Mafia & Pembalap

Mafia & Pembalap
flashback 10 tahun lalu


__ADS_3

Gio mengendong Raya dan melihat ada tahi lalat di leher kiri Raya, Gio langsung merasa ada yang aneh, tapi sekarang bukan waktu nya untuk menanyakan nya, karena kondisi Raya seperti nya kritis


Saat Gio mengendong Raya, Kavin datang " biar aku saja kau bisa pulang " mengambil Raya dari Gio


Gio tidak bisa membantah karena dia bukan siapa-siapa Raya " iya silahkan" ucap nya


Gio masih kaget dengan apa yang terjadi, mana mungkin gadis yang sudah dia tinggalkan sepuluh tahun lalu kembali lagi.


...****************...


...10 tahun lalu, saat Gio dan Raya SMA...


Terlihat gadis cantik dengan rambut di sanggul sedang berlari menuju pagar, dia kesulitan berlari karena tas nya yang sangat besar bahkan lebih besar dari badannya


" Apakah kau bisa berlari dengan tas seperti itu ? " ucap anak laki-laki yang berlari di sebelah nya


" Tidak usah banyak bicara, aku tidak mau telat, aku ada ulangan hari ini " tetap berlari


" Baiklah aku akan membantu mu " mengambil tas yang di bawa gadis itu


" Hei apa yang kau lakukan " mengejar anak laki-laki itu


Saat mereka sudah masuk gerbang, anak laki-laki itu memberikan tas kepada pemilik nya


" Terimakasih" membaca name tag anak itu " Terimakasih Gio " ucap gadis itu lalu pergi


" Tunggu apa aku boleh tau siapa nama mu ? " ucap nya sambil berteriak


Membalik kan badan nya " aku Raya Alexander, itu nama ku " ucap Raya lalu pergi


Guru yang mengajar hari ini tidak masuk, semua murid yang berada di kelas Gio keluar untuk bermain, Gio dan teman-teman nya juga keluar untuk mencari suasana


Gio melewati kelas Raya " Raya " ucap nya


" Ada apa ? " ucap Dani sahabat Gio


" Lihat gadis itu " menunjuk Raya " dia sangat cantik, seperti nya aku suka dia " menatap Raya


" Dia ? tentu saja jua menyukainya, semua orang di sekolah tau kalau dia adalah murid paling manis " sambung Dani


" Benar kah ? apa aku bisa memiliki nya ? "


" Apakah kau mimpi ? " merangkul Dani lalu pergi


...****************...

__ADS_1


Pagi ini Gio menunggu Raya di depan gerbang saat melihat Raya datang dia sedikit merapikan rambut nya


Berjalan ke arah Raya " hai Ray, ingat kan sama aku ? "


Raya menatap Gio " tentu saja aku ingat kau sudah menolong ku " senyum


Gio memegang dada nya " senyuman nya membunuh ku " ucap nya sambil tersenyum


" Apa aku boleh meminta nomor mu ? " ucap Gio


" Tentu " Raya mengeluarkan telpon nya


" Terimakasih Raya "


" Ini " memberikan ponsel nya


" Kau sangat manis Raya " batin Gio


" Aku harus pergi " mengambil ponsel nya


" Sial aku bahkan tidak sempat mengatakan kalau aku menyukai nya " kesal


...****************...


Pagi ini kelas Gio belajar olahraga semua murid keluar untuk latihan


" Siapa ? apakah dia ? " menunjuk Gio


" Iya " melihat sahabatnya " apakah sekarang aku sedang berhalusinasi ? astaga aku tidak paham dengan perasaan ku " senyum dan melompat-lompat kegirangan


" Kau menyukai seseorang ? itu sangat aneh "


" Intinya aku ingin dia menjadi jodoh ku " ucap Raya sambil menunjuk Gio


Pulang sekolah Raya menunggu Gio di depan gerbang, Saat Gio datang dia langsung berlari ke arah Gio


" Gio " Pangil nya


" Raya ? ada apa ? " mendekat


Membuka tas nya " ini " memberikan kalung dengan gambar bola basket


Mengambil kalung itu " wah apakah ini untuk ku ? "


" Iya itu untuk mu dan ini untuk ku " memperlihatkan kalung dengan gambar kuda poni

__ADS_1


" Pasangan kan untuk ku dan akan ku pasangan kan untuk mu " memberikan kalung milik nya ke Gio


Raya memakai kan Kalung itu " sudah " ucap nya


" Sekrang giliran mu " membalik kan badan Raya


Saat Gio memasang kalung itu, dia melihat tai lalat di leher Raya " apakah tai lalat mu ini sudah lama ? " tanya Gio random, karena dia tidak memiliki topik


" Iya itu sudah ada sejak aku lahir, mobil ku sudah datang aku harus pulang" pergi


...****************...


Saat sampai di rumah Gio melihat ada polisi dan rumah nya sudah di pasang tali polisi


" Ayah ibu ada apa ini ? " ucap Gio panik


" Seseorang melaporkan ayah mu " ucap ibu Gio sambil menangis


Ayah Gio menghampiri nya " kau harus membalas dendam kita kepada nya " menunjuk seseorang dengan wajah yang tidak terlalu jelas


" Siapa dia ayah ? " menangis


" Alexandre bunuh dia untuk ayah ! " ucap ayah Gio kepada nya


Mengambil jari kelingking Gio " berjanjilah untuk membunuh nya demi ayah mu ini, jika tidak dia maka musnahkan keturunan nya " teriak ayah Gio kepada nya


" Ayah " tangis Gio


" Jadilah Mafia dan musnahkan mereka, dengan cara mau menjadi mafia maka kita akan menang nak "


" Iya ayah aku akan membalas dendam ayah "


...****************...


......Kembali ke masa sekarang ......


" Apakah dia adalah Raya yang dulu ku kenal ? " batin Gio


" Pantas aku merasa aneh dengan nya, apa yang harus ke lakukan sekarang ? " bertanya kepada ajudan nya


" Ada apa bos ? "


" Saat kau bertemu dengan cinta pertama mu setelah sepuluh tahun apa yang akan kau lakukan ? "


" Aku akan memeluk nya bos "

__ADS_1


" Bagaimana jika dia adalah orang yang membuat mu sengsara ? "


" Luka akan menghilang tapi tidak dengan perasaan bos "


__ADS_2