
braaaakkkk....
seketika sheila menghentikan langkahnya mendengar suara bantingan benda dan kembali keruangan reyhan..
Reyhaaannn...Teriak sheila saat melihat Reyhan sudah tergeletak tidak sadarkan diri...
"Reeyy... kamu kenapa... bangun kak...." sambil menggoyangkan tubuh reyhan
aduuuhhh... dia ini kenapa sih.. tadi baik-baik saja. gumamnya
"banguunn dong kak,," lirihnya
Sheila pun menyeret Reyhan ke sofa,, mau mengangkatnya tapi tenaganya tidak cukup kuat... setelah itu diapun membersihkan ruangan tersebut yang terlihat berantakan karena ulah reyhan..
"huufftthh... capek juga, dasar cowok aneh! harusnya yang shock dan pingsan itu gue, secara dia kan sudah melecehkanku..." ngomel sheila
"Tau gini tadi gue gak ikut aja sama dia, menyusahkan bangett sih" katanya lagi
Saat sheila masih saja mengomel tiba-tiba Reyhan tersadar, diraihnya punggung sheila yang lagi membelakanginya.
"Aurell..." lirihnya
sheila pun berbalik dan kaget karena reyhan menyebut nama perempuan lain.
"haaahhhh...!!! Aurel?" kata sheila sambil memicingkan matanya
"heemm,, maaf shell, kakak kira..." sebelum reyhan selesai bicara langsung dipotong oleh sheila
"kakak kira Aurel? tunangan kakak itu?" ucapnya
__ADS_1
"maafin kakak shel,, kakak cuma kangeen aja sama dia" lirih Reyhan
deegg...
terasa sesak dada sheila mendengar ucapan Reyhan..
"apa kak rey, sangat mencintainya?" tanya sheila dan dibalas anggukan oleh Reyhan..
sheila hanya bisa tersenyum kecut, kemudian beranjak dari duduknya, dan berjalan keluar rencananya dia akan pulang, hujan juga sudah reda..
"mau kemana shell?" tanya reyhan sambil bangun mengikuti sheila keluar
"mau pulang" jawabnya dengan ketus
"besok aja, sudah tengah malam nih" sambil melihat jamnya yang menunjukkan pukul 12 malam
"gak baik cowok sama cewek nginap berduaan" ucap sheila karena merasa jengkel
"pokoknya sheila mau pulang," sheila langsung mengambil tasnya kemudian berjalan menuju pintu
huuufftthh..
"baiklah,, biar kakak antar"
"hemm.." sambil melirik Reyhan
Akhirnya sheila pun pulang diantar Reyhan, dalam perjalanan terasa hening tidak ada yang mengangkat bicara, suasana pun jadi canggung.
apa dia marah yah karena ulahku tadi. batin reyhan
__ADS_1
ini memang salahku yang tidak bisa mengontrol diriku..
Sheila yang melihat reyhan terus menatapnya pun merasa risih...
dia kenapa sih liatin sheila terus, apa jangan-jangan dia mengira gue Aurel lagi... iiihhh... nyebelin.. batin sheila
"heemm... kak fokus tuh kedepan, liat jalan nanti nabrak" ketus sheila
"haahh.. eheehe i iyyaa maaf" kata reyhan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
suasana kembali hening. sheila lebih memilih memejamkan matanya, karena masih jengkel dengan sikap reyhan tadi yang tidak menghargai perasaannya..
Tidak lama sheila pun terlelap, dia tertidur dimobil Reyhan.. setelah 30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai.. Reyhan pun berbalik kearah sheila dan melihatnya tertidur pulas..
ternyata dia tertidur, pantas saja dari tadi diam saja, ternyata dia sangat ngantuk... batin Reyhan
Reyhan tidak langsung membangunkan sheila, dia terus menatap wajah teduh sheila yang terlihat sangat lucu, diusapnya pipi sheila terus turun kebibirnya..
ternyata kamu tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik ara, bibir ini tidak tau kenapa kakak selalu ingin menyentuhnya.. terasa sangat manis. gumam reyhan sambil menyunggingkan senyumnya
perlahan-lahan dia dekatkan bibirnya ke bibir sheila, terasa hangat dan manis yang dia rasakan dia lalu menciumnya, merasa belum cukup dia pun ******* bibir sheila yang sangat candu menurutnya..
sheila yang merasa tidurnya terganggu pun mulai menggeliat dan membuka matanya.. dia pun langsung mendorong badan Reyhan hingga ciumannya terlepas.
plaaaakkk...
tamparan keras mendarat dipipi reyhan,
"sheila harap ini terakhir kalinya kakak menyentuhku.. karena gue bukan Aurel,, gue Sheila.. Sheila Aurora" Bentak sheila yang sangat marah kemudian keluar dari mobil reyhan dan membanting pintu mobil Reyhan dengat sangat kasar..
__ADS_1
shiiittt... umpat Reyhan dan memukul stir mobilnya....