
Setelah Fricilla memindahkan serangan Behemoth, dirinya pun mulai mengunakan sihir miliknya untuk menciptakan dimensi sihir yang kuat untuk menahan dan menekan kekuatan Behemoth.
Beberapa menit kemudian, dimensi sihir berwarna hitam pun tercipta dari kekuatan sihir Fricilla, lalu dalam dimensi itu dia berkata,
"Dimensi sihir ini mampu menyerap semua kekuatan dan menekannya sampai batas terkecil bagi Behemoth, jadi disini kita bisa bertarung sepuasnya melawan Behemoth."
"Yosh baiklah, ayo kita beraksi," ucap Ryouta pada Fricilla.
Saat mengatakan hal itu tiba-tiba, Chisaki, Victoria, dan Erina mengatakan kepadanya,
"Ryouta, kau tidak perlu bertarung melawan Naga itu, dia terlalu kuat untuk di hadapi oleh mu."
"Benar, aku tidak ingin hal yang sama seperti waktu itu terjadi lagi kepada mu, maka dari itu, serahkan ini kepada kami mengerti," Erina pada Ryouta.
"Baiklah, jika begitu, aku serahkan pada kalian," ucapnya menuruti perintah dari Erina dan yang lainya untuk tidak ikut bertarung.
"Karena kita sudah meminta Ryouta untuk tidak ikut bertarung, kita harus menunjukan kemampuan kita agar bisa melindungi mereka yang tidak ikut bertarung," ucap Victoria sambil melihat ke arah Erina dan yang lainya.
"Ahh... Kurasa itu adalah cara terbaik untuk menghindari jatuhnya korban," ucap Chisaki menarik Rapiernya untuk memimpin pertempuran mereka.
"Semuanya ayo buktikan kemampuan kita padanya, dan untuk mengakhiri pertarungan ini sekali untuk selama-lamanya, Realis Athena."
"Mari lakukan yang terbaik leader, Realis Artemis."
"Kalian berdua cukup bersemangat dan selalu optimis, tapi itulah yang aku suka dari kalian, Realis Minerva."
"Semua orang cukup semangat dengan hal ini, baiklah aku juga akan ikut bersemangat, Realis Nemessi."
"Semuanya, sekarang waktunya untuk mengalahkan Behemoth sekali dan untuk selamanya," ucap Fricilla kepada Chisaki dan yang lainya.
"Ahh... Kau benar, ayo kita kalahkan dia untuk selamanya."
"Semuanya atur formasi serangan pertahanan empat arah," ucap Fricilla memberikan komando kepada yang lainya.
Setelah mendengar komando dari Fricilla, mereka pun mulai mengatur formasi serangan pertahan empat arah dengan Fricilla sebagai pusat komando pertahanan, sementara Chisaki, Erina, dan Victoria menjadi penyerang.
Serangan pun di lancarkan oleh tiga orang, secara bergantian, sambil terus bertahan disaat bersamaan. Karena serangan yang terus di lancarkan, Behemoth pun mulai mengamuk lalu mengibaskan ekornya untuk menghancurkan pertahanan Fricilla dan yang lainya, sambil menyerap energi sihir disekitarnya.
Meskipun dengan kibasan ekornya yang kuat, pertahanan mereka masih belum bisa di hancurkan, dan serangan pun kembali di lakukan secara bergantian.
************************************
Sekitar tiga jam berlalu, Behemoth masih belum bisa menembus pertahan milik Fricilla, sementara dirinya terus terkena serangan dari Chisaki dan yang lainya. Setelah menerima banyak serangan dari Chisaki dan yang lainya, kristal hitam yang ada di tubuhnya pun mulai bercahaya lalu perlahan-lahan sisik di tubuhnya mulai retak, lalu setelah sisik itu hancur, Behemoth pun kembali berevolusi menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Karena dirinya telah berevolusi, dia pun mulai mempelajari pola serangan dari Chisaki dan yang lainya, lalu dengan mudah menangkis dan mengacaukan ritme serangan mereka.
"Fricilla, ini gawat, Behemoth sepertinya mulai berkembang daei sebelumnya, dan sepertinya dia akan selalu mempelajari semua serangan yang kita lakukan," ucap Victoria sambil berusaha menahan serangan Behemoth.
Karena Behemoth telah mempelajari pola serangan mereka, Fricilla pun berkata kepada yang lainya,
"Semuanya, kita harus mengunakan formasi Empat Penghancur," ucapnya kepada yang lainya.
"Apa kau yakin, formasi itu belum sempurna, jika gagal, kita akan dalam masalah besar," ucap Chisaki kepada Fricilla.
"Kita tidak punya pilihan lain selain melakukanya."
"Baiklah, jika itu keputusan mu, maka ayo kita lakukan itu, Athena, War Aura." Cahaya merah menyelimuti seluruh tubuh Chisaki dan yang lainya, dan karena skill itu semua kekuatan serangan mereka meningkat menjadi lima kali lipat.
"Minerva, Magic Protection, Light of Goddess." Dengan gabungan dari Magic Protection dan Light of Goddess maka pertahan terhadap serangan magic dan fisik akan di tiadakan.
"Artemis, Automatic Protective Energy Shot." Semua pistol yang melayang di sekeliling Erina mulai berkumpul dan membentuk lingkaran energi di sekitar Erina dan yang lainya dan sebagian pistol lainya melayang di udara bersiap untuk menembak.
__ADS_1
"Nemessis, Holy Judgement."
"Skill gabungan, Empat Penghancur," ucap Fricilla melepaskan semua kekuatan dan serangan dari semua skill yang mereka gunakan untuk menghancurkan Behemoth.
Saat skill kuat itu di lepaskan tepat mengenai Behemoth, asap tebal pun menyelimuti tempat Behemoth berdiri tadi. Melihat hal itu, Fricilla pun berkata kepada yang lainya,
"Kita... Menang... Behemoth telah lenyap untuk selamanya," ucapnya dengan nafas terengah-engah.
Beberapa detik kemudian saat mengira bahwa Behemoth telah dikalahkan, tiba-tiba sebuah tangan besar dengan cakar muncul dari balik asap lalu mengambil salah satu buku yang melayang di sekitar Fricilla lalu menariknya kedalam asap itu. Setelah asap itu hilang, terlihat Behemoth masih hidup dan salah satu tangannya memegang buku yang dia ambil dari Fricilia lalu memakannya.
Setelah memakan buku itu, Behemoth pun kembali berevolusi, kali ini evolusinya telah mencapai kesempurnaan tahap terakhir, dan saat setelah berevolusi, Behemoth pun mulai berkata,
"Akhirnya, aku menemukan apa yang ku inginkan selama ini, yaitu pengetahuan tetang segala hal, dan juga bahasa manusia, sekarang izinkan aku untuk menguji kekuatan ku ini kepada kalian, Dimensional Eater," Behemoth pun mulai memakan dimensi sihir yang di buat oleh Fricilla untuk menghancurkannya.
Fricilla dan yang lainya berusaha menahan Behemoth agar dirinya tidak menghancurkan dimensi sihir buatan Fricilla, tetapi usaha mereka menjadi sia-sia karena dimensi sihir dan mana dari Fricilla telah diserap oleh Behemoth.
Setelah memakan dan menghancurkan dimensi sihir itu, dirinya pun mulai berhenti lalu mulai menyerap semua energi sihir yang ada di ibukota kerajaan Deltras. Sementara itu, Fricilla dan yang lainya masih berusaha menghentikan Behemoth pun kini sudah tidak sanggup lagi untuk menahannya. Selagi Behemoth mengumpulkan energinya, sekitar 5000 pasukan Undead pun muncul untuk menyerang ibukota kerajaan Deltras.
"Gawat, ibukota dalam bahaya, kita harus segera melindungi ibukota," ucap Fricilla yang berusaha bangkit untuk melindungi ibukota.
Melihat Fricilla dan yang lainya yang berusaha bangkit dan melindungi ibukota, Ryouta pun datang menghampirinya Fricilla lalu berkata kepada,
"Istirahatlah, mulai dari sini biar aku yang akan mengurus mereka."
"Tapi Ryouta, mereka terlalu banyak, kau tidak akan mungkin bisa menang melawan mereka," ucap Fricilla padanya.
Karena Fricilla yang berusaha untuk mencegah Ryouta menghadapi 5000 pasukan skeleton sendirian, Rui pun berkata kepadanya,
"Nona Fricilla, tolong percayalah pada onii-chan, karena aku yakin dia bisa menghabisi 5000 pasukan Undead sendirian."
Setelah Rui berkata seperti itu, Ryouta pun mulai maju menghadapi 5000 Pasukan Undead sendirian. Setelah tiba di hadapan pasukan Undead itu, Ryouta pun mulai berkata,
************************************
Setelah Ryouta berdiri di hadapan 5000 pasukan Undead, dirinya pun mulai melesat dengan cepat lalu mulai memotong sebagian pasukan Undead dengan Scythenya. Beberapa jam berlalu, jumlah pasukan Undead yang tadinya 5000 kini berkurang sehingga tersisa 1500 pasukan saja. Saat hanya tersisa 1500 pasukan saja, Ryouta pun mulai mundur sekitar tiga langkah lalu mulai merapatkan mantra,
"Dalam dingin aku memanggil mu, dalam kehampaan kau mewujudkan diri mu, bekukan dan tidurkan lah semua dalam kegelapan dan es abadi, Yami no Shirayuki." Seketika itu juga sekitar 1500 pasukan Undead mulai membeku lalu hancur seketika.
Ketika pasukan Undead telah hancur, Behemoth pun mulai melepaskan energi yang diserapnya kearah Ryouta untuk melenyapkannya bersama dengan ibukota. Melihat serangan Behemoth, dirinya pun tersenyum kecil lalu berkata,
"Sepertinya sudah waktunya menguji kekuatan perisai ini, serap semua serangan itu Gregorius Shield." Gregorius Shield milik Ryouta pun mulai menyerap semua serangan itu kedalam kristal yang ada di tengah perisainya dan menyelamatkan ibukota dari kehancuran.
Melihat hal itu Behemoth pun berkata kepada Ryouta,
"Kau adalah manusia pertama yang berhasil menangkis serangan ku, beritahu aku siapa nama mu?"
"Ryouta, Ryouta Kazuya petualang Rank A, senang bertemu dengan mu Behemoth," ucapnya memperkenalkan dirinya kepada Behemoth.
Ryouta, aku akan mengingat nama itu, sudah lama semenjak beribu-ribu tahun yang lalu ada seseorang yang mampu menahan serangan ku, maka dari itu, Ryouta tunjukan kepada ku kekuatan mu."
"Baiklah jika itu yang kau mau, maka aku akan bertarung dengan mu, tetapi dengan satu syarat," ucapnya kepada Behemoth.
"Katakan apa syarat mu, maka aka ku kabulkan itu."
"Aku ingin semua orang dan juga kota ini tidak terlibat dalam pertarungan kita, apa kau setuju?"
"Jika itu syaratnya maka akan ku kabulkan, Dimensional Barrier, degan begini kota dan semua orang yang ada di dalamnya tidak akan terkena dampak dari serangan kita."
"Ahh... Terimakasih telah menyetujui syarat ku, sekarang aku bisa bertanggung tanpa menahan diri lagi."
__ADS_1
"Bagus, perlihatkan semua kekuatan mu kepada ku, buat aku merasakan ketegangan dari pertarungan ini," ucap Behemoth kepada Ryouta lalu mulai meraung keras kearahnya.
Behemoth Perfect Mod
LV: Unknow
Hp: 120.000.000 / Atk: 116.000.000
Ability:
-Instan Dead Immune
-Nightmare Aura
Skill:
-Energy Charge
-Energy Blast
-Disaster Claw
-Dark Energy Punch
-Night Breaker
-Dark Decide
"Sepertinya ini akan jadi pertarungan yang menarik, baiklah ayo kita mulai pertarungan ini, Dark Bullet." Ryouta memunculkan beberapa bola hitam lalu menembaknya ke arah Behemoth.
"Kau pikir bola-bola kecil itu dapat melukai ku, maka kau terlalu naif." Behemoth mengibaskan ekornya lalu memantulkan Dark Bullet milik Ryouta.
"Tidak, itu hanyalah sebuah pengalihan, aku baru saja akan memulai serangan ku, Dimensional Cut."
Karena serangan miliknya berhasil, Behemoth pun berkata kepadanya,
"Kau cukup hebat juga bisa melukai diri ku, tapi itu belum cukup untuk mengalahkan ku, Disaster Claw."
Behemoth dengan Disaster Claw miliknya membuat Ryouta terpental ke udara. Saat dirinya terpental ke udara, Behemoth mulai mengisi energinya, dan dengan cepat menembaknya ke arah Ryouta.
Melihat tembakan energi dari Behemoth, dirinya pun menganti Scythe miliknya dengan Gregorius Shield lalu meniadakan serangan yang di arahkan kepadanya.
"Wow, serangan itu hampir saja mengenai ku, tetapi itu belum cukup untuk mengalahkan ku, Dark Cresent Shot." Anak panah berwarna hitam gelap mulai di tembakan dari panah Ryouta anak panah itu mulai melesat menuju ke arah Behemoth dengan sangat cepat.
"Kemampuan yang luar biasa, tapi aku baru saja mulai pemanasan, Dark Energy Punch."
Setelah Behemoth mengeluarkan Dark Energy Punch, dirinya pun menepis serangan panah milik Ryouta lalu mulai menyerang balik dengan hempasan ekornya. Setelah Ryouta terpental, debu tebal masih mengelilingi tempat dirinya terjatuh, tetapi beberapa menit kemudian dia pun muncul dari balik debu tebal itu sambil berkata,
"Serangan mu cukup hebat juga ya Behemoth, tapi aku rasa sudah cukup untuk bermain-main, waktunya bertarung dengan serius."
"Jadi kau mengetahui bahwa serangan tadi cuma untuk bermain-main, baiklah mari kita mulai serius dalam bertarung," ucap Behemoth kepadanya.
************************************
Setelah saling beradu serangan, akhirnya Ryouta pun berhasil memotong salah satu tanduk milik Behemoth dan juga berhasil menghancurkan pertahan yang kuat dari sisiknya. Melihat hal itu Behemoth pun berkata,
"Akhirnya, setelah beribu-ribu tahun bertarung melawan orang-orang yang kuat, hanya ada satu orang yang berhasil menggores tubuhku bahkan bisa menghancurkan sisik ku dan memotong salah satu tanduk ku, aku sudah lama menantikan ini, Ryouta, hibur aku lebih banyak lagi, tunjukan semua potensi dan kekuatan mu kepadaku."
"Ahh... Jika itu yang kau mau, maka akan aku tunjukan semua kepada mu."
__ADS_1