
Suasana diaula kampus terlihat semakin menegang.. Sheila pun sudah merasa lelah melihat perdebatan yang sengit itu..
Kenzo pun hanya tersenyum senang melihat Reyhan yang bersikap seperti itu..
dasar pria bodoh,, elo akan menyesali semuanya saat adikku bersama pria lain. batin kenzo
"Sudah cukup,, Sheila mohon sama kak Rey gak usah ikut campur dengan urusan Sheila,, kita memang bersahabat sewaktu kecil tapi kak Rey gak berhak mencampuri urusan pribadi Sheila" ucap Sheila tiba-tiba
"Tapi shel,," sebelum Reyhan meneruskan kata-katanya Sheila pun langsung memotong perkataan Reyhan
"kak Angga adalah pria yang baik kak,, sudahlah jangan terlalu berlebihan.." kata sheila, kemudian dia menunduk mengambil bunga pemberian Angga yang sudah dibuang oleh Reyhan
"kak Angga,, sheila mau jadi kekasihnya kakak,," ucapnya dengan lembut
Angga yang mendengarnya pun langsung tersenyum lebar dan memeluk Sheila..
"Terima kasih sayang, sudah mau menerimaku" kata Angga dan dibalas anggukan oleh sheila
Angga langsung merogoh kantong celananya kemudian mengeluarkan kotak kecil berwarna merah,, saat dia membuka kotak tersebut terlihatlah sebuah kalung berlian dengan liontin berbentuk hati,, sebuah kalung yang sangat indah..
"Kalung ini sudah kusiapkan jauh-jauh hari tapi baru malam ini aku bisa memberikannya untukmu sayang.." kata Angga sambil memakaikan kalung itu keleher sheila
"Kak,, ini sangat indah" ucap Sheila
"Apa kamu suka?" tanya Angga dan sheila pun mengangguk
"Jangan pernah dilepas yah sayang" lanjutnya sambil mencium kening Sheila
__ADS_1
Reyhan yang melihatnya pun sudah tak bisa menahan gejolak yang ada dalam dirinya, tiba-tiba dia membanting sebuah kotak berwarna biru yang sedari tadi dia genggam kehadapan Sheila.. cincin dengan batu permata berwarna merah tergeletak dikaki Sheila..
Semua orang disana pun langsung kaget dengan tingkah Reyhan..
"gue udah nyiapin itu semua untuk elo shel,, tapi ternyata elo malah memilih dia,," kata Reyhan sambil menunjuk Angga
Sheila pun langsung mengambil cincin tersebut dan tersenyum,,
"Cincin yang sangat indah,, apa ini buat kekasih kakak yang tadi kakak lamar?" tanya Sheila sambil tersenyum manis
"itu buat elo shel,, tapi sekarang cincin itu sudah tidak berarti apa-apa" kata Reyhan
"Jangan berlebihan kak,, ini gak pantas buatku yang hanya seorang sahabat tapi lebih cocok jika cincin ini buat kekasih kakak" kata sheila dengan penuh penekanan.. sambil memberikan cincin itu ketangan Reyhan
Sheila kemudian berbalik kearah Angga saat Sheila ingin melangkah Reyhan dengan cepat menarik tangan sheila kemudian membalikkan tubuhnya..
Sheila hanya diam melihat tingkah Reyhan,, Sheila merasa heran dengan perlakuan Reyhan kepadanya..
"kamu pulang bareng kakak" kata Reyhan
"Gak bisa gitu,, sheila pacarku, jadi dia pulang bareng gue" kata Angga tidak terima karena sikap Reyhan yang berlebihan
"gak usah ikut campur,," kata Reyhan sambil mendorong Angga
"Kak lepasin... Sheila pulang bareng kak Angga" sambil menghentakkan tangannya hingga terlepas dari cengkeraman Reyhan
"Jadi kamu lebih memilih dia dari aku shel?" bentak Reyhan
__ADS_1
"iya,, karena dia adalah kekasihku.. jadi tolong kak jangan mengganggu hubunganku dengan kak Angga" kata sheila
Reyhan pun dengan penuh emosi langsung menarik tengkuk Sheila dan membungkam bibir Sheila dengan bibirnya,, dia mencium sheila dengan kasar..
Seketika suasana aula menjadi riuh dengan tingkah Reyhan,, semua orang kaget melihat Reyhan yang mencium Sheila..
Angga yang melihatnya pun langsung mendorong Angga Reyhan dan memukulnya..
bughh..bughh..
******** kau... beraninya mencium kekasihku.. teriak Angga
Bughh.. bugh... Reyhan pun membalas pukulan Angga,,
"Stoooppp" Teriak Sheila
mereka berdua pun menghentikan perkelahian mereka karena mendengar teriakan Sheila..
plaaakkk...
Tamparan keras mendarat dipipi Reyhan..
"Jaga batasan kakak,, ingat kak kita hanya sebatas Teman, jangan pernah melebihi batasanmu.." Kata sheila kemudian berlalu meninggalkan tempat itu..
"Awass kau brengsek,, urusan kita belum selesai" ancam Angga kemudian menyusul Sheila
Reyhan yang merasa frustasi kemudian Pergi meninggalkan tempat itu, dia pun pergi meninggalkan Aurel yang masih terdiam disana dengan muka yang sangat shock melihat kemarahan Reyhan yang terkesan sangat cemburu kepada Sheila...
__ADS_1
Ada sepasang mata yang melihat kejadian itu tertawa bahagia didalam hatinya..
"akhirnya gue tahu kelemahanmu Reyhan Putra Wijaya" batin pria itu sambil tersenyum licik..