
Sampai di Paris Gio langsung menuju tempat keberadaan anak buah nya, dia menggunakan mobil dengan kecepatan 534km per jam nya
Sampai di tempat tujuan dia turun dan tidak lupa untuk memakai kaca mata nya " mereka semua sudah ada di dalam ? " tanya nya kepada penjaga pagar
Menunduk " sudah pak " hormat
Gio masuk dan melihat suasana yang serius " apa kalian menemukan sesuatu ? apa senjata yang akan kita kirim itu di rampok ? " tanya nya kepada semua anak Buha nya yang ada di sana
" Seperti nya tidak bos, karena tidak ada laporan ke polisi saat barang tersebut hilang " ucap anak buah nya dari kanan
" Dan pihak bandara juga tidak memeriksa tiket kita, mereka tidak tau jika ada satu barang yang tidak masuk ke pesawat mereka " ucap anak buah dari depan
Gio duduk dan memperhatikan layar komputer nya " apa kalian punya foto senjata kita ? " tanya nya kepada semua orang yang ada di dalam ruangan
Salah satu anak buah yang dari depan berdiri " ini bos, kami membaik foto saat barang akan di kirim " meletakkan foto di atas meja Gio
Gio membaca biodata pemilik bandara tersebut " kita akan menemui nya dan jangan lupa bawa wine yang baru saya pesan tadi " berdiri dan berjalan menuju mobil nya
__ADS_1
Gio pergi dengan pengamanan yang sangat ketat, ada sembilan mobil yang mengawal nya. Total semua nya ada sepuluh mobil termasuk mobil yang Gio pakai
...****************...
pukul delapan pagi di telat tinggal Raya dan papa nya
Raya bangun dan sudah melihat ada roti dan susu di atas meja " papa ? papa kapan datang ? " memeluk tuan Alex
Tuan Alex membalas pelukan putih nya " tadi malam sayang, ayo makan kamu harus ke sekolah kan hair ini " menyiapkan bekal untuk Raya
Raya duduk di meja makan dan memakan semua makan yang ada di atas meja dengan lahap " dia makan seperti anak kecil " melihat Raya makan dengan lahap " andai mama kamu masih ada sudah pasti kita akan bahagia nak " mengelus Rambut Raya
Tuan Alex tersenyum melihat tingkah aneh Raya " makan yang banyak sayang, kamu harus ke sekolah " menunggu Raya sampai selesai makan
" Pa kenapa Gio pergi dan dia pergi kemana ? " tanya Raya penasaran
" Dia sedang ada pekerjaan , setelah semua nya kembali normal dia akan pulang "
__ADS_1
...****************...
Paris pukul dua malam
Gio dan anak buah nya tiba di sebua bar yang sangat ramai, Tapi mereka tidak bergabung dengan keramaian itu. Mereka semua masuk ke ruang bawah tanah yang ada di bar tersebut
Saat Gio masuk dia sudah melihat sang pemilik bandara, Saat ini dia sedang duduk dengan kedua tangan nya yang terikat
" Ini dia bisa, kami menemukan nya saat dia sedang minum wine dengan wanita cantik di depan sana " ucap anak buah Gio yang sedang menahan pemilik bandara tersebut
Gio menatap nya " have you seen the item ? " translate ( apa kau pernah melihat barang ini ? " tanya kepada pemilik bandara itu sambil menunjukan foto nya
" no, I didn't see it enter your airport " translate ( tidak, aku tidak melihat barang itu di bandara ) takut
" Are you sure ? " tanya nya untuk meyakinkan
Pemilik bandara itu hanya mengangguk saja
__ADS_1
Gio berdiri " tembak kaki nya dan beri dia pelajaran, saya mau menemui kepala polisi di sini " pergi dari bar tersebut
Saat Gio keluar suara tembakan mulai terdengar, suara merintis kesakitan juga terdengar. Gio sangat kesal dengan apa yang terjadi. Uang senilai milyar rupiah hilang begitu saja dan kini dia malah rugi besar