
Saat sampai dirumah sakit terlihat mereka semua sedang menunggu sheila yang ditangani dokter..
"ini tuh gara-gara kalian berdua tau gak" ucap melda sambil menunjuk kearah reyhan dan angga..
"Dia yang mulai duluan mel" ucap angga
"eh,, brengsek.. gue gak bakalan mukul elu kalau saja gue gak liat elo kurang ajar sama sheila" jawab reyhan
"siapa juga yang kurang ajar,, elo tuh salah paham, lagian juga gak ada hubungannya elo sama sheila jadi gak usah over protective" kata Angga
"berani lo brengsek sama gue" kata reyhan sambil mencengkeram leher baju Angga
"elo kira gue takut?" tantang Angga
"stooooppp .. kalian berdua mending pulang dari sini dari pada elo ribut disini" kata imelda
"atau lanjut aja di dalam ring adu jotosnya" timpal naomi
"urusan kita belum selesai yah" kata Angga sambil menjauh dari reyhan
kemudian pintu ruangan pun terbuka, nampak seorang dokter yang menangani sheila keluar...
"Gimana dok.. keadaan pacar gue" ucap Angga
"pacar apaan,, sheila itu pacar gue" jawab reyhan
"stooooppp..." bentak imelda sambil melototkan matanya
Dokter itu pun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka...
"pasien baik-baik saja, hanya saja pukulannya terlalu kencang jadi dia shock dan pingsan,, sebentar juga udah baikan.. kalau dia udah sadar boleh pulang kok" jawab dokter itu sambil tersenyum
"terima kasih dokter" ucap naomi
dibalas anggukan oleh sang dokter kemudian berlalu meninggalkan ruangan sheila
Mereka pun masuk kedalam ruangan sheila...sambil menunggu sheila sadar, tidak lama teman-teman reyhan dan angga pun datang...
__ADS_1
"sebenarnya apa yang terjadi bro,, kok bisa kayak gini" tanya kevin
"kalian berantem gara-gara apa?" ucap leo
huuuffttthh... mereka berdua menghembuskan nafanya dengan kasar
"jelaskan" kata imelda dengan penuh penekanan.
jadi gini... Angga pun menceritakan kejadian yang terjadi
flashback on
saat sheila dan angga capek berlari mereka pun duduk dikursi pinggir taman,,
"sheila... boleh kakak nanya,,?" tanya angga
"iya, ada apa kak?" tanya sheila balik
"kamu udah punya pacar?" tanya angga dan hanya dijawab gelengan oleh sheila..
"heemm,,, sheila sebenarnya kakak suka sama kamu,, kakak sudah gak bisa pendam perasaan ini..." sambil tersenyum
"apaaa??? kak angga suka sama sheila?" kaget sheila
"iyaa shel,,, kamu mau gak jadi pacarnya kakak?"
"gimana yah kak... ini terlalu cepat buat sheila"
"gak papa kok, kamu gak harus jawab sekarang" ucap angga sambil tersenyum manis
tiba-tiba mata sheila terasa perih, kemasukan debu...
aaaooo periiihhh... gumam sheila sambil menggosok kelopak matanya
"kenapa shel?" ucap angga yang mendengar sheila meringis
"ini kak mata sheila kayaknya kemasukan debu deh,," kata sheila
__ADS_1
"sini kakak tiupin, biar debunya hilang" kata angga dan dijawab anggukan oleh sheila
saat Angga meniup mata sheila tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan tingkah mereka, seketi rahangnya mengeras menahan amarah...
bisa-bisanya ******** itu mencium sheil didepan umum.. batin Reyhan
pria yang melihat mereka itu adalah reyhan, seketika emosinya tak terkontrol lagi, dia pun langsung menghampiri mereka,,
"Dasar ********,, apa yang elo lakuin sama sheilaaa brengsekkk... " umpat reyhan dengan sedikit keras sambil menarik sheila agar menjauh dari angga
"apa-apaan sih rey,, elo tuh mengganggu aja" ucap angga
"dasarrrr tidak tahu malu,, rasakan ini" sambil memukul angga
bughhh... bughh... bugh... terjadilah perkelahiana antara mereka
flashback off
"Oooh... jadi gitu ceritanya..." ucap naomi
saat angga selesai menceritakan kejadian itu, tiba-tiba sheila sudah sadar...
"imelda,, naomi,,," panggil sheila, imel dan naomi yang dipanggil pun langsung mendekat...
"gue ada dimana?" tanya sheila
"Rumah sakit shell,, tadi elo pingsan" jawab melda
ceklek,,, pintu ruang rawat sheila terbuka..
nampak seorang pria tampan berjas abu-abu masuk, dan menghampiri sheila...
"sayaaaanng... apa yang terjadi?" ucap pria itu sambil memeluk sheila
semua yang ada diruangan itu pun heran,, dan bertanya-tanya dalam fikiran mereka siapa pria tersebut...
"aku kangeeen bangettt baby,,," ucapnya lagii
__ADS_1
................