Love My Little Friend

Love My Little Friend
Episode 22


__ADS_3

#kamar sheila


sesampainya dikamar sheila langsung melempar tubuhnya keatas ranjangnya...


*hikss..hikss..


kenapa sih kak rey selalu memperlakukan sheila seenaknya saja.. dia tidak pernah mengerti perasaanku,, hikss.. gue pikir tadi yang dia lakukan karena memang dia menginginkanku tapi ternyata dia menganggapku adalah Aurel tunangannya itu.. dia merindukan tunangannya dan melampiaskan sama gue..


dasaar cowok brengsekk.. gue bencii elo reyhan... hikss.. hikss*...


Setelah puas menangis meluapkan semua kekesalannya, tak lama kemudian sheila pun terlelap...


#kamar reyhan


terlihat reyhan juga sangat susah untuk memejamkan matanya, dilihatnya foto kekasih hatinya yang tak lain adalah Aurelia..


gue masih mencintaimu rel.. kenapa elo pergi tanpa ada kabar... maafin gue kalau hati ini tidak bisa setia denganmu.. Gue sadar sheila juga punya tempat dihatiku, gue sayang sama dia, gue gak suka lihat dia bersama cowok lain... hemm,, egois banget kan gue menginginkan dua cewek sekaligus...


aaaaahkkkkk...


Reyhan terlihat frustasi.. dia dilema dengan hatinya, sejujurnya dia masih mencintai aurel kekasihnya tapi dia juga menginginkan sheila... Karena lelah dengan fikirannya diapun terlelap..


flashback on


Tak lama kemudian lampu menyala kembali,


Sheila masih berada dalam pelukan Reyhan.

__ADS_1


karen merasa tak nyaman sheila pun berusaha melepaskan pelukan Rey.


"Kak rey,, lepasin sheila" ucapnya sambil berusaha melepas tangan Reyhan yang melingkar diperutnya


"biarkan sebentar saja seperti ini shell" ucap Reyhan sambil mempererat pelukannya


5 menit


10 menit


20 menit berlalu..


reyhan pun melonggarkan pelukannya


"Ara..." Lirih Reyhan


sheila pun berbalik menatap Reyhan, manik mata mereka pun bertemu, terlihat jelas dari sorot mata Reyhan yang begitu terlihat lelah, terlihat begitu banyak beban yang dia pendam sendiri..


"kakak gak bisa bohong sama sheila, kalau ada masalah atau kakak butuh teman berbagi cerita, aku bisa jadi pendengar yang baik buat kakak" kata sheila lembut sambil tersenyum manis.


Tiba-tiba Reyhan langsung mencium bibir ranum sheila dengan lembut, sheila merasa kaget dan berusaha mendorong reyhan tapi tidak bisa karena reyhan langsung menekan tengkuk sheila, Reyhan ******* bibir tipis dan sexy itu merasa tidak ada balasan dari sheila dia pun mengigit bibirnya, aaaahhhhcc


setelah bibir sheila terbuka diapun langsung memasukkan lidahnya mengabsen seluruh isi mulut sheila.


Terdengar diruangan itu suara lidah mereka yang saling berpagut, saling bertukar saliva, ciuman panas yang berlangsung lama dan saling menuntut, tangan Reyhan pun tak bisa tenang, terlihat dia meremas bokong sheila.. Sheila yang baru merasakan sensasi yang berbeda pun tak dapat menahan desahannya


aaahhhhcc... mendengarnya nafsu Reyhan pun semakin membuncah..

__ADS_1


kak reeyy,, lepasin... ucap sheila sambil memukul dada reyhan


Reyhan yang* sudah di selimuti nafsu yang menggebu-gebu tak menghiraukan ucapan sheila, dia terus melanjutkan aksinya mencium sheila, dia terus meremas payudara sheila..


Reyhan kembali mencium bibir sheila dengan penuh nafsu sambil menuntunnya menuju sofa tanpa melepaskan ciumannya.. sheila yang terbawa suasana pun mendesah merasakan kenikmatan dari ciuman Reyhan.. saat reyhan ingin membuka kancing baju sheila, tangannya ditahan oleh sheila...


kakk reeyyy,, suuudaahhh,, sambil terus meronta takut nafsu reyhan tak terkendali..


kaaakk rey ini ti tii daak benaar kak.. mmpphh... lepasin kaaak.. aahh..


seakan tuli reyhan tak menggubris ucapan sheila, dia langsung membungkam kembali bibir sheila dengan bibirnya... Karena sheila merasa usahanya sia-sia dia pun hanya bisa meneteskan air matanya dan diam sambil memejamkan matanya...


teess...


merasa tidak ada gerakan lagi dari sheila, Reyhan pun membuka matanya dengan masih ******* bibir sheila, seketika dilihatnya mata sheila yang sudah meneteskan air mata.. Dia pun berhenti kemudian bangkit dari tubuh sheila..


aaakkkkhhccc,, sambil menjambak rambutnya frustasi...


buuuughhhh,, dan menghantam tembok disampingnya...


sheila yang melihatnya pun tak hentinya menangis, dirapikannya bajunya yang sudah berantakan akibat ulah Reyhan...


"sheila benci sama kak rey" lirihnya sambil menyeka air matanya kemudian berlari keluar..


*praaaannggg...


brengseeekkk... kenapa gue bisa lepas kendali kayak gini. gumamnya

__ADS_1


"pasti sheila sangat bwnci sama gue sekarang..." kata reyhan sambil meninju tembok lagi,,


buugghhh... terlihat darah menetes dari tangan reyhan...


__ADS_2