Living In Another World With Cheat

Living In Another World With Cheat
Chapter 1 Isekai de Saikou no Cheat


__ADS_3

Cross Elderia adalah game berbasis VRMMORPG Full Dive terbaru yg baru saja di rilis kurang lebih tiga minggu yang lalu. Game ini begitu populer sehinga ada lebih dari 10.000 player dari berbagai Server ikut memainkan game ini.


Game ini adalah game bertema Fantasy Medieval yang sanggat di gemari banyak orang, game ini memiliki berbagai fitur menarik di dalamnya seperti Ancient Weapon, Uniqe Abbility, dan beberapa fitur menarik lainya.


16 April 2032, 12:50 Am


Hutan Seiron, Wilayah Barat Kerajaan Alfesteins


Terlihat seorang laki laki berambut merah dengan armor hitam serta dua pedang yang tergantung di pinggangnya sedang berdiri sambil mengamati sekitar


"Empat ya, bukan sepertinya lebih dari itu."


16 Slime Level 10 mulai keluar dari balik semak-semak yang ada di dalam hutan dan mulai bersiap untuk menyerang.


"Seperti yang ku duga mereka lebih dari empat, yosh baiklah waktunya membasmi mereka semua."


Aku Ryouta Kazuya usia 18 th memiliki hobi bermain game, waktu terlama ku bermain Game adalah 12 jam itu pun jika di tambah dengan waktu makan, minum, ke kamar kecil ataupun istirahat sejenak.


Orang-orang sering memanggil ku HikiNeet karna memang aku hanya keluar dari rumah hanya untuk mencari camilan atau makan. Oh iya aku tinggal di sebuah rumah bergaya seperti rumah jepang kuno yg sanggat luas dan memilik setidaknya 12 kamar yg cukup besar juga taman dan halaman yang luas yg di tanami pohon sakura dan juga tanaman lainya.


Kedua orang tua ku bekerja di luar negeri sebagai pengembang teknologi medis moderen. Meskipun mereka jarang pulang ke rumah aku masih tetap bisa memenuhi kebutuhan ku sendiri karna aku sering mendapatkan uang dari game yang aku mainkan.


"Sword Dace Skill: Sou Ryuu Zangetsu." Ryouta memutar tubuhnya seperti menari bersama pedangnya dan menghabisi semua Slime yang ada


Setelah dirinya selesai membasmi para Slime itu, sebuah Window muncul di hadapanya, di Window itu tertulis


》Drop Item《


Slime Core 10x


Magical Robe Lv 2


"Seperti perolehan drop item ku kali ini agak sedikit menurun," ucap Ryouta mengkilk ikon dari item yang dia dapat, lalu menyimpan semua yang di dapat di Item Storage.


"Kurasa sudah cukup perburuan monster untuk hari ini,sebaiknya aku Log Out dan melanjutkan perburuan ini nanti," ucapnya menggeser tanganya dari kanan ke kiri untuk memunculkan Window.


Setelah Window muncul Ryouta pun mengklik tulisan menu lalu mengklik tulisan Log Out. Beberapa menit setelah Log Out, dirinya pun pergi ke dapur untuk mencari camilan dan makananya sebelum kembali ke dalam game. Setelah mengambil beberapa camilan dan makanan, Ryouta pun melanjutkan untuk Login dalam game.


"Mari mulai gamenya," ucapnya memasang kembali perangkat Full Dive milikinya untuk Login kembali dalam game.


************************************


Kota Elgera, 04:14 Pm


Ryouta yang selesai Login dalam game pun muncul di kota awal, Kota Elgera sambil sedikit berjalan-jalan di kota dirinya pun memutuskan untuk pergi ke guild petualang untuk mencari quest yang bisa di lakukan.


"Hmm, sepertinya kali ini aku akan ke guild untuk mencari quest yang bisa ku jalankan, siapa tau ada event quest yang menarik," ucapnya yang mulai berjalan menuju ke guild.


Setibanya di guild, dua orang player yang sama sepertinya terdengar sedang membahas sesuatu. Karna tertarik tentang apa yang di bicarakan kedua player itu, dirinya pun memutus kan untuk mendengarkan apa yang mereka katakan.


"Ahh, quest untuk mendapatkan Ancient Weapon itu benar-benar sulit," ucap seorang laki-laki yang berumur sekitar 20an tahun dengan zirah merah dan pedang besar di punggungnya dengan nada yang sedikit kesal karena gagal menyelesaikan quest.


"Benar, quest itu sanggat sulit, meskipun kau adalah player berlevel tinggi pun tak akan bisa menyelesaikanya," gumam laki-laki dengan kacamata yang mengunakan dress armor berwarna hitam kebiruan.


Ryouta yang mendengar percapakan dua orang lelaki itu pun mulai bertanya pada mereka,


"Ano permisi, kalau boleh tau dimana quest yang kalian bicarakan itu aku penasaran?" Tanyanya pada kedua lelaki itu.


"Ahh quest itu ya, itu ada di barisan kiri bawah dari papan quest," ucap laki-laki yang memakai kacamata dan dress armor hitam kebiruan.


"Hei kau tidak akan mengambil quest itu kan?" Tanya laki-laki yang mengenakan zirah merah dan pedang besar di pungungnya pada Ryouta.


"Aku memang berencana mencoba quest itu mungkin saja aku beruntung," balasnya pada laki-laki itu.


"Baiklah, jika itu keputusan mu, kurasa kami tidak akan berkomentar lagi tapi sebagai sesama player aku akan menambahkan nama mu di daftar friend list lalu memberikan mu ini," ucap laki-laki yang mengenakan kacamata dan dress armor pada Ryouta.


Setelah dirinya dan kedua laki-laki itu saling menambahkan nama mereka ke friend list, sebuah pesan di terima olehnya dan saat pesan itu di buka di pesan itu terdapat beberapa item,


》Item List《


- Map


- 10x Hp Potion M


- 10x Stone of Revive


- 5x Antidote


Setelah mengkilk ikon item itu, item yang di berikan tadi masuk ke dalam Bagnya Ryouta, lalu setelah melihat adanya sebuah Map, dirinya pun mengklik ikon itu lalu sebuah kertas peta lokasi quest Ancient Weapon pun muncul.


"Jadi ini adalah Map lokasi Ancient Weapon itu ya? Yosh waktunya beraksi," ucapnya berjalan keluar dari guild untuk menjalankan quest Ancient Weapon.


"Semoga berhasil mendapatkan Ancient Weapon itu," ucap kedua laki-laki itu melambaikan tangan mereka dari guild untuk menyemangati Ryouta.


Setelah beberapa jam pergi dari guild untuk menjalankan quest Ancient Weapon, kini dirinya pun telah tiba di wilayah timur perbatasan Kota Elgera tepatnya di pegunungan Delgera.


Pegunungan Delgera, wilayah perbatasan Timur Kota Elgera


"Sepertinya ini adalah tempat Ancint Weapon itu berada, Pegunungan Delgera," ucap Ryouta mulai melankahkan kakinya masuk ke daerah pegunungan.


Beberapa jam berlalu semenjak dirinya memasuki daerah pegunungan, keadaan tampak sanggat sunyi bahkan tak ada satupun monster yang mendekat atau menyerang dirinya yang masuk dan menyusuri hutan di daerah pegunungan.


"Hmm, aneh sekali, tidak seperti biasanya ketika memasuki hutan pastinya ada banyak monster yang akan menyerang dari segala arah, jika seperti ini kemungkinan kemunculan Event mendadak atau Boss Monster akan menjadi lebih besar," pikirnya sambil terus masuk lebih dalam.


Tak sampai beberapa menit masuk lebih dalam, Ryouta kini di hadang oleh seekor monster berwujud Babi hutan raksasa berlevel tinggi di tengah perjalananya.


》Boss Enemy《


Forest Giant Board


Lv 64


Hp: 84,000 / Attack: 190,500 / Agility: 6,000


"Sepertinya dugaan ku benar, quest ini adalah pemicu munculnya Event Monster Boss. Jika di lihat Hpnya cukup tebal daya serang dan kecepatanya pun juga cukup kuat untuk mengalahkan Player berlevel 34 ke bawah bahkan mungkin dia bisa mengalahkan player verteran yg memiliki Lv 50 ke atas jika mereka melawanya tanpa persiapan dan strategi yang bagus, tapi Lv seperti itu tidak akan mempengaruhi ku."


"Oi monster bersiaplah untuk di kalahkan," ucapnya berusaha memprovokasi monster itu untuk menyerang dirinya.


Kata-katanya berhasil memprovokasi Forest Gian Board untuk menyerang dirinya. Karna terprovokasi dia pun mulai menerjang kearahnya Ryouta dengan kecepatan tinggi.


"Seperti yang ku duga kau akan menerjang dengan kecepatan tinggi tapi justru itulah kesalahan mu." Ryouta melompat lalu menyerang bagian belakang monster itu.

__ADS_1


"Sepertinya kau harus memikirkan cara baru untuk melawan ku," ucapnya kepada Forest Giant Board


Karna terus di provokasi oleh Ryouta, Monster itu kembali menerjang dengan cepat kearahnya.


"Sudah ku bilang, cara yang sama tidak akan mempan pada ku." Dirinya mulai melompat kearah monster itu lalu menebas bagian punggung monster itu dengan pedangnya


》Battle Skip《


Beberapa jam berlalu akhirnya Forest Giant Board pun di kalahkan. Setelah tubuh monster itu menghilang, beberapa drop item pun bertebaran disekitar bekas tubuh monster yang telah menghilang.


"Akhirnya selesai juga yosh waktunya mengambil drop item monster," ucap Ryouta mengambil semua drop item dari boss monster.


》Item List《


- 40x Orihalculum


- 30x Xerion Wood


- 2x Board Fang


- 60x Meat


- 8000 Gold


Setelah mengumpulkan semua drop item, Ryouta tiba-tiba berpindah tempat, kini dirinya berada di sebuah ruangan yang penuh dengan peti harta karun dan di sana terlihat juga seorang perempuan dengan pakaian seperti seragam berwarna putih, hitam, dan sedikit corak biru, mulai berjalan kearahnya lalu berkata,


"Selamat tuan Ryouta, anda telah berhasil menyelesaikan Quest Ancient Weapon dan memenangkan Event Boss Monster."


"Sekarang tolong pilihan dua peti yang ada di sini."


"Baiklah karna cuma dua aku pilih dua peti yg berbaris sejajar di depan ku saja," ucapnya sambil menunjuk dua peti yg berbaris sejajar di depannya.


Saat kedua peti itu di buka, sebuah pedang dan Armor muncul di hadapannya.


Equipment Info


} Gluttony Sword Lv 1 {


} Status {


- Streng 1,200


- Elemental Damage 3,000


- Spesial Abbility: Gluttony


} Chaos of Darkness Armor {


} Status Lv 1{


- Defenser 30,000


- Agility 19,000


- Durabillity 10,000


Spesial Abbility:


- All Element Resit 80%


- Drop Rate 70%


-Efect Resital (Poison,Paralizer,Burn)


- High Recovery Mp and Hp


"Oi oi, ini benar-benar seperti mengunakan cheat saja, kurasa aku akan menyimpan ini untuk nanti," ucap Ryouta lalu mulai melangkah menuju ke arah perempuan yang tadi memintanya memilih peti.


Setelah selesai memilih peti dan mendapatkan equipment yang sangat hebat, perempuan itu berkata lagi kepadanya,


"Apa anda ingin mendapatkan Uniqe Abbilitys? Jika anda menginginkanya maka anda harus menjawab pertanyaan yang akan saya berikan bagai mana?"


"Kurasa tidak ada salahnya mencoba, baiklah aku ingin mendapatkan Uniqe Abbility itu," ucap Ryouta pada perempuan itu.


"Baiklah ini adalah pertanyaan untuk mendapatkan Uniqe Abbility. Pertanyaan pertama bagaimana pendapat anda tentan game Cross Elderia ini?"


"Menurut ku Cross Elderia lumayan menarik untuk game Mmorpg."


"Pertanyaan kedua, apakah anda mempunyai sesuatu yang di anggap berharga di dunia nyata?"


"Aku tidak memiliki sesuatu yg ku anggap berharga di dunia nyata."


"Pertanyaan terakhir jika sekarang ini anda di transfer ke dunia lain, apa yg akan anda lakukan?"


"Jika seandainya hal itu terjadi maka aku hanya akan menikmati hidupku disana karna di dunia nyata aku hanya orang biasa yg tanpa tujuan," ucap Ryouta keluar meninggalkan ruangan itu.


************************************


Setelah keluar dari ruangan itu, dirinya sudah telah di transfer ke dunia Fantasy yang mirip seperti dalam game Cross Elderia, dan sekarang dirinya berada hutan yg belum dia ketahui, lalu beberapa menit setelah itu, dirinya mendapatkan sebuah pesan yg bertuliskan,


"Ryouta-kun slamat kau telah di transfer ke dunia lain, sekarang kau bisa melakukan hal yg kau inginkan disini, kau juga mendapatkan dua Uniqe Abbilty, dan satu Uniqe skill sebagai bonus, kau bisa mengunakan menu mengeceknya tapi kau tidak bisa menyentuhnya kau hanya harus mengerakanya dengan pikiran mu."


"Kurasa ini adalah hal yg merepotkan," keluh Ryouta sambil membuka menu untuk melihat statusnya saat ini.


》Status Menu《


Name: Ryouta Kazuya


Age: 19 th


Gender: Male


Job: -


Lv: 1


Unique Abbility:


- God Eyes Lv 1


[Kemampuan: God Sense adalah kemampuan untuk mempertajam semua indra yang ada, Abbility ini akan aktiv sendiri saat kau memerlukannya.]

__ADS_1


- Dimensional Storage


[Kemampuan: Menyimpan segala macam benda dengan berbagai ukuran, tidak bisa menyimpan makhluk yang masih hidup seperti monster dan yang lainya terkecuali untuk tanaman, memiliki kapasitas penyimpanan yang tanpa batas sehinga sebanyak apapun barang yang kau masukan tetap tidak akan penuh.]


Uniqe Skill:


-Skill Creat


[Kemampuan: dapat mengkreasikan skill baru yang lebih kuat dan memiliki efek yang berbeda.]


"Sepertinya aku harus mengulang lagi, tapi mau bagai mana lagi, hanya itu pilihan yang bisa ku ambil," ucap Ryouta sambil berjalan-jalan di sekitar hutan itu.


Setelah beberapa jam menyusuri hutan, dirinya pun akhirnya tiba di sebuah bukit yang cukup tinggi, tapi entah bagai mana dia melihat banyangan seekor Naga melintas di atas kepalanya, lalu dari bawah bukit terlihat beberapa bola api melayang ke arah monster itu tapi semua bola api itu di tahan hanya dengan sayapnya lalu monster itu melesat ke bawah sambil menyemburkan apinya yang panas.


"Sepertinya ini akan menjadi lawan yang sempurna untuk mengunakan skill baru ku."


"Yosh waktunya mencoba skill ini Freezing Sword." Dirinya pun melompat tepat di atas punggung Naga itu saat sedang terbang rendah, lalu saat mendarat tepat di punggung Naga itu dirinya pun mengayunkan pedangnya secara vertikal untuk membekukan sayap Naga yang sedang terbang itu.


Seketika kedua sayap Naga itu membeku, dia mulai kehilangan kemampuanya untuk terbang sehinga menyebabkan dirinya bersama Ryouta jatuh dan mendarat ke arah hutan lebat yang berada di bawah bukit.


Setelah terjatuh bersama Naga itu, dirinya pun tidak menyangka kalau Naga itu akan berubah menjadi seorang gadis kecil berambut biru dengan pakaian khas suku Dragonnewst tetapi dengan ekspresi ketakutan.


"K-kumohon janggan bunuh aku," ucap gadis itu sambil menangis ketakutan.


Ryouta yang melihat itu pun mulai kebingungan sambil berfikir dalam benaknya lalu mulai mengambil keputusan.


"Aku tidak akan membunuh mu, jadi kau tidak perlu menangis lagi, dan satu hal lagi, kenapa para orang-orang tadi menyerang mu?"


"Mereka berusaha membunuh ku, Karna itu menyemburkan api untuk melindungi diri ku dari mereka."


"Jadi, kau di buru oleh orang-orang itu? Tanyanya pada gadis itu.


"Oh iya, bisa beritau siapa nama mu?" Tanyanya pada gadis itu.


"C-Chera, Ireinea Chera," ucap Chera memperkenalkan dirinya.


"Senang bertemu dengan mu Chera, namaku Ryouta Kazuya, kau tidak perlu takut lagi pada ku, oh iya tunggu sebentar aku akan mengembalikan keadaan sayap mu seperti semula Skill Creat High Cure."


"Baiklah karna kau sudah pulih sepenuhnya, bisa kau antar aku ke keluar dari hutan ini?" Tanya Ryouta pada pada gadis itu.


Saat akan pergi bersama Chera, tiba-tiba beberapa prajurit dengan simbol perisai pedang dan bunga mawar di baju mereka, serta gadis berambut merah yang juga datang bersama mereka lalu berkata,


"Mou Chera, kau kemana saja, ini sudah waktunya kembali ke tempat latihan, semua orang mengkhawatirkan mu tau," ucap gadis itu pada Chera.


"Tidak aku tidak mau kembali ke tempat latihan."


"Baiklah jika kau tidak mau kembali ke tempat latihan, maka aku tidak punya pilihan lain selain menyeret mu dengan paksa."


"Coba saja kalau kau bisa." Chera mengeluarkan sayapnya lalu terbang dengan cepat keatas langit dari dalam hutan.


"Jika itu yang kau mau baiklah, aku akan menangkap mu dan membawa mu ke tempat latihan dengan paksa."


"Ahh , sepertinya aku harus terlibat masalah ini, Creat Skill Dragon Chain." Beberapa rantai pun muncul dari tanah lalu mengikat mereka berdua sehingga jatuh ke tanah.


"Nah sekarang, bagai mana kalau kalian jelaskan semua yang terjadi pada ku?" Ucap Ryouta pada kedua gadis itu.


"Kurasa itu memang perlu di jelaskan. Pertama-tama izinkan aku memperkenalkan diri ku terlebih dahulu, namaku Milia Sharon putri ke tiga dari Panglima tertinggi Dragonewst di Kerajaan Alfesteins namanya adalah Gaurus Gill Sharon. Saat ini kami sedang melakukan latihan militer untuk kerajaan, tapi Chera yang berlatih bersama ku kabur saat melakukan latihan dia pergi dengan mengunakan wujud Naganya lalu dia berusaha membakar semua prajurit yang berjaga disana, meskipun kami berusaha untuk menghentikanya dengan tembakan bola api untuk mengertaknya, tapi dia malah membalas kami dengan menyemburkan api pada kami," ucap Milia menjelaskan semuanya pada Ryouta.


"Jadi semua yang dia katakan pada ku kalau kalian semua memburunya itu semua hanya bohong kan?"


"Ahh, itu benar dia hanya mengatakan kebohongan pada mu."


"Aku rasa aku hampir saja membunuh kalian semua karna kebohongan Chera, oh iya nama ku Ryouta Kazuya senang bertemu dengan kalian," ucapnya memperkenalkan dirinya.


Karna keadaan mulai tenang, dirinya pun melepas rantai itu dari Milia dan Chera. Setelah rantai itu di lepas, Milia pun bertanya padanya,


"Ryouta-san, bagai mana kau bisa bertemu dengan Chera," Tanyanya pada Ryouta.


"Ahh itu karna aku hampir membunuhnya waktu itu, aku membekukan kedua sayapnya yang membuat kami berdua jatuh ke hutan ini, lalu saat aku mendekat dia menangis meminta aku untuk tidak membunuhnya."


"Begitu ya, kurasa dia memang pantas mendapatkan hukuman seperti itu karna sering membolos saat latihan," ucap Milia seakan menyindir Chera.


************************************


"Nee Ryouta, aku inggin tau kau berasal dari mana dan kenapa kau bisa ada di bukit itu?" Tanya Chera pada Ryouta.


"Ahh, sepertinya akan gawat kalau aku asal bicara, baiklah kurasa aku harus mengunakan ini lagi Creat Skill: True Fake of Tale."


True Fake of Tale


[Efek: Kemampuan untuk membuat kebohongan apapun yang di katakan bisa di percayai oleh semua orang]


"Sebenarnya aku adalah seorang petualang dari negeri yang jauh, aku memiliki kemampuan bertarung yang cukup baik, tapi saat bertarung melawan Chera tadi, aku kehilangan guild card dan beberapa barang ku, mungkin itu terjatuh dan hanyut di sungai atau mungkin hancur karena terjatuh saat kami berdua mendarat,' ucap Ryouta pada Milia menjelaskan apa yang terjadi panya.


Setelah memperlihatkan pedang dan armor yang dia kenakan Chera dan Milia mulai terkejut melihat hal itu lalu berkata padanya sambil menjelaskan tentang armor dan pedang yang dia pakai.


"Etto Ryouta-san, pedang dan armor yang kau pakai itu adalah peninggalan dari Raja Iblis ke enam yang dijuluki sang kerakusan pedangnya akan menelan semua jiwa dan juga serangan yang di terimanya juga di katakan bahwa pedang dan armor itu dapat memakan mayat monster, prajurit kerajaan, atau bahkan para petualang, tapi bentuk armor dan pedang itu terlihat berbeda dari yang ada dalam sejarah," jelas Milia padanya setelah melihat pedang itu.


"Begitu ya, aku minta maaf ya, tapi sebagai gantinya bagai mana kalau kami mengantar mu untuk mendapatkan kembali guild card mu yang hilang, bagai mana?"


"Kurasa itu bukan ide yang buruk, mengingat semua kejadian ini adalah ulahnya chera, kurasa di yang harus bertanggung jawab, tapi aku akan ikut menemaninya, karena ini juga adalah salah ku."


"Hmm., Bagai mana kalau kita pergi ke guild petualang terdekat di kota ini," ucap Chera pada Milia.


"Kurasa kau benar, karna kita sekarang ini ada di ibu kota kerajaan, kenapa kita mengajak Ryouta-san berkeliling kota dan membantunya mendaftar di guild," ucapnya menyetujui ide dari Chera.


"Baiklah sudah di putuskan, tujuan selanjutnya adalah guild petualang."


**********************************


Setelah beberapa menit keluar dari hutan, Chera, Mila, dan Ryouta bersama prajurit lainya tiba di ibu kota Kerajaan Alfesteins. Setibanya mereka di ibu kota kerajaan, Milia pun meminta para prajurit yang ikut bersamanya untuk kembali ke istana karna mereka berdua akan mengantar Ryouta berkeling dan membantunyamendaftar di guild petualang.


"Semuanya kembalilah ke istana, aku dan Chera akan menemani Ryouta-san berkeling sekaligus membantunya mendaftar di guild petualang," ucap Milia memerintahkan prajurit yang ikut bersamanya untuk kembali ke istana.


************************************


Setelah para prajurit kembali ke istana, Milia dan Chera saling menatap satu sama lain lalu tersenyum pada Ryouta sambil berkata padanya secara bersamaan,


"Sekali lagi kami ucapkan slamat datang di kota Zerlant ibu kota Kerajaan Alfesteins, Ryouta-san," ucap Chera dan Milia secara bersamaan sambil tersenyum menyambutnya ke kota Zerlant ibu kota Kerajaan Alfesteins.


"Ahh, terimakasih atas sambutanya Chera, Milia, kurasa kehidupan ku di dunia barunya ini tidak buruk juga," ucap Ryouta tersenyum sambil menatap kearah langit biru Karna sambutan dari mereka berdua.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2