
Keesokan paginya Sheila berangkat kekampus diantar oleh Reyhan..
Sesampainya dikampus Sheila langsung menuju kelas mencari kedua sahabatnya...
"Sheila...." teriak Naomi
"Duhh nggak usah pakai teriak-teriak segala, sakit nih kuping gue" ucap Imelda sambil menutup telinganya
Sheila yang melihat kedua temannya langsung tersenyum hangat..
Sheila kemudian memeluk kedua sahabatnya itu..
"Gue kangen banget sama kalian" Ucap Sheila
"kami juga kangen bangett tahu" ucap Imelda
"pulang kampus kita nongkrong yukk dicafe kak Riko" ucap Naomi dan disetujui oleh kedua temannya..
Sedangkan ditempat lain dikantor Reyhan dia terlihat sibuk dengan laptopnya,, tak lama kemudian seorang wanita cantik langsung masuk kedalam ruangannya tanpa mengetuk terlebih dahulu..
"Sayaaang...." ucap Aurel sambil tersenyum
Reyhan langsung menatap Aurel dengan tajam..
"Kamu kenapa tiba-tiba masuk kayak gitu,, gak ketuk pintu dulu?" ucap Reyhan
"kamu kenapa sih, dari dulu juga aku selalu seperti ini dan kamu tidak masalah" jawab Aurel
"Ngapain kamu kesini?" tanya Reyhan
"Apa aku tidak boleh mengunjungi kekasihku? aku kangen Rey" ucap Aurel
"Tapi kamu lihatkan aku lagi sibuk" kata Reyhan sambil menunjuk tumpukan berkas didepannya
"Aku tidak akan mengganggumu, aku akan duduk menunggumu sampai jam makan siang" kata Aurel sambil duduk disofa ruang kerja Reyhan
Reyhan tak menjawab perkataan Aurel, dia melanjutkan pekerjaannya..
"Rey! temani aku makan siang diluar yah sebentar?" kata Aurel dan Reyhan hanya menganggukkan kepalanya
Aurel sangat senang karena Reyhan tidak menolaknya..
__ADS_1
Setelah pukul 12 siang mereka pun langsung berangkat menuju cafe....
Ditempat lain setelah Sheila dan teman-temannya pulang dari kampus mereka langsung menuju RK coffee...
Saat mereka menunggu pesanan mereka, tiba-tiba suasana kafe menjadi riuh karena melihat seorang pria tampan dan wanita cantik masuk kedalam kafe tersebut..
"Pasangan yang serasi yah" terdengar ucapan beberapa pelanggan kafe yang tidak duduk jauh dari tempat Sheila..
Sheila dan kedua sahabatnya langsung melihat kearah sepasang kekasih yang menjadi pusat perhatian, Sheila langsung kaget melihat Reyhan bersama Aurel..
"Dasar playboy tadi malam dia bersikap manis terhadapku tapi hari ini dia bermesraan dengan kekasihnya" batin Sheila
Sheila terlihat kesal tiba-tiba nafsu makannya hilang..
"Gue balik duluan yah guys, gue lupa ada janji sama Bunda" ucap Sheila langsung pergi meninggalkan temannya tanpa menunggu jawaban teman-temannya
Imelda dan Naomi merasa heran dengan sikap Sheila...
"Sheilaaaaa kita kan baru sampai" teriak Naomi tapi tidak dihiraukan oleh Sheila
Reyhan yang mendengar teriakan Naomi langsung berbalik melihat mereka..
Reyhan ingin menyusul Sheila tapi Aurel menghentikannya..
"Kamu mau kemana?" tanya Aurel Lembut
"Aku ada urusan yang sangat penting" ucap Reyhan kemudian berlari keluar menyusul Sheila
Aurel hanya menatap sedih dengan kepergian Reyhan
"Ternyata benar kata Kenzo, aku sudah tidak ada lagi dihatimu Rey" ucap Aurel dengan lirih
Aurel langsung pergi meninggalkan kafe karena sudah tidak berselera makan, saat sampai didepan kafe dia melihat Reyhan membuka pintu mobilnya untuk Sheila..
"Jadi urusan yang sangat penting itu Sheila" gumam Aurel sambil tersenyum masam
Reyhan yang berhasil mengejar Sheila pun langsung membawa Sheila ke kantornya..
Sheila hanya diam dan mengikuti kemana Reyhan akan membawanya..
Sebelum menuju kantornya Reyhan terlebih dulu singgah disebuah rumah makan Seafood..
__ADS_1
"ayo turun,, kita makan siang dulu" ucap Reyhan
Tanpa menjawab Sheila langsung turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam restoran tersebut dan diikuti oleh Reyhan..
Reyhan memesan banyak makanan untuknya dan Sheila..
Saat mereka menikmati makanannya tiba-tiba ponsel Reyhan berdering... Reyhan melihat panggilan dari nomor yang tidak dikenal..
Reyhan mengangkat teleponnya, sebelum berbicara seseorang didalam telepon langsung menyapanya
"Halo tuan Reyhan, bagaimana kabarmu" ucap Pria itu
"Siapa kau?" tanya Reyhan
"Apa kamu melupakan Sahabatmu ini" ucap Pria itu
"Steve..!" Reyhan langsung berubah menjadi dingin saat mendengar suara dari Steve sahabat lamanya yang sekarang menjadi musuhnya
"ternyata kamu masih mengenaliku" Ucap Steve
"Apa maumu?" tanya Reyhan
"Aku punya kejutan untukmu" ucap Steve kemudian mematikan Teleponnya...
Tak lama kemudian sebuah pesan masuk diponsel Reyhan, saat dia membukanya matanya langsung terbelalak melihat foto yang dikirim Steve..
Foto Aurel yang sedang diikat dan mulutnya ditutup.. Steve menuliskan pesan kepada Reyhan,, aku akan bersenang-senang dengan wanitamu ini...
Rahang Reyhan langsung mengeras dia mengepalkan tangannya...
"Aurel.." gumam Reyhan yang masih terdengar oleh Sheila
Reyhan langsung menelfon Steve..
"Kalau kamu sampai menyentuh Aurel, aku buat kamu menderita seumur hidupmu" teriak Reyhan saat teleponnya tersambung
Steve hanya tertawa terbahak-bahak mendengar kemarahan Reyhan..
"Aku menunggumu sahabatku,, aku rasa kamu masih tahu dimana apartemenku" kata Steve
Reyhan langsung mematikan teleponnya kemudian pergi meninggalkan Sheila yang masih mematung..
__ADS_1