
Sheila dan Angga menikmati makan malam yang sudah dimasak oleh Sheila.
Tiba-tiba bel apartemen berbunyi..
Angga langsung membuka pintu apartemennya, Reyhan pun lamgsung menerobos masuk kedalam apartemen Angga..
"Kamu gak tahu sopan santun yah?" tanya Angga geram
Reyhan tak menggubris ucapan Angga, dia langsung masuk mencari Sheila,
Sheila yang sedang makan pun langsung kaget melihat sosok Reyhan telah berdiri didepannya..
"Reyy,,," gumam Sheila
"Ayo kita pulang" ucap Reyhan sambil menarik tangan Sheila dengan kasar
"Sakit Rey, lepasin" kata Sheila sambil berusaha melepaskan cengkeraman tangan Reyhan
Reyhan langsung menarik tangan Sheila dan menyeretnya keluar, Angga yang melihatnya jadi emosi.
"Lepaskan dia brengseeekkk,, kau menyakitinya" teriak Angga
"ini bukan urusanmu" ucap Reyhan dengan suara yang terdengar dingin
"Kau menyakiti kekasihku, jadi ini juga urusanku" ucap Angga sambil menarik tangan Sheila sehingga terlepas dari cengkeraman Reyhan
"Gadis yang kau maksud kekasihmu adalah tunanganku,, aku harap kau tidak lupa itu" jawab Reyhan dan langsung juga menarik tangan Sheila
"aku harap kau juga tidak lupa tuan Reyhan Wijaya, Tunangan itu terjadi karena terpaksa bukan karena cinta" ucap Angga menyulut emosi Reyhan
__ADS_1
"apa bedanya dengan hubungan kalian, sepasang kekasih tapi tidak saling mencintai" ucap Reyhan
"Apa kau tidak waras? jelas aku sangat mencintai kekasihku" teriak Angga
"Mungkin kau mencintainya, tapi dia tidak mencintaimu" ucap Reyhan sambil menunjuk Sheila
"Brengsek kamu...."
bugghhh... bughhh...
Angga langsung memukul Reyhan, Reyhan pun membalas pukulan Angga.
Mereka saling adu jotos didalam apartemen Angga, Sheila dan Aldo hanya melihat pertengkaran mereka...
Sheila yang merasa jengah melihat pertengkaran mereka akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua..
Aldo pun berniat mengantarkan Sheila pulang..
Aldo pun langsung berlari keluar mengejar Sheila..
Angga dan Reyhan yang mendengar kata-kata Aldo langsung menghentikan perkelahian mereka..
Angga yang tersadar Sheila sudah tidak ada diapartement nya hendak menyusul Sheila tapi ditahan oleh Reyhan..
"Jauhin Sheila atau kau akan menyesal telah berhadapan denganku" ucap Reyhan kemudian pergi meninggalkan Angga..
Angga yang masih tersulut emosi kemudian melempar barang-barang miliknya,,,
aaakkkkkhhccc... dia menjambak rambutnya merasa frustasi...
__ADS_1
Sedangkan didepan apartement Angga, Sheila dan Aldo yang hendak masuk dalam mobil tiba-tiba berbalik karena mendengar Reyhan memanggilnya..
"Sheila tunggu.." teriak Reyhan
"Ada apa?" tanya Sheila dengan ketus
Reyhan tak menjawab dan langsung menarik Sheila masuk kedalam mobil..
Aldo yang mengendarai mobil hanya menggelengkan kepalanya melihat Reyhan yang terus memandangi Sheila..
"Aldo,, antar kami ke apartemenku" Ucap Reyhan dan dibalas anggukan oleh Aldo
"Tidak... aku mau pulang" Sheila tidak mau ikut Reyhan
"kenapa? bukannya kamu sering menginap di apartemen kekasihmu itu" Kata Reyhan
"Tapi aku mau pulang, kak Kenzo pasti mencariku" ucap Sheila
"Aku tahu kamu sudah izin sama Kenzo buat menemani Angga" kata Reyhan
Tapi kan sekarang aku sudah tidak menemaninya jadi aku mau pulang saja" ucap Sheila
"Aku tidak suka penolakan" kata Reyhan penuh penekanan
Sheila yang mendengarnya pun merasa kesal,..
"kenapa sih dia selalu saja memaksaku" batin Sheila
Reyhan hanya menyunggingkan senyumnya melihat reaksi Sheila yang terlihat kesal,,
__ADS_1
"kenapa dia terlihat lucu sekali jika cemberut begini,, aku jadi pengen menciumnya" batin Reyhan