rere bermain karena denis sedang mandi, maira tidak tahu denis akan pergi kemana karena biasanya denis akan mandi siang atau sore hari.


setelah mandi dan berganti baju denis menghampiri maira yang kini sedang menyapu halamanan, dia memanggil maira.


"ra sini" panggil denis


maira pun segera menghampiri denis sambil menggendong rere.


"ada apa mas...?" tanya maira


"segera bersiap-siap, mas akan membawa kamu ke pasar" kata denis


"ke pasar...?" guman maira tidak percaya


"ayo cepat sudah siang nanti takut keburu hujan" tambah denis sambil berjalan ke arah dalam


maira pun segera masuk ke dalam rumah dan berganti baju juga mengganti baju rere serta memakaikan jaket kepada nya.


"sebenarnya kita mau kemana mas...?" tanya maira

__ADS_1


"kamu waktu itu bilang ingin membeli kebutuhan untuk hari raya, jadi hari ini kita akan membeli nya lagi pula besok kan sudah hari raya" jelas denis


" memang mas punya uang dari mana....?" tanya maira penasaran


__ADS_2