Living In Another World With Cheat

Living In Another World With Cheat
Chapter 14 Black Nightmare Bow Part 2


__ADS_3

"Ahh... Jika itu yang kau mau, maka akan aku tunjukan semua kepada mu," ucapnya lalu mengambil salah satu sisik dan tanduk Behemoth yang berhasil di potong olehnya.


"Material di konfirmasi, apakah anda ingin mengevolusikan senjata anda?"


"Ahh... Tentu saja,"


Skill: Gluttony di aktifkan


Material yang di butuhkan untuk Evolusi: Behemoth Horn, Behemoth Scale , Crystal Ice Bow.


Memulai proses evolusi, evolusi selesai, senjata bentuk ke tiga Black Nightmare Bow.


Black Nightmare Bow


Status:


Atk: 980.000 / Rage Shoot: Infinity


Energy Charge


Skill:


Black Shoot


Nightmare Destruction


Final Arrow


Energy Blast


Exploding Arrow


Ability:


Multi target lock


Energy Arrow


Energy Destruction


Dark Element + fire element


Speed Shoot


High Reload Speed

__ADS_1


Element Combine


"Jadi inilah bentuk ke tiga senjata ku, baiklah mari kita coba kekuatannya," ucap Ryouta sambil menarik busur panahnya lalu mulai menembakan salah satu anak panah kearah Behemoth.


Behemoth yang melihat anak panah itu pun mulai menutup dirinya dengan kedua sayapnya lalu berkata,


"Berapa kali pun kau mencoba menembak ku menggunakan anak panah itu, hasilnya akan sama seperti sebelumnya."


"Kau cukup percaya diri ya, tapi kau terlalu meremehkan anak panah itu," ucap Ryouta pada Behemoth.


Setelah berkata seperti itu, anak panah yang di tembakan tadi melesat dengan kecepatan tinggi kearah Behemoth, dan dengan cepat menembus kedua sayap milik Behemoth lalu meledak saat mengenai tubuhnya. Kumpulan asap pun mulai mengelilingi dirinya, lalu saat kumpulan asap itu menghilang dirinya pun berkata,


"Tidak ku sangka, anak panah kecil itu berhasil melukai diri ku, dan menghancurkan kedua sayap ku, dan sudah lama aku tidak merasakan rasa sakit seperti ini, Ryouta kau benar-benar lawan yang sesuai untuk ku, ayo tujukan lagi kekuatan mu kepada ku, buat aku senang sampai tidak bisa melupakan pertarungan ini sampai akhir hidup ku," ucap Behemoth yang mulai meraung keras untuk meningkatkan kekuatannya.


"Baiklah jika itu mau mu, akan ku kabulkan itu, Dragon Chain, rantai besi pun muncul dari dalam tanah  lalu mulai mengikat kedua tangan dan kaki Behemoth dengan kuat.


Meskipun diikat dengan rantai yang kuat, Behemoth menghancurkan rantai sihir milik Ryouta lalu mulai melesat ke arahnya untuk menyerang.


"Sekarang adalah giliran ku Disaster Claw."


"Tidak akan semudah itu Behemoth, Gregorius Shield." Karena efek dari Gregorius Shield serangan Behemoth di tiadakan.


Karena serangannya di tiadakan, dirinya pun mulai mundur beberapa langkah dari Ryouta lalu mulai mengumpulkan semua energi kedalam tubuhnya lalu menembak semuanya sekaligus kearah Ryouta.


"Inilah yang aku tunggu dari mu Behemoth, kali ini akan ku selesaikan semua dalam serangan ini, bentuk ke dua Black Scythe of Abyss, Cancel Cut, Dimensional Cross Edge."


Saat Berevolusi, sayap Behemoth mulai kembali lagi dan juga tanduknya yang telah di potong muncul kembali, lalu di sekitar bagian tengah dadanya terdapat corak merah dari kristal yang ada di dalam dadanya. Setelah berevolusi, Behemoth pun terbang ke atas lalu berkata kepada Ryouta,


"Kau berhasil membuat ku terluka parah, tetapi karena hal itu aku mendapatkan evolusi ini, sekarang Ryouta serang lah aku dengan semua kekuatan mu, dan buat aku berevolusi menjadi lebih kuat lagi."


"Jika itu mau mu, maka akan ku kabulkan itu, Energy Charge, Energy Shoot." Ryouta menembakan semua energi yang di kumpulkan di panahnya dengan kekuatan penuh ke arah Behemoth.


"Bagus-bagus, berikan aku energi itu lebih banyak lagi."


"Baiklah jika kau mau lebih banyak, maka akan aku berikan kepada mu."


"Semua energi ini terasa sangat enak, aku bisa menyerap semuanya, lagi dan lagi, aku mulai merasakan aku akan mencapai bentuk terkuat bahkan melebihi seorang Dewa."


Melihat Ryouta yang terus menerus meningkatkan energi tembakannya ke arah Behemoth yang selalu menyerapnya, Fricilla pun berteriak dari luar pembatas dimensi yang di buat oleh Behemoth sambil berkata,


"Ryouta, hentikan itu, kau akan memberinya energi yang dia inginkan untuk berevolusi, hentikan serangan mu sekarang!"


Karena Fricilla yang berteriak seakan khawatir jika Behemoth akan bertambah kuat, Rui pun berkata kepadanya,


"Tolong percayalah kepada onii-chan, dia itu selalu punya cara yang tak terduga untuk mengalahkan musuh yang hampir menyamai Dewa."

__ADS_1


"Tapi... Jika seperti ini, Behemoth akan semakin kuat," ucap Fricilla yang semakin khawatir.


"Fricilla, percayalah pada Ryouta, di bukanlah orang yang melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang, aku percaya dia mempunyai ide untuk mengalahkan Behemoth," ucap Chisaki memintanya untuk percaya pada Ryouta.


Setelah mendengar perkataan dari Chisaki dan Rui, Fricilla pun mulai kembali tenang lalu kembali melihat pertarungan Ryouta dan Behemoth.


Saat begitu banyak energi yang di terima oleh Behemoth, kristal yang ada di dadanya pun mulai retak dan hampir hancur karena tidak bisa menampung energi yang begitu banyak dari Ryouta.


"Begitu banyak energi, aku tidak bisa menampungnya lagi, aku harus... pergi... dari... sini..."


"Maaf Behemoth, aku tidak akan membiarkan mu pergi begitu saja dari sini, karena aku masih punya banyak energi untuk kau serap," ucap Ryouta meningkatkan tembakan energinya sampai batas maksimal.


Saat banyak energi yang di tembakan, Behemoth pun mulai terdorong ke atas penghalang yang dia buat, dan karena tekanan energi itu, penghalang milik Behemoth retak lalu hancur seketika. Ketika penghalang itu hancur tembakan energi itu mendorong Behemoth ke udara melewati awan-awan, lalu saat energi itu berhenti, Ryouta pun berkata,


"Ini yang terkahir, Final Nightmare Destruction Arrow." Anak panah berwarna hitam gelap diiringi energi seperti petir berwarna merah pun di tembakan ke arah Behemoth yang berada di atas langit.


Setelah anak panah itu di luncurkan, kristal yang ada di dada Behemoth pun hancur seketika bersama dengan tubuh Behemoth. Ketika tumbuh Behemoth hancur tanpa sisa, salju pun mulai turun perlahan-lahan dari langit, lalu Ryouta pun berkata sambil menatap ke arah langit,


"Pertarungan ini telah selesai."


Saat pertarungan selesai, Rui pun datang bersama yang lainya untuk menemui Ryouta. Setelah Rui dan yang lainya menemui Ryouta, beberapa penduduk kota pun berdatangan lalu mulai mengakat dan melambungkan Ryouta ke udara seperti seorang pahlawan diiringi sorak sorai para warga kepadanya.


"Setelah mereka bersorak sorai, Fricilla pun menatap kearah Ryouta sambil berkata, dia benar-benar orang yang suka memberi kejutan."


************************************


Setelah semua sorak sorai berlalu, malam harinya salju di mulai turun dengan lebatnya hingga membuat jalanan kota dan semua atap rumah warga kota ikut tertutup salju putih. Sementara itu di dalam istana kerajaan Deltras, Raja Deltras pun berkata kepada Ryouta,


"Ryouta terimakasih telah menyelamatkan kerajaan ini dari kehancuran yang di sebabkan oleh Behemoth, dan sebagai tanda terimakasih ku, aku menganugerahkan mu gelar bangsawan Duke, dan sebuah rumah bangsawan."


"Terimakasih atas anugerahnya yang mulia, tapi aku punya permintaan lain," ucap Ryouta sambil menundukkan kepalanya menghormat kepada Raja Deltras.


"Katakan apa permintaan mu? Apakah kau ingin menikahi putri ku?"


"Terimakasih tawarnya yang mulai tapi permintaan ku adalah, aku tidak menginginkan gelar bangsawan, tetapi aku ingin menerima rumah bangsawan itu sebagai tempat tinggal sementara, lalu aku juga ingin tetap menjadi seorang petualang, aku juga tidak bisa menerima tawaran anda untuk menikahi Tuan Putri Lilia, karena aku belum mencintainya, aku tidak akan menikahi gadis yang tidak ku cintai, lagi pula, Tuan Putri Lilia belum mengenal diri ku, bagaimana mungkin kami menikah jika kami belum saling mengenal," ucap Ryouta pada Raja Deltras.


Mendengar perkataan itu, Raja Deltras pun berkata kepada Ryouta,


"Baru kali ini aku mendengar ada yang menolak tawaran untuk menikahi putri ku, dengan alasan yang terdengar seperti ucapan seorang laki-laki sejati, sebenarnya jika kau seorang bangsawan, kau bisa memiliki lebih dari satu istri, dan aku merasakan jika semisal kan putri ku menikah dengan mu, biarpun dia menjadi istri pertama ataupun yang kedua atau ketiga dia pasti akan tetap bahagia jika menikah dengan orang seperti mu," ucap Raja Deltras kepada Ryouta.


Setelah berkata seperti itu Raja Deltras pun mengabulkan permintaan dari Ryouta, lalu setelah permintaan di kabulkan, Raja Deltras pun mulai berkata kepada semua prajuritnya,


"Semuanya, pergilah ke seluruh kota dan sampaikan berita tetang pesta perayaan kemenangan kita kepada semua orang dan sampaikan juga kepada mereka bahwa Malam Suci Seribu Bintang telah di mulai."


Setelah berkata seperti itu, semua prajurit kerajaan Deltras pun mulai pergi ke semua penjuru kota sambil memberitahukan kepada semua orang tentang pesta kemenangan dan Malam Suci Seribu Bintang telah di mulai.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2