
sheila pov
Melihat kelakuan Reyhan aku tak terima masakan kami dihina seperti itu. aku merasa ada yang sengaja mencampur masakan kami dengan garam dan cabai.
" Biasa aja dong lo gak usah sampe ngebuang makanan kayak gitu, kalau kalian semua tidak mau makan gak usah tapi jangan seperti ini" bentakku
"Pelankan suaramu... apa lo bilang? biasa aja, apa menurut lo s telah kekacauan yang kalian buat kami bisa biasa aja?" bentak reyhan
"jangan membentak kami, kami gak suka dibentak yah" ucap melda
"Kalian harus dihukum karena sudah berusaha membunuh kami semua disini" ucap Ziko
"apa maksudmu? kami gak pernah berniat membunuh kalian" ucapku dengan sedikit membentak karena tak terima dituduh seperti itu
"sudah ku bilang pelankan suaramu cewek manja, kalian udah salah bukannya minta maaf tapi malah ngelawan kami.. ikut kami kalian harus dihukum, zik,kev, seret mereka bertiga kebelakang" ucap reyhan sambil mencengkeram tangan sheila dan menariknya kasar
aaaoooo sakiiittt, ringis mereka bertiga
karena sakit yang mereka dirasakan dipergelangan tangannya.
"Lepasin mereka" teriak Angga, langkah kaki mereka pun terhenti
__ADS_1
Angga yang tiba-tiba muncul karena memang tadi pas sarapan dia dan teman-temannya tidak sarapan bersama karena ada hal penting yang mereka kerjakan
sangat geram melihat sheila diperlakukan seperti itu.
"kalian sangat kasar dengan perempuan, apa gak bisa dibicarakan baik-baik" tanya angga
"ini bukan urusan lo" jawab ziko
"jelas ini urusan gue bro, kalian sangat kasar dengan sheila dan sahabatnya
"urusan lo dimana, kami kasar bukan sama lo.. tapi dengan mereka bertiga" jawab reyhan
"urusan sheila, urusan gue juga" bentak angga
"karena sheila pacarnya Angga" ucap Leo tiba-tiba
haaahhhh
semua merasa kaget mendengarnya termasuk sheila dan teman-temannya,
sejak kapan gue jadi pacarnya kak angga. batinku
__ADS_1
Kak angga tiba-tiba maju mendekatiku, melepaskan cengkeraman kak Reyhan dan mengelus tanganku yang kelihatan memerah
"Apa ini sangat sakit?" tanyanya lembut, yang hanya kubalas dengan anggukan.
"ikut gue, biar diobatin" ucapnya lagi, akupun mengikutinya,sedangkan kulihat teman-teman kak angga juga mengajak sahabat-sahabatku mengikuti kami.
kulihat Kak reyhan mengepalkan tangannya dan rahangnya mengeras, aku tak tau apa yang sedang dia fikirkan tiba-tiba langkahku terhenti saat kak rey memegang tanganku, aku berbalik menatapnya
"Gue gak nyangka selain lo cewek manja yang gak bisa ngapa-ngapain, bisanya cuma buat onar ternyata lo juga murahan, baru kemarin kenal langsung jadian dasar murahan" ucap Reyhan sambil menekankan kata murahan.
tiba-tiba buuuughh sebuah pukulan melayang tepat dipipi kak reyhan dan kulihat ternyata kak angga yang memukulnya
buggghh kak rey membalas pukulan kak angga, dasarr ********* teriak ka angga. buughh bughhh***. terjadi perkelahian diantaea mereka kulihat teman-teman kak rey dan kak Angga juga ikut-ikutan berkelahi.
"Sttooooooppppp,," teriaku aku udah muak melihat mereka berantem, kulihat mereka pun berhenti dan kupandangi mereka satu-satu terlihat luka memar diwajah mereka.
ku beranikan diriku melangkah kedepan kak reyhan dengan emosi yang sudah memuncak
"Tadi lo bilang gue cewek manja, bisanya buat onar dan cewek murahan" aku tersenyum miris
"apa yang lo tau dari gue? kita gak sedekat itu REYHAN PUTRA WIJAYA sampai-sampai lo bisa Menilai gue seperti itu, lagian apa salahnya kalau gue pacaran sama kak angga. kita emang baru kenal kemarin tapi kak angga udah lama tau gue dan begitupun juga gue. kak angga udah lama naksir gue, gue pun juga ngerasain hal yang sama ke dia. jadi apa salah kalau gue pacaran dengan dia? lagian itu bukan urusan lo, berhenti mengusik hidup gue ingettt itu" ucapku dengan penuh penekanan
__ADS_1
deeeggg kenapa yah hati gue sakit banget saat bilang kayak gitu, kulihat kak reyhan tampak menahan emosi.