
Sampai di apartemen, Gio membersihkan diri nya lalu ia duduk di sofa dan menyalakan ponsel nya " dua belas panggilan tak terjawab dari Raya ? " melihat Layar ponsel nya
Gio tersenyum lalu menelpon Raya
Telpon on
Gio langsung bicara saat Raya menerima panggilan nya " ada apa Raya ? kau menelpon ku sangat banyak hari ini " penasaran
Raya tersenyum duduk di meja belajar nya " aku ingin membagi rahasia dengan mu " senyum
Gio menuangkan wine ke dalam gelas nya, karena malam ini dia merasa sangat bahagia " rahasia apa ? haruskah aku menambahkan ayah mu ? " menakuti Raya
Raya panik dan mulai mengunci pintu kamar nya " jangan, aku mendaftar kan diri tanpa sepengetahuan ayah " berjalan menuju meja belajar nya lagi
Gio mulai khawatir, apa yang sebenarnya yang di sembunyikan tuan Alex dari nya " baiklah katakan ada apa ? "
Raya berfikir lagi untuk mengatakan nya " sebenarnya aku mendaftar kan diri untuk ikut lomba balapan di Inggris" ucap nya lalu terdiam
Gio langsung bediri karena kaget mendengar apa yang baru saja Raya katakan " apa ! kenapa tiba-tiba kau ingin balapan ? "
Raya mengingat hal yang membuat dia ingin balapan " iya, tadi sore saat aku kembali dari sekolah aku melihat hp dan membuka sosial media ku. Aku melihat postingan di Instagram ku. Aku mengunakan baju balapan dan mobil ku sangat bagus " ujar nya menjelaskan semua nya
Gio mulai panik " awal nya kau juga seperti ini Raya kau bercita-cita ingin menjadi pembalap lalu, kau melupakan ku " batin Gio dan terdiam " baiklah Raya jika itu yang kau mau maka aku tidak bisa mengubahnya " mematikan telepon
Raya heran dan melihat layar ponsel nya " Gio mematikan telepon nya ? ada apa ? kenapa sangat marah. Perbandingan ini masih lama " pergi keluar dari kamar nya
...****************...
__ADS_1
Subuh ini Gio berangkat untuk menemui Kline yang akan membeli bandara itu, dia juga akan ke London untuk mencari wanita yang menyembunyikan barang nya
Gio keluar dari rumah nya dengan pikiran yang masih tertuju pada Raya " apakah kau sudah mengirim orang untuk mencari tentang lomba Raya ? " ucap nya kepada salah satu anak buah
Anak buah nya maju dan memberikan tablet " lihat bis, kami mengirim dia sebagai mata-mata untuk Raya " memperlihatkan dengan jelas
Membuka tablet dan melihat dengan seksama " bagus, jika ada masalah atau terjadi sesaat kepada Raya, tolong beri tau aku secepat mungkin " memakai jas nya dan masuk ke dalam mobil
Di bandara Gio bertemu dengan Kline pertama nya, yaitu tuan Hermansyah. Dia adalah pengusaha yang sangat kaya, dia ingin menghadiahkan bandara ini krpada putra tunggal nya.
Gio berdiri dan berjabat tangan dengan tuan Hermansyah. "Good morning sir, please have a seat." translate ( selamat pagi tuan, silahkan duduk ) sambut Gio hangat kepada Kline nya itu
Tuan Hermansyah mengambil jabatan tangan dari Gio. "Good morning too, I'm very happy to meet you. Let's just get started. I have to go to my son's event" translate ( semalam lagi juga, senang bisa bertemu dengan mu. Bisakah kita mulai. Aku ada acara dengan putra ku ) ucap tuan Hermansyah ramah kepada Gio
Gio tersenyum " Sure " Gio mengeluarkan surat yang harus di tanda tangani oleh tuan Hermansyah. "You can leave after you sign this letter and this airport belongs to your son" translate ( kau bisa menanda tangani surat ini dan bandara kini akan menjadi milik mu dan putra mu ) memberikan pena
Gio masuk ke dalam pesawat dan dia akan tiba di London beberapa menit lagi, Salma perjalanan nya Gio tertidur karena dia tidak bisa tidur kemarin malam
Saat Gio terbangun dia sudah tiba di London " baiklah wanita jahat aku akan mencari mu " tersenyum ganas
Gua dan anak buah pergi ke sebuah apartemen untuk membooking beberapa kamar untuk mereka istirahat. Saat di dala apartemen Gio dan anak buah masuk ke dalam lift dan ada satu wanita dengan kaca mata dan juga kerudung dan berdiri di luar lift
Anak buah Gio merasa tidak asing dengan wajah nya " bos, sepertinya dia adalah target kita " bisik nya saat pintu lift masih terbuka
Gio langsung menatap nya " kau keluar lah, aku akan memulai rencana kita tapi. Apakah kau yakin dia adalah wanita itu ? " tanya Gio untuk meyakinkan
Minat catatan nya " iya bos, aku sangat yakin " menutup buku nya lalu keluar
__ADS_1
Gio menatap wanita itu lagi. "what do you see noona? you can come in" translate ( apa yang lihat noona? kau bisa masuk ) Gio basa basi karena dia tidak ingin bertele-tele lagi, dia ingin cepat pulang dan bertemu dengan Raya
Wanita itu menatap Gio lalu masuk " thanks " berdiri di samping Gio
Gio melihat ke bawah " dia membawa senjata " ucap Gio kepada anak buah yang masih berada di dalam lift
Wanita itu membalik kan badan nya dan melihat anak buah Gio " kalian pikir aku tidak mengerti bahasa kalian ? " ucap nya dan mereka semua kaget
Gio membuka mata nya dengan sangat lebar " wow, kau sangat pandai. Aku tidak menyangka kau mengerti bahasa kami " mengelilingi wanita itu
Menatap kemana Gio pergi " apa maksud mu ? mengapa kau melakukan hal aneh ini " mearasa aneh karena Gio mengelilingi nya
Gio memutar tangan nya dan membuka selendang yang menutup wajah nya, dia merampas paksa senjata yang wanita itu pegang " ini adalah senjata ku dan apa yang menjadi milik ku tidak bisa di ambil begitu saja " memutar tangan wanita itu dengan sangat keras
Wanita itu meringis kesakitan " apa maksud mu ? lepaskan aku dan berikan senjata itu " memberontak
Gio melepaskan pegangannya " kau ini siapa ? " menatap wanita itu
Saat Gio sedang sibuk menatap nya, pintu lift terbuka dan wanita itu langsung kabur dengan mudah. Gio hanya tersenyum " apa yang kalian lihat ? tangkap dia " perintah nya kepada semua anak buah nya dan dimana pun anak buah Gio berada mereka akan mendengar apa yang Gio katakan
Gio masuk kemar yang sudah dia pesan lalu berdiri di depan jendela " aku seperti nya pernah melihat wajah wanita itu " mengingat kejadian tadi
Gio duduk di sofa dan beberapa menit kemudian anak buah datang dengan membawa wanita yang dia mau " ini bos " menundukkan wanita itu di hadapan Gio
Gio berjalan mendekati nya " apakah kita saling kenal ? " menatap wanita itu aneh
Memberontak" apa yang kau katakan? aku tidak tau kau siapa ? " menunduk
__ADS_1
Gio membuka kaca mata yang wanita dia pakai " Rachel ! " kaget " aku sudah menduga ini, kau mengunakan senjata ku untuk menyerang ku ? " tertawa ganas dan meremehkan Rachel