
Setelah Ketiga perempuan cantik itu turun dari panggung,, sekarang nampak sosok pria tampan yang duduk diatas panggung sambil memegang gitar...
"Selamat malam semua,, Malam ini say Reyhan putra wijaya akan mempersembahkan sebuah lagu buat seorang gadis cantik yang selama ini saya cintai" kata Reyhan sambil tersenyum
Seketika suara riuh dari dalam aula terdengar,,
"waahh... pangeran tampan gue tuh.."
"kira-kira dia ingin bernyanyi untuk siapa"
"beruntungnya perempuan itu"
Terdengar suara beberapa mahasiswi yang penasaran siapa sosok perempuan tersebut...
Tak lama terdengar suara petikan gitar dari Reyhan dan dia pun mulai bernyanyi..
Janji suci
*Dengarkanlah, wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu, dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
'Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur
'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
__ADS_1
Akulah yang terbaik untukmu
Dengarkanlah, wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci, satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
'Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur
'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu*...
Setelah itu Reyhan mulai berjalan turun dari panggung sambil membawa bunga...
"Aku bukan seseorang yang romantis, lagu tadi mewakili perasaanku selama ini,, sesuai lagu tadi malam ini aku tidak akan meminta dia menjadi kekasihku,, tapi malam ini aku ingin memintanya jadi Pasangan hidupku.." ucap Reyhan sambil berjalan menuju tempat beberapa mahasiswi..
"Aku tidak bisa lagi memendam perasaan ini lebih lama,, aku ingin memilikinya, menjadikannya satu-satunya wanita yang ku cintai setelah ibuku, dari dulu sampai sekarang perasaan ini masih sama untuknya" lanjutnya
Tiba-tiba Reyhan berhenti didepan seorang gadis cantik, seketika suasana dalam aula kembali riuh...
"Waahh.. shel,, kak Rey berhenti disini apa dia akan melamarmu didepan orang banyak" bisik imelda kepada sheila, yah karena Reyhan berhenti tepat didepan sheila
Sheila pun jadi gugup..
apakah kak Rey akan melamarku . batin sheila
__ADS_1
senangnyaa... lanjutnya
"Kau selalu hadir dalam mimpiku, hanya dengan mengingatmu hatiku merasa senang, mungkin selama ini aku selalu mengecewakanmu, Tapi jika kau mau menerimaku aku berjanji akan membuatmu bahagia, aku akan menjagamu seumur hidupku" kata Reyhan
"Kau adalah perempuan yang sangat spesial,, hanya kau yang bisa membuat hatiku bergetar,, jantungku selalu berdetak kencang saat berada didekatmu, Maka dari itu Malam ini aku akan mengatakan sesuatu yang selama ini aku impikan" lanjutnya
"Will you marry me" Ucap Reyhan dengan lantang sambil berlutut didepan sheila masih memegang sebuah buket mawar putih,, bunga kesukaan sheila
Terima,,, terima,, terima,,
terdengar sorakan semua mahasiswa didalam aula kampus..
Sheila yang masih kaget dengan perlakuan Reyhan pun masih terdiam membisu..
Apa ini? apa benar kak rey melamarku?" batin sheila
Imelda dan naomi pun tersenyum bahagia,,
sepertinya menjahili kak rey sedikit akan menyenangkan.. batin imelda
"heemm.. dari tadi saya dengar kak Rey tidak menyebut namanya,, kami bertiga bingung siapa yang kak rey lamar diantara kami bertiga?" kata imelda tersenyum jahil
Reyhan yang mendengarnya pun tersenyum kikuk.. sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,, Reyhan pun mendongakkan kepalanya ingin menjawab pertanyaan imelda.
Tapi seketika matanya melihat sosok perempuan cantik dibelakang sheila dan teman-temannya sambil tersenyum manis kearahnya...
*Deg.. deg...
jantung Reyhan seketika berdebar kencang...
"**Reyhaaann***..." ucap perempuan itu
Semua orang menoleh kearah perempuan itu tak terkecuali Sheila dan teman-temannya...
Deg...
__ADS_1
sheila yang melihatnya pun seketika badannya sangat lemas...