Mafia & Pembalap

Mafia & Pembalap
bertemu denganmu bukan hal yang sulit


__ADS_3

Tok tok tok " tuan bisa kita berangkat ke bandara sekarang ? semua nya sudah siap hanya tinggal menunggu mu " ucap pengawal dari depan pintu kamar Gio


" Iya aku akan keluar sekarang " Gio keluar dengan membawa koper dan semua barang milik nya


Sampai di bandara Gio melepas kaca mata nya dan melihat disekitar bandara " aku akan menantang nya untung balapan nanti malam " memasukan kaca mata nya ke dalam saku kemeja yang ia kenakan


Spanyol pukul 11 : 30


" Raya bisakah kau bangun sekarang nak ? kita akan pergi ke kantor untuk urusan bisnis ayah " ucap ayah Raya dengan nada bicara yang keras karna anak nya itu sangat susah untuk bangun di pagi hari


Raya turun dengan gaun hitam serta kaca mata hitam dan juga lipstik yang merona " iya ayah, Raya udah siap untuk ke kantor ayah " menuruni anak tangga dan menghampiri ayah nya


Ayah Raya terdiam melihat penampilan anak semata wayangnya itu " Raya kau sangat cantik " ucap ayah nya memuji putri nya itu


Setelah semua siap mereka langsung berangkat ke kantor " tunggu ayah " ucap Raya saat sudah di luar rumah dan melihat mobil yang di siap kan oleh ayah nya


Ayah Raya menghentikan langkah nya " kenapa ? apakah kau akan mencoba untuk kabur lagi sekarang ? " menatap putri nya


Raya menggeleng " tidak ayah, hanya saja aku ingin menaiki mobil baru ku, aku akan berangkat sendiri ke kantor ayah " ucap nya langsung mengambil kunci mobil milik nya dan masuk ke mobil itu


Ayah Raya menggeleng melihat kelakukan putri nya itu " baiklah Raya, ayah akan menuruti semua yang kau mau selagi kau mau berangkat ke kantor "


Bandara Spanyol 12 : 00


Terlihat dari jauh seorang pria dengan dua pengawal nya sedang berjalan di bandara " tuan apakah kita langsung ke villa ? " ucap salah satu pengawal Gio


" Tolong kalian carikan dimana posisi gadis kecil ku itu sekarang, aku sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan nya " senyum


" Baik tuan " ucap para pengawal

__ADS_1


Setelah sampai di depan bandara, Gio masuk ke dalam mobil yang sudah di siap kan untuk nya, dalam perjalanan tepat di tengah-tengah lampu merah dia melihat seorang gadis dengan mobil yang sangat mewah dan gadis itu sangat cantik " siapa gadis itu " ucap Gio sambil menatap keluar jendela mobil


Pengawal nya merasa bigung karena Gio tidak mengenali Raya " itu adalah gadis yang kau cari tuan, itu adalah dia Raya " ucap pengawal sambil memberikannya tablet milik nya


Melihat gambar yang ada di tablet dan menatap Raya kembali " aku tidak yakin jika aku bisa menjalankan misi ku " ucap Gio melihat Raya


Setelah lampu berganti warna menjadi hijau, Raya melaju dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan Gio " tolong kalian ikutin mobil itu sekarang juga " ucap Gio marah


Supir Gio sudah melaju sangat kencang, tetapi tidak bisa mengalahkan Raya " ternyata dia memang seorang pembalap yang handal, aku menjadi semangkin tertarik untuk bermain dengan nya "


" Tuan apa yang harus kita lakukan ? dia sudah tak terlihat lagi " ucap supir Gio


" Aku tau dia akan kelana " ucap Gio


Saat sampai di kantor milik ayah nya, Raya turun sambil membawa tas dan kunci mobil nya " apakah ayah ku sudah sampai ? " ucap Raya sambil memakai kaca mata nya


" Belum nona, tuan belum sampai " ucap salah satu karyawan kantor


Gio melihat Raya masuk " ini di luar dugaan ku, apakah ini yang dinamakan takdir ? "


" Apa yang harus kita lakukan tuan ? " ucap supir Gio


Bawa aku kembali ke villa, setelah aku bersiap-siap kita akan kembali ke sini lagi. Tidak butuh waktu lama bagi Gio untuk mempersiapkan semua rencana nya dan sekarang semua nya sudah siap baik itu berkas untuk menanam saham atau pun diri nya sendiri


" Baik tuan, aku mengerti kita akan segera bertemu " ucap Gio mengakhiri telpon nya


Di kantor Alexander Company


" Ayah kenapa ayah sangat lama ? " ternyata Raya tidak masuk ke ruangan nya tetapi dia duduk sambil menyilang kaki nya di ruang tunggu

__ADS_1


Ayah nya hanya bisa mengelus dada melihat kelakuan putri nya " Raya kenapa kau tidak masuk ke ruangan mu ? apa yang sedang kau lakukan ? ayo masuk " berjalan mendahului Raya


" Aku ini seperti barang yang di suruh ke sana dan ke sini " ucap nya malas


Mereka semua masuk ke dalam lift untuk menuju ruang rapat karna hari ini ada tamu yang sangat spesial untuk ayah Raya " apa ini kenapa kita ke lantai delapan bukannya ruangan ku ada di lantai empat ? " ucap saya saat melihat pengawal ayah nya menekan tombol lift


" Raya bisakah kau pelan kan suara mu ? kita sedang di kantor sekrang " membentak kecil putri nya itu


" Iya ayah " ucap Raya sambil menunduk


Saat pintu lift akan tertutup, tiba-tiba ada seorang pria dengan empat orang penjaga nya yang berdiri di depan lift yang membuat pintu lift tidak mau tertutup


" Selamat siang tuan " Ucap Gio sambil menatap ayah Raya


" Tuan Gio kau sudah sampai ? ternyata kau sangat tepat waktu " ucap ayah Raya sambil bersalaman dengan ayah Raya


" Siapa dia kenapa penampilan nya sangat mencolok dan lihat dia bersikap sok akrab dengan ayah ku " ucap Raya yang terdengar oleh semua orang yang ada di sana


" Hay nona kau sangat tidak sopan di pertemuan pertama kita " ucap Gio sambil melepas kaca mata nya


" Raya bisakah kau sopan untuk hari ini saja ? " ucap ayah Raya berbisik


Mereka semua masuk dalam satu lift dan berjalan bersama menuju ruang rapat, semua nya duduk di kursi nya masing-masing dan aneh nya Gio langsung duduk di samping Raya


" Apakah kau tidak melihat ada bangku di sana ? menunjuk salah satu bangku


Melihat Raya " aku sangat ingin duduk di samping pembalap yang handal " duduk


Wajah raya terkejut mendengar apa yang baru saja Gio katakan " apa ini ? apakah kau mencari tau semua tentang aku ? apakah kau fans ku ? " ucap Raya menyilang kedua tangan

__ADS_1


" Kau sangat manis nona Raya " mencolek dagu Raya


__ADS_2