Living In Another World With Cheat

Living In Another World With Cheat
Chapter 21 Penangkapan Rouge Bandit dan Guild Pedangan Kerajaan Alfesteins


__ADS_3

Setelah semua orang menerima Rui menjadi pemimpin misi kali ini, dirinya pun mulai membahas beberapa rencana untuk menaklukkan Rouge Bandit itu. Beberapa menit setelah membahas tentang rencana itu, banyak petualang yang kagum dengan rencana yang dia pikirkan, dan setelah rencana itu di berikan kepada para petualang, mereka pun memulai misi penangkapan Rouge Bandit itu.


Setibanya mereka di lokasi, merekapun memulai tahap pertama dari rencana mereka.


"Semuanya sekarang waktunya kita memulai tahap pertama rencana kita yaitu memisahkan kelompok mereka menjadi tiba bagian, dan mengepung mereka di tiga titik yang telah di tentukan," Ucap Rui kepada yang lainya.


"Untuk rencana pertama ini, aku yang akan maju duluan, Create Skill: Magic Illusion." Saat skill di buat dan di aktifkan, seketika penampilan Ryouta berubah menjadi salah satu dari mereka.


Setelah penyamaran selesai, dirinya pun berjalan ke arah para bandit itu seperti sedang terluka parah. Ketika sampai di hadapan kawanan bandit itu Ryouta pun berpura-pura terkapar di hadapan mereka sambil berkata,


"S-Semuanya, t-tolong izinkan aku berbicara pada Bos, aku mempunyai informasi penting yang perlu di sampaikan."


Mendengar ada keributan di dekatnya, bos Rouge Bandit pun muncul, lalu menunduk lalu berkata kepada Ryouta,


"Sepertinya kau sedang terluka, dan dilihat dari luka mu itu, kau pasti mempertaruhkan nyawa mu untuk membawa sebuah informasi penting kemari kan?"


"Bos memang b-benar, aku kesini, datang untuk memberitahukan kepada anda, bahwa para petualang itu berencana untuk menyembunyikan beberapa emas dan barang berharga milik para penduduk kota di tiga titik yang berbeda."


"Jadi begitu ya, rupanya mereka masih punya banyak harta untuk kita curi, dan terimakasih karena telah berhasil memberikan informasi berharga itu kemari, kau beristirahatlah, biarkan kami mengurus sisanya."


Setelah berkata seperti itu, Bos dari para Rouge Bandit pun meminta semua bandit yang ada untuk berkumpul dan mulai membagi jumlah mereka menjadi empat kelompok, tiga kelompok akan bertugas untuk mengambil harta yang di sembunyikan para petualang, dan satu kelompok lagi yang di pimpin oleh dirinya sendiri sebagai bos Rouge Bandit, akan berjaga di tempat mereka sekarang, untuk melindungi hasil jarahan mereka selama beberapa bulan terakhir ini.


************************************


Saat tiga kelompok bandit tadi berangkat, Rui pun mulai berkata,


"Sepertinya mereka sudah masuk dalam perangkap kita, baiklah sekarang, mari kita menangkap mereka, dan untuk itu, aku akan membagi kelompok mana yang akan menghadang para bandit itu."


Setelah beberapa menit melakukan pemilihan tiga kelompok yang akan menghadang tiga kelompok bandit itu, akhirnya hasilnya pun sudah di putuskan, dan yang terpilih adalah tiga petualang Rank A, dua petualang Rank B akan menghadang kelompok Rouge Bandit pertama, lalu yang tersisa hanya enam petualang rank B, dan delapan petualang rank C dan D  yang di bagi menjadi menjadi beberapa orang.


"Baiklah semua kelompok yang sudah di bagikan, ayo kita mulai rencana tahap kedua ini," Ucap Rui kepada para petualang yang telah di bagi menjadi tiga kelompok.


************************************


Setelah kelompok di bagi menjadi tiga, dan setelah beberapa jam berlalu, Rui bersama guild master dan beberapa prajurit istana, mulai muncul dan mengepung bos bandit itu sambil berkata,


"Menyerah lah, kau sudah di kepung, dan kali ini akan ku pastikan kau di tahan di penjara istana kerajaan Alfesteins."


"Menyerah kata mu? Apa kau pikir kau bisa menangkap ku hanya dengan pasukan itu hah?"

__ADS_1


"Benar, tapi bukan mereka yang akan menangkap mu, tetapi aku," Ucap Rui pada Bos Rouge Bandit itu.


"Kau bilang kau akan menangkap ku kan? Jangan bercanda, kau pikir kau bisa menangkap ku dengan mudah hah?"


"Ahh... Memang itulah yang akan ku lakukan." Dengan kecepatan tinggi Rui mulai bergerak lalu muncul di belakang bos Rouge Bandit itu sambil mengarahkan katananya ke leher bos Rouge Bandit itu.


"Menyerah lah dengan tenang, jika kau melawan, maka leher mu akan putus."


"Jangan meremehkan kekuatan dari bos Rouge Bandit, Berserk Mode." Dengan menggunakan skill Berserk Mode, bos Rouge Bandit pun meningkatkan semua kekuatan fisiknya, dan membuat tubuhnya menjadi merah dengan otot-otot yang besar.


Melihat perubahan dari musuhnya, Rui pun hanya berkata,


"Sepertinya itu adalah jawaban mu ya, baiklah, kali ini kau tidak akan lolos," Ucap Rui yang mulai serius dengan posisi menyerang.


Tak butuh waktu lama, bos Rouge Bandit pun berhasil di kalahkan olehnya, dan saat bos Rouge Bandit di tangkap, dia pun berkata,


"Sepertinya aku sudah sampai disini, dan sebelum aku di bawa ke penjara, gadis kecil, aku punya nasehat untuk mu, meskipun kau itu kuat, tapi berhati-hatilah, mungkin suatu saat nanti akan tiba waktunya dimana orang yang kalian percayai selama ini mungkin akan mengkhianati kalian."


************************************


Setelah berhasil menangkap bos Rouge Bandit dan semua anak buahnya, Rui masih berusaha mencari tau arti dari kata-kata terkahir bos Rouge Bandit saat sebelum ia di tangkap dua hari yang lalu. Melihat Rui yang masih terpikirkan kata-kata dari bos Rouge Bandit itu, Ryouta pun berkata kepadanya,


Rui pun mengangguk sambil tersenyum kepadanya, lalu berkata,


"Kurasa aku tidak perlu memikirkan hal itu terus menerus, karena aku yakin Onii-chan akan selalu melindungi ku."


"Ah... itu benar, aku akan selalu melindungi mu apapun yang terjadi. Baiklah, karena kau sudah agak baikan, bagai mana kalau kita mengunjungi guild pedas untuk memulai langkah awal untuk membuat toko makanan."


"Aku setuju, ayo kita segera mengunjungi guild petualang, untuk membahas soal toko makanan yang akan kita buka dengan mereka."


"Baiklah tujuan kita adalah guild pedagang."


************************************


Setelah pergi dari penginapan, Ryouta dan Rui pun memutuskan untuk pergi ke guild pedagang untuk mendiskusikan tentang toko makanan yang akan mereka buka. Dalam perjalanan menuju ke guild pedagang, mereka melihat beberapa gadis kecil dari ras Elf, Half Demon, dan Half Beast yang di bawa menggunakan kereta budak, dengan pakaian kumuh dan yang sobek, serta rantai sihir yang di pasang di leher, tanga, dan kaki mereka. Melihat hal itu Rui pun berkata,


"Onii-chan, apa kita bisa membeli mereka dan mempekerjakan mereka dengan layak di toko kita nanti?"


"Kurasa kau mungkin benar, kita mungkin butuh pegawai untuk toko kita nanti," Ucap Ryouta menyetujui permintaan Rui.

__ADS_1


Beberapa menit setelah berjalan kaki, akhirnya mereka pun tiba di guild pedagang di kerajaan Alfesteins. Saat tiba di guild itu, Ryouta bersama dengan Rui pun masuk ke dalam gedung guild pedagang. Setelah masuk ke dalam gedung, mereka di sambut oleh beberapa resepsionis guild yang berkata,


"Selamat datang di guild pedagang, apa ada yang bisa kami bantu?"


"Kami ingin membuka sebuah toko makanan di kota ini, dan kami ingin berdiskusi dengan guild master disini tentang bagai mana konsep dari toko kami," Ucap Ryouta pada resepsionis itu.


"Jadi kalian ingin membuka toko makanan ya, baiklah, tolong tunggu sebentar, saya akan memanggil guild master."


Setelah beberapa menit menunggu, seorang laki-laki yang kira-kira berumur 40 an tahun datang menemui mereka lalu bertanya,


"Jadi kalian ingin membuka sebuah toko ya?"


"Benar, kami ingin membuka sebuah toko makanan, dan kami juga ingin guild pedagang membantu kami agar dapat membuka toko makanan di kota ini."


"Begitu ya, baiklah jika kalian ingin membuka sebuah toko makanan, kalian harus memenuhi persyaratan guild pedagang terlebih dahulu yaitu, setiap penghasilan yang kalian dapat selama sebulan, akan di kenakan pajak 20%, dan juga kalian harus memiliki setidaknya empat sampai lima orang karyawan."


"Kalau soal itu kami bisa memenuhi persyaratannya, tapi masalahnya adalah kami tidak punya bangunan yang bisa di gunakan untuk mendirikan sebuah toko," Ucap Ryouta pada guild master.


"Jika masalah itu, kami bisa menyediakannya, tergantung seperti apa bangunan toko yang kalian inginkan."


"Kami ingin bangunan yang memiliki dapur yang cukup luas, dan juga bisa menampung banyak orang."


"Sepertinya kami mempunyai bangunan yang cocok seperti yang kalian inginkan, bangunan itu terletak di bagian sebelah timur kota ini, dan jaraknya tidak jauh dari kedai-kedai pedagang yang menjual bahan makanan."


"Baiklah kami ambil yang itu, dan oh iya berapa biaya yang di perlukan untuk membeli bangunan itu?"


"Soal biaya, kami mengenakan biaya 30 ribu koin emas, tapi kami tidak bisa memperbaiki tempat yang rusak dengan cepat, makanya kami memberikan biaya yang cukup murah."


"Jika masalah perbaikan, kami bisa melakukannya, dan juga kami sudah punya rencana untuk menambah beberapa karyawan lagi, oh iya ini biaya 30 ribu koin emas untuk bangunan toko yang kami beli," Ucap Ryouta menyerahkan satu kantong kecil berisi 30 ribu koin emas.


"Baiklah, kalau begitu, kami akan siapkan pengesahan izin untuk pembukaan toko di kota ini," Ucap guild master yang mulai memproses pengesahan izin untuk tokonya Ryouta.


************************************


Beberapa hari setelah kunjungan mereka ke guild pedagang, akhirnya izin untuk pembukaan toko pun di serahkan kepada Ryouta, dan di hari itu juga, dirinya dan Rui mulai menuju ke lokasi toko baru mereka. Setelah sampai di lokasi toko, mereka pun mulai masuk ke dalam dan mulai memperbaiki beberapa bagian dari toko itu selama dua hari, dan setelah toko itu selesai di perbaiki, Ryouta pun berkata,


"Baiklah, sepertinya ini sudah selesai, toko makanan Archenia Rui."


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2