Living In Another World With Cheat

Living In Another World With Cheat
Chapter 16 Hutan Peri Part 2


__ADS_3

"Terimakasih atas tawarannya, aku tidak sabar untuk menunggu waktu itu tiba, dimana aku bisa mencoba beberapa hal baru selain terus berada di istana."


************************************************


Setelah sarapan selesai, Asami bersama Ryouta dan Rui pun bersama-sama pergi menuju istana, untuk mendengarkan apa yang akan di katakan Yang Mulia Raja Deltras. Sesampainya di istana, terlihat seorang laki-laki tua dari ras high Elf yang memegang sebuah tongkat sihir sedang berbicara pada raja Deltras. Ketika sedang berbincang, tiba-tiba dia pun menjatuhkan tongkatnya setelah melihat Ryouta, dan dengan nafas terengah-engah dirinya berkata,


"Kekuatan yang begitu luar biasa, sampai-sampai aku tidak bisa berkata apa-apa lagi karena merasakan kekuatan itu, anak mudah, beritahukan kepada ku siapa namamu."


"Maksudmu aku atau adik ku?" Tanya Ryouta yang kebingungan.


"Yang aku maksud adalah kau," ucap kakek high Elf itu sambil menunjuk ke arahnya.


"Aku Ryouta Kazuya, petualang Rank A, senang bertemu dengan mu kakek."


"Oi Ryouta apa-apaan kau itu, itu tidak sopan jika kau memanggil Great Sage dengan sebutan kakek, jika dia marah istana ini bisa hancur dan terlebih lagi tidak ada yang bisa menandinginya," ucap Fricilla menangapi perkataan Ryouta.


"Hahaha, nona Fricilla, ucapan mu memang benar, tapi itu dulu, sekarang ada yang lebih kuat dari ku, kekuatannya bisa menghancurkan negara ini dalam sekejap."


************************************


Setelah membahas soal kekuatan, akhirnya mereka pun mulai berbicara serius tentang apa yang akan mereka dengar kali ini.


"Baiklah, sebelum kita masuk ke inti masalah, aku akan memperkenalkan diri, namaku adalah Orius Carde, Heat Sage legendaris, aku datang kemari karena ada sesuatu yang mengancam hutan peri yang aku lindungi."

__ADS_1


"Karena kedatangan Great Sage kemari, aku mulai memanggil kalian untuk datang ke istana ini."


Setelah Raja Deltras mengatakan hal itu, Great Sage pun mulai kembali berkata kepada mereka,


"Baiklah, aku akan langsung ke inti masalahnya, sebagian besar hutan peri saat ini sedang terhalang oleh sebuah rantai sihir yang aneh, saat aku mencoba untuk memotongnya, rantai itu awalnya memang terpotong, tetapi setelah di potong rantai itu kembali lagi."


"Karena itulah, aku memanggil kalian kemarin, karena aku berkata kepada Great Sage, bahwa Ryouta adalah seorang yang sudah mengalahkan Behemoth, dan kemungkinan besar, kau bisa membantu Great Sage dengan masalah ini," ucap Raja Deltras kepada Ryouta.


"Baiklah, sepertinya aku bisa membantu Great Sage, tetapi apa yang akan ku dapatkan jika aku selesai membantunya?"


"Aku akan menawarkan mu imbalan yang sangat spesial yaitu, buku sihir yang berisi semua jenis sihir yang aku tulis, lalu aku juga akan memberikan mu kristal peri yang hanya bisa di dapatkan di hutan peri, bagai mana?"


"Tawaran yang cukup adil, baiklah kita sepakat."


************************************


Setelah kristal itu di potong, mereka pun mulai melanjutkan perjalanannya masuk ke dalam hutan peri. Sesampainya mereka di hutan, mereka pun terkejut karena melihat banyak sekali kristal hitam bermunculan dari tanah dan merusak rumah para peri. Melihat hal itu Great Sage pun berkata,


"Sepertinya ini adalah masalah yang lebih serius dari yang kita duga, dan kemungkinan besar, ada monster yang mengendalikan kristal-kristal ini, sebaiknya kita bergegas menuju bagian terdalam hutan ini, mungkin di sana kita bisa menemukan petunjuk tentang monster yang mengendalikan kristal-kristal ini."


Setelah mendengar perkataan Great Sage, Ryouta dan yang lainya pun mulai bergegas untuk pergi ke bagian terdalam hutan peri. Beberapa menit berlalu, kini mereka pun tiba di sebuah bunga mawar raksasa yang sekelilingnya di lilit oleh rantai sihir berwarna hitam gelap dan beberapa kristal hitam gelap juga mengelilingi bunga mawar raksasa itu.


Saat akan mendekat, tiba-tiba seekor golem kristal bersama para monster kristal lainya ikut bermunculan dan mengepung Ryouta dan yang lainya.

__ADS_1


"Sepertinya kita sudah masuk ke dalam perangkap mereka, jika seperti ini maka kita tidak punya pilihan lain selain bertarung," ucap Fricilla yang mulai bersiap bertarung.


"Kalian semua tidak perlu membuang tenaga kalian disini, karena aku akan membereskan semua ini dengan cepat, keluarlah familiar ku, Red Minotaur." Lingkaran sihir merah pun muncul di tanah, dan dari lingkaran sihir itu, Red Minotaur pun muncul lalu meraung dengan keras.


Setelah Red Minotaur muncul dan meraung, Ryouta pun mulai berkata kepadanya,


"Red, aku perintahkan kepada mu untuk menghancurkan semua monster yang menghalangi jalan ku sampai semuanya lenyap."


"Sesuai permintaan mu master, akan ku hancurkan mereka yang menghalangi jalan mu." Red mulai meraung lalu mengangkat kapaknya lalu mulai menghancurkan semua monster yang menghalangi jalan Ryouta termasuk semua kristal hitam yang ada di sekitarnya.


Setelah semua monster dan kristal hitam itu di hancurkan oleh Red, Rui pun memanfaatkan hal itu untuk menghancurkan beberapa rantai yang mengikat bunga mawar raksasa itu. Setelah serangan pertama dari Rui, Ryouta bersama Red pun mulai menghancurkan kristal dan juga rantai hitam itu. Saat rantai hitam itu hancur, bunga mawar raksasa itu pun mulai mengugurkan kelopaknya kaki saat kelopak terakhir jatuh ke tanah, terlihat seorang peri kecil tertidur dalam sebuah bola kristal putih.


Karena penasaran Ryouta pun mengunakan bahu Red sebagai pijakan untuk melompat dan mengambil kristal itu. Setelah kristal itu di ambil, tangkai mawar itu pun mulai tumbang lalu kayu seketika. Saat kristal itu ada di tangan Ryouta, Great Sage pun berkata kepadanya,


"Sepertinya peri ini telah menunggu kedatangan mu, Ryouta tolong buatlah kontrak dengan peri itu, dengan kristal ini, dan berikanlah dia nama," ucap Great Sage kepadanya.


Mendengar perkataan dari Great Sage, dirinya pun mulai melakukan kontrak dengan peri itu. Setelah kontrak berhasil terjalin, kristal itu pun pecah lalu terlihat di tangan Ryouta seorang peri berambut biru Twintail ya mengenakan gaun putih serta sayap bening mulai bangun dari tidurnya sambil kebingungan menatap sekitar. Saat peri masih kebingungan, Ryouta pun mulai berkata kepada peri itu,


"Mulai sekarang nama mu adalah Nemea, kau adalah peri yang menjalin kontak dengan ku, untuk kedepannya tolong kerjasamanya Nemea."


"Terimakasih telah memilih ku untuk menjadi peri mu, aku Nemea akan mengabdi semua hidup ku kepada master," ucap Nemea mulai terbang di samping Ryouta.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2