
Saat tiba didepan receptionist sheila pun langsung bertanya..
"Maaf mbak, saya mau ketemu sama Tuan Reno wijaya" ucap sheila
"Pak reno tidak ada dikantor" jawab receptionist itu dengan sinis, karena tidak suka dengan sheila yang sudah menarik perhatian cowok-cowok dikantornya
"kalau boleh tau kapan dia balik kantor?" tanya sheila lagi
"memangnya ada apa kamu mencari pak reno?"
"ada sesuatu yang penting,, tadi disuruh kesini ambil berkas"
"pak reno sudah tidak kerja dikantor lagi,," kata receptionist itu
"kenapa mbak? bukannya dia CEO disini" tanya sheila heran
"dia kan sudah digantikan sama anaknya, sudah deh gak usah banyak nanya, mending kamu pulang aja, ganggu kerjaan gue saja"
kalau om reno diganti sama anaknya, itu berarti kak rey yang dikantor sekarang... batin sheila
"bukannya memang itu tugas seorang receptionist yah... kalau ada tamu yang nanya gak usah ketus gitu mbak..." ucap sheila
"dasaarr cewek kampung,, mending kamu pulang sekarang deh,, "
"mbak sekali lagi saya bertanya, dimana ruangan CEO Wijaya Group,, saya ada keperluan penting" kata sheila dengan penuh penekanan
"bos kami lagi gak mau diganggu,, mending kamu pulang atau saya panggil security" ucap receptionist itu
__ADS_1
"Telepon bos kamu kalau sheila aurora dari kneight coorporation ingin ketemu" kata sheila
"Tunggu dulu.." ucao receptionist itu kemudian menelfon sisil sekertaris presdir
tidak lama telepon tersambung..
***bu sisil.. ada perempuan bernama sheila aurora dari kneight coorporation ingin bertemu presdir.. ucapnya
usir perempuan kampung itu, bilang presdir tidak mau diganggu.. terdengar suara sisil didalam telepon***
kemudian telepon pun terputus,,
"security.... cepat usir cewek kampung ini" teriak receptionist itu
Terlihat dua orang security langsung menghampiri sheila dan ingin menyeretnya keluar...
"kalian cepat usir cewek kampung ini" teriak receptionist itu.
Security itu pun langsung menyeret sheila keluar, saat sampai depan pintu utama tiba-tiba terdengar suara seseorang menghentikan mereka
"Lepaskan gadis itu" suara bariton yang cukup keras menghentikan langkah security yang menyeret sheila keluar...
Terlihat semua orang gemetar melihat tatapan taja dari pria tersebut, dengan rahang yang mengeras nampak bahwa pria itu sedang menahan emosinya
"Siapa yang menyuruh kalian mengusirnya" bentaknya
"Maaf Tuan,, kami disuruh sama mbak Rere" ucap salah satu security
__ADS_1
Rere adalah nama receptionist yang berdebat dengan sheila tadi...
pria itu menghampiri sheila dan melihat tangan sheila yang memerah, seketika emosinya langsung naik...
bugghhhh.... bughhh.... dia memukul kedua security itu.. kemudian berbalik kearah Receptionist...
"Siapa yang menyuruh mu mengusirnya?" bentaknya
"maaf pak, tapi cewek kampung itu ingin bertemu dengan pak reno, saya sudah bilang bahwa pak reno tidak ada tapi malah dia ingin bertemu lagi dengan pak rey"
"apa katamu??? cewek kampung? berani sekali kau" bentaknya sambil melayangkan tangannya keatas berniat menamparnya tapi tiba-tiba tangannya ditahan oleh sheila..
"jangan lakukan itu, aku gak apa apa kok" kata sheila
huuffhtt, dia pun menghela nafasnya dengan kasar..
"kenapa kamu tidak menelfon sisil kalau ada yang ingin bertemu" tanyanya lagi kepada receptionist itu..
"maaf pak tadi kata bu sisil pak presdir gak mau diganggu, usir saja orang yang mau ketemu dengan presdir" kata rere
"Apa sisil tidak mengatakan kalau ada dari kneight coorporation ingin bertemu langsung arahkan keruangan presdir" dengan tatapan tajam
"Ti.. tidaaakk paak, tadi waktu saya telepon dia cuma berkata usir saja cewek kampung itu" ucap rere sambil tertunduk
"Panggil sisil kemari" bentaknya
"ba.. baikk tuan"
__ADS_1
Pria itu pun langsung mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu didalam ponselnya...