Love Story Princess Rain

Love Story Princess Rain
5


__ADS_3

************


"Semalam itu benar-benar hebat!!"


"Hahaha.. kau benar-benar menyukai bunga api ya Olivia. Padahal semalam orang yang membakar bunga api itu dihalaman, menangis karena kau tak ada disana bersamanya." Raja Zeylon menggoda Diral.


"Tidak. Aku tidak menangis" Diral membantah.


Pagi itu Keluarga Kerajaan Hujan dan Awan berkumpul untuk sarapan diruang utama.


"Ngomong-ngomong.. bunga api itu sepertinya bisa digunakan untuk memeriahkan festival atau acara-acara kerajaan." Raja Rayn menelan potongan terakhir makanannya.


"Acara? Seperti acara pernikahan?" Olivia yang sedari tadi sudah menghabiskan makanannya kini membulatkan matanya yang berbinar-binar.


"Ya.. semacam itu" Raja Rayn membalas.


"Aku mauu!! Aku mau bunga api yang berwana warni saat pernikahanku nanti!!" Olivia sangat antusias dan hampir berdiri keatas kursinya.


"Tentu! Akan kubuatkan untukmu." Ucap Diral dengan bangga setelah meneguk air minumnya.


"Hah? Menikah? Kau mau menikah dengan siapa?" Dego yang sejak tadi juga telah menghabiskan makanannya bertanya ketus.

__ADS_1


"Hah? Tentu saja dengan kakakmu" Olivia menjawab dengan cepat dan santai.


"HAAHHHHHH???!" Teriak Dego.


Semua orang di ruang utama memandang Olivia dengan air muka terkejut sama dengan Dego.


"Kenapa? Bukannya dari kecil aku sudah bilang? Aku akan menikah dengan kak Zana. Kenapa kalian semua baru terkejut sekarang?"Olivia membalas tatapan orang-orang disekitarnya dengan polos.


"Hahh? Siapa yang tahu bahwa kau sungguh-sungguh mengatakannya bodohh!!" Dego berbicara dengan tekanan intonasi yang jelas. Dego kini menyodorkan tubuhnya, tangan kanannya mencengkram gemas ubun-ubun Olivia yang tepat duduk di seberang mejanya.


"Tentu saja!! Kau kira aku bercanda?" Lagi-lagi Olivia menjawab santai dengan tatapan polosnya.


"Olivia.. kau serius?" Tanya Raja Rayn


"Sayang? Kau sungguh-sungguh?" Ratu Hana yang duduk di samping kanan Olivia menyentuh bahunya.


"Kalian semua kenapa?? Apa kalian lupa?" Olivia berdiri


"Dari kecil, aku sudah bilang. Bahwa aku akan menikah dengan Kak Zana. Bahkan Kak Zana juga sudah setuju untuk menikah denganku!"


"Tunggu! Itukan dulu! Coba kita tanyakan sekarang pada Kak Zana. Apa dia masih mau menikahimu?" Dego ikut berdiri.

__ADS_1


Kini tatapan seluruh orang diruang utama beralih ke Pangeran Zana.


"Bagaimana Zana?" Tanya Raja Zeylon


"Te.. tentu saja. Itu janjiku pada Olivia dari dua belas tahun lalu. Bahkan Paman Dhean berpesan padaku untuk melindungi dan menjaga Olivia" Jawab Zana dengan senyumannya hangat.


Jawaban dari Pangeran Zana membuat Raja Rayn dan Raja Zeylon tersenyum.


"Hey Rayn.. bukankah ini bagus? Kita akan menjadi besan!!" Raja Zeylon girang


"Benar kak! Ini berita yang sangat bagus!!" Raja Rayn berdiri kegirangan


"Yeyy!!" Diral bersorak dan memeluk Olivia yang masih berdiri disebelahnya.


Semua orang-orang diruang utama kerajaan terlihat riang mendengar Zana dan Olivia yang setuju untuk menikah.


Tapi tidak semuanya. Putri Kanna yang masih duduk di meja makan hanya tersenyum kecut menundukkan kepalanya.


Di kejauhan, terlihat Jimmy yang dari tadi menyimak dari balik tangga menunjukkan air muka sedih dan kecewa. Dia tak pernah menyangka sahabat yang ia cintai lebih dari seorang sahabat akan menikah dengan orang lain. Bagaimanapun Olivia itu sahabat terbaiknya, tapi ia bingung mau berekspresi seperti apa, senang atau sedih.


halo guys, waah hari ini aku coba crazy up mungkin ada yang lagi gk sabar baca kelanjutannya. jadi selamat membaca ya. Salam pahit dari oshin...nggak canda doank yakk. hehehehe

__ADS_1


__ADS_2