Mafia & Pembalap

Mafia & Pembalap
Gio dan masalah nya part 3


__ADS_3

Gio duduk dengan santai di atas meja " nanti saja kita mencari wanita itu " ucap nya begitu saja, semua anak Buha nya merasa bingung karena tidak biasa nya Gio menyerah begitu cepat, apalagi ini adalah masalah serius


Anak buah nya heran " ada apa bos ? mengapa kita menyerah ? kita tidak pernah mundur sebelum nya " tanya salah satu anak buah nya yang penasaran mengapa Gio tiba-tiba mengubah rencana nya


Gio loncat kecil dari atas meja yang ia duduki " saya punya rencana lain, kita akan tetap mencari wanita itu. Kalian semua tau bahwa saya tidak akan pernah mundur sebelum berperan " ucap nya kepada semua anak buah nya


Gio mengambil berjasa dari dalam laci ketua yang menjaga rumahan cctv dan mencari identitas pemilik bandara ini " tolong kalian gunakan komputer mereka dan mengubah semua identitas dengan nama Zergian menjadi nama saya " membaca profil pemilik bandara


Mereka tidak bergerak karen bigung " apa maksud bos ? " masih diam saja


Gio berjalan perlahan " aku tidak mau di rugikan, hanya karena barang itu aku sudah bekerja keras, sekarang saat nya aku mencari uang dengan cara yang mudah " membalik kan badan nya menghadap semua anak buah nya


Menunjuk ke luar " Kalina lihat semua pegawai di sini sangat patuh pada ku, mereka tidak bernai mengatakan apa apa karena mereka tau aku adalah pemilik bandara " menjelaskan bahwa dia mengambil tanda pengenal milik Zergian


Anak buah nya mulai paham dan mereka mulai bekerja, Semua identitas mengenai Zergian di ganti dengan nama Gio, bahkan saham perusahaan, surat wasiat, nama rumah bahkan kartu keluarga nya di ganti oleh anak buah Gio


Ini hanya memakan waktu dua jam bagi mereka " sudah selesai bos, selanjutnya apa yang akan kita lakukan? " tanya anak buah nya karena masih penasaran dengan rencana Gio


Gio melihat hasil kerja mereka " hapus semua data dan file yang kalian gunakan dari komputer ini dan kembalikan layar mereka seperti awal " berkeliling


Gio meletakkan tangan nya di belakang pinggang nya " selanjutnya kita akan menghabisi keluar Zergian. Anak ? istri ? atau orang tua nya, aku tidak perduli karena aku tidak mengenal siapa mereka semua " tertawa dengan halus dan keluar dari ruangan itu

__ADS_1


Semua pegawai bahkan tukang bersih-bersih di bandara itu menunduk kepada nya " ini kah dunia, di berbagai negara aku terkenal sebagai orang sukses" ucap Gio sambil berjalan keluar


...****************...


Gio masuk ke dalam mobil dan mengisi p*stol dengan peluru " kalian sudah mencari tau alamat nya ? " tanya kepada anak buah yang satu mobil dengan nya


Anak buah nya melihat dari kaca depan " sudah bos, kita tinggal meluncur" ucap nya tegas


Gio menghembus senjata kesayangan itu " kita akan bermain darling, aku sudah lama tidak menggunakan nya " melihat setiap sisi p*stol nya


Tidak lama kemudian mereka sampai di rumah Zergian, terlihat bendera nya penuh dengan papan nama selamat jalan " lihat lah semua orang sedang bersedih, tapi mengapa tidak ada satu pun orang di bandara yang tau bahwa dia sudah tiada " ucap Gio remeh


Gio berjalan dan melihat kawasan rumah Zergian yang sangat nyaman dan aman " lihat dia sangat pandai dalam memilih lokasi untuk tinggal " memerhatikan sekeliling nya


Para anak buah Gio dengan senjata nya langsung menyebar ke seluruh lokasi yang dia katakan,anak buah nya sudah seperti tentara militer. Mereka sangat handal dalam hal apa pun yang di perintahkan oleh atasan mereka


Gio membuka pintu dengan kaki nya " ada apa ini kenapa rumah ku sangat ramai ? " ucap nya masuk begitu saja lalu duduk di sofa


Istri Zergian bigung melihat tingkah aneh Gio DNA merasa takut. " Who are you ? why are you saying this is your house? this is my husband's house and now it's my right " translate ( siapa kau ? mengapa kau mengatakan ini rumah mu ? ini adalah rumah suami ku dan sekrang sudah menjadi hak ku ) ucap isterinya Zergian dengan lantam


Gio mendekati isteri dari Zergian itu. "are you a rose? are you a wife or mistress? translate ( kau adalah mawar ? kau ini isteri atau hanya simpanan ? ) tanya Gio mulai melangkah mendekati Mawar

__ADS_1


Mawar berjalan mundur. "What do you mean? I am Zergian's wife " translate ( apa maksud mu ? aku adalah isterinya Zergian) mulai takut


Gio mundur " apa yang kalian lihat ? cepat bereskan semua nya " ucap nya kepada anak buah nya yang berada di dalam rumah


Dengan cepat anak buah nya menembak seluruh sudut rumah, siapa pun yang datang pada saat itu akan tiada di tempat mereka bediri


Setelah semua selesai anak buah Gio mengabari kepada teman nya yang kian agar mereka tetap waspada, karena bisa saja akibat dari tembakan mereka polisi datang


Gio keluar dari rumah tersebut dan meletakkan bensin di sekeliling rumah " aku tidak bermaksud untuk melakukan ini namun, takdir memihak ku dan tuhan juga merestui pekerjaan ku " menjatuhkan korek api ke tanah dan api itu membakar semua rumah serta mayat-mayat yang ada di dalam rumah tersebut


Gio masuk kedalam mobil " ayo kita pulang dan kita akan mencari wanita itu besok " menutup pintu mobil nya


Anak buah nya masuk kedalam mobil mereka masing-masing " kita harus pulang secara terpisah, bisa saja pemadam sedang dalam perjalanan" ucap Gio


" Baik pak, Laksanakan " menurut


Dan benar dalam perjalanan mobil yang Gio pakai bertemu dengan pemadam dan polisi " bos ada polisi " ucap anak buah Gio yang membawa mobil


Gio kan memakai jas nya dan juga kaca mata hitam. Polisi itu menghentikan mobil Gio karena terlihat sangat mencurigakan. "Good afternoon sir, you from the police team want to see your identity card" translate ( selamat siang pak, kami dari tim kepolisian ingin melihat kartu identitas mu "


Gio dengan santai menunjukkan kartu identitas yang sudah di ubah dengan anak buah nya tadi. "This, I'm busy will it take long" translate ( ini, apakah akan lama aku sangat sibuk ) ucap Gio santai

__ADS_1


Polisi itu memberikan hormat kepada Gio setelah dia melihat kartu identitas nya, dan mobil Gio bisa lewat dengan aman


Gio tertawa remeh " Paris ini sudah sangat sepele bagiku, apa yang mereka kerjakan? mereka tidak bisa mengenali wajah ku walau aku sudah berkali kali menipu mereka " meremehkan polisi itu


__ADS_2