Love Story Princess Rain

Love Story Princess Rain
18


__ADS_3

Malam itu, aku tak menyangka akan menjadi malam yang indah.


Aku mendapat jawaban atas perasaanku selama ini. Gadis yang kucintai dari belasan tahun lalu, ia membalas perasaanku. Ia menyatakan cintanya padaku. Walaupun sedikit terlambat, aku bahagia karena dia masih menjaga hatinya untukku.


Tapi..


Malam itu juga merupakan malam terburuk bagiku. +


Setelah gadis yang kucintai datang, gadis yang selalu mencintaiku pergi dengan tangisan. Dia yang selalu membuat hatiku berwarna, telah kalah dengan masa lalu yang belum terlupakan. Dia yang melukis tawa di wajahku, telah pergi digantikan oleh cinta pertamaku. Dia yang selalu ada, telah kalah oleh Dia yang telah kembali. Olivia.. gadis yang hampir mati untuk ku, telah dikalahkan oleh Kanna..gadis yang membuatku rela mati untuknya.


Aku dilema.. sebenarnya bagaimana rasa cinta itu? Apakah seperti rasaku pada Kanna? Ataukah seperti rasaku pada Olivia?


Aku menyayangi Olivia, aku juga menyayangi Kanna. Namun perasaanku pada masing-masing mereka jauh berbeda.


Hari itu semuanya terbongkar.. perasaanku pada Kanna, perasaan Kanna padaku, perasaanku pada Olivia, Semuanya telah terungkap.


Diriku merasa lega, namun sisi lain dari diriku merasa bersalah.


Bohong jika aku tak khawatir dengan Olivia. Senyumannya yang menanggapi permintaan maaf ku, seakan menampar dan merobek relung hatiku


Bagaimana bisa aku membuat gadis polos yang baik itu menangis?


Ayah sangat marah padaku. Ia pasti malu punya anak sepertiku.


Perasaanku pun makin tak karuan setelah Olivia bertingkah aneh. Ia tiba-tiba menjerit kesakitan.


Aku membeku.. apa itu karena ku? Apa Olivia kesakitan karena aku mengkhianatinya? Aku tak bisa berkata saat itu. Perutku mual, sulit untukku berdiri.


Ayah yang melihat itu langsung memerintahkan untuk menyiapkan kendaraan. Namun ayah tak melibatkan ku. Ayah yang biasanya selalu melibatkanku untuk membantunya, kali ini ia tak memandang ku sama sekali.


"Bodoh.. aku memang bodoh"


Jika saja terjadi sesuatu pada Olivia.. aku adalah orang yang akan menyesal seumur hidup


"Paman Dhean.. maafkan akuu"


.

__ADS_1


.


____________________________________


***


Raja Zeylon, Raja Rayn, Ratu Lyra, Dego, dan Jimmy membawa Olivia pergi.


"AGHHHRRHH!! SAKITTT"


Olivia berteriak histeris.


"Tenang nak.. sebentar lagi kita akan sampai. Kau akan sembuh. Tahan sayang"


Ratu Lyra yang dari tadi mencoba untuk menenangkan Olivia kini memeluk dan mendekap gadis itu.


Raja Rayn yang mengendalikan kereta kudanya tampak sangat cemas dan gelisah.


"Ayah sebenarnya apa ini? Olivia kenapa? Kita mau kemana?"


"Diam Dego! Kau kira aku akan menjawab pertanyaanmu disaat seperti ini?"


Ujar Raja Zeylon ketus sembari menahan Tangan Olivia yang mencoba untuk mencakar wajahnya sendiri karena kesakitan.


"Pa..Paman.. tolong aku.. ini sakit"


Rintih olivia.


"Olivia.. kau gadis yang kuat! Kau bisa menahannya. Aku yakin"


Jimmy yang tidak paham dan tidak tahu apa-apa ikut menenangkan Olivia. Wajahnya tampak gusar, dan khawatir.


"Kita sampai.!!"


Ucap Raja Rayn.


Kereta kuda berhenti disebuah Goa yang besar. Tepatnya di sebelah barat daya Negeri Hujan.

__ADS_1


"Tempat apa ini?" Dego keluar lebih dulu dan memandangi mulut goa yang terbuka lebar dihadapannya.


"Berhenti bertanya dan cepat bantu Olivia turun! Kita semua akan masuk kesana. Siapkan senjata kalian.. Kita akan menghadapi sesuatu yang berbahaya"


Air muka serius Raja Zeylon membuat bulu kuduk semua orang merinding.


Raja Zeylon tampak memimpin jalan memasuki mulut goa. Ratu Lyra dan Jimmy membantu Olivia, sementara Dego dan Raja Rayn menjaga bagian belakang


Hawa dingin dari goa menambah suasana mencekam didalamnya.


"Olivia.. apa kau merasa baikan?"


Tanya Raja Rayn


Olivia mengangguk


"Ya Paman. Aku merasa lebih baik. Kepala dan wajahku tak terasa sakit lagi setelah memasuki goa ini. Tapi apa yang terjadi padaku Paman? Kenapa ada corak aneh diwajahku? Lalu kenapa pengelihatanku terasa berbeda?"


Raja Zeylon berhenti dari langkahnya.


"Baiklah. Aku akan menjelaskan hal ini pada kalian."


Seluruh mata kini menatap lurus ke Raja Zeylon.


"Sebenarnya.. Olivia mempunyai saudara laki-laki yang tinggal di ujung goa ini. Dia adalah seekor naga bernama Veterdra." Jelas Raja Zeylon dengan seringai liciknya.


"Na.. naga?"


"Saudara laki-laki?"


"Veterdra?"


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2