
Sudah satu bulan setelah kejadian itu...
Mereka terlihat sibuk masing-masing, Reyhan dan teman-temannya juga terlihat sibuk karena tidak lama lagi acara wisuda mereka...
kini Reyhan juga nampak sibuk dikantor, sudah satu minggu dia diangkat menjadi CEO Wijaya Group untuk menggantikan papinya..
#wijaya group
Reyhan terlihat sibuk memeriksa beberapa berkas diruangannya. Tak lama kemudian dia menelfon asistennya
tuutt... telepon tersambung
"keruangan gue sekarang" ucap reyhan saat telepon tersambung dan langsung dimatikan tanpa mendengar jawaban asistennya itu..
ceklekkk.. pintu terbuka dan masuklah aldo asisten reyhan
"ada yang tuan perlukan?" tanya aldo
"bilang sama sisil kosongkan semua jadwalku hari ini,, gue pengen dikantor aja" kata reyhan
"baik tuan" kata aldo sambil membungkuk
"gak perlu terlalu formal do, kita cuma berdua disini"
"heheheh,, sorry bro, tumben elo lagi pengen dikantor saja, punya masalah?" ucap aldo
yaah,, selain jadi asisten pribadi reyhan, aldo juga merupakan teman reyhan dari kecil karena dulu mereka sering main bersama, aldo adalah anak dari pak wisnu asisten papinya reyhan..
"gak kok,, cuma agak capek aja, akhir-akhir ini gue juga sibuk persiapan wisuda gue minggu depan" kata reyhan
__ADS_1
"oh.. ya sudah gue balik keruangan gue dulu yah, masih banyak kerjaan" ucap aldo dan hanya dijawab anggukan oleh reyhan
Pas didepan ruangan reyhan, aldo tidak melihat sisil dimejanya,, sisil adalah sekertaris reyhan dikantor..
Tak lama kemudian sisil pun datang dengan membawa secangkir kopi ditangannya...
"sil,, kosongkan semua jadwal pak reyhan" ucap aldo
"baik pak" jawab sisil
"jangan mengganggunya, dia lagi tidak ingin diganggu" kata aldo lagi
"iyaa pak" jawab sisil sambil menundukkan kepalanya takut melihat tatapan tajam dari aldo
Aldo kemudian pergi keruangannya,, Aldo memang gak suka dengan sisil, karena sisil selalu saja kecentilan dengan reyhan, bukan hanya reyhan tapi dia juga terkadang mengganghu aldo...
#rumah sheila
ayah is calling....
"*hallo ayah,, kapan pulang? sheila udah kangen ayah sama bunda" tanya sheila
"kamu ini bukannya nanya kabar ayah, langsung nanyain pulang baru juga tadi malam sampai disini,, heheh" kata ayah sheila didalam telepon
"heheh maaf ayah"
"sheila, ayah mau minta tolong kamu kekantor om reno yah, ada berkas yang harus kamu ambil disana" kata sang ayah
"oh.. baiklah ayah,, kapan sheila kesana?" tanyanya lagi
__ADS_1
"sekarang saja sayang,,"
"baiklah ayah... jangan lama-lama yah disana"
"iya anak ayah,, ya sudah ayah masih banyak kerjaan, hati-hati dan jaga diri baik-baik"
"beresss bos"
telepon terputus*..
Setelah siap-siap, sheila pun langsung menuju kantor Wijaya group..
setelah 20 menit perjalanan akhirnya dia pun sampai dikantor Reyhan...
Saat tiba di lobby semua pegawai wijaya group terlihat menatap sheila tanpa berkedip, bagaimana tidak penampilan sheila terlihat sangat anggun, dengan memakai dress selutut berwarna peach, dress model sabrina itu terlihat sangat pas ditubuh sheila hingga lekukan tubuhnya terlihat jelas, dengan body bak gitar spanyol, penampilan yang sangat natural tidak mengurangi kecantikan dari sheila,, terdengar bisik bisik dari beberapa pegawai kantor..
"waahh,,, bidadari gue tuh"
"gilaaa... cewek itu cantik bangett"
"pokoknya gue harus deketin dia"
selain para pria yang memujanya ada juga beberapa wanita yang tidak suka karena merasa tersaingi dengan kecantikan sheila..
"paling juga dia itu wanita murahan"
"tapi dia emang cantik bangett"
"oplas tuh paling"
__ADS_1
Sheila yang mendengar itu pun menghiraukannya,, menurutnya orang-orang seperti mereka hanya iri saja..