
Saat Raya bagun dia melihat sekeliling " aku tidak di rumah, tapi mengapa aku tertidur ? " batin nya
Dia menggosok ke dua mata nya " aku masih di kantor, kantor ? apakah aku tidur di kantor ? " batin nya lagi
Saat dia mendengar suara pintu, Raya langsung pura-pura tidur kembali, Gio mendekat dan melihat Raya yang masih tidur " dia masih tidur " senyum tipis
Gio duduk di meja nya, tak lama setelah itu. Pengawal Gio masuk " selamat sore bos " ucap nya kepada Gio
Menatap pengawal nya " iya sore, ada apa kau datang ke mari ? "
Pengawal nya melihat sekeliling dan ternyata ada Raya yang sedang tidur di sofa " apakah tidak apa-apa jika saya sampaikan di sini ? " menatap Gio
Gio berdiri dan melihat Raya " lanjutkan, dia sedang tidur, dia tidak akan dengar lagi pula jika dia dengar dia tidak tau apa-apa " sambung nya
" Aku sudah menemukan orang yang akan menjamin keselamatan untuk senjata yang akan kita kirim "
" Apakah semua nya lancar ? kau yakin kalau dia adalah orang yang aku cari ? "
" Iya bos saya yakin, kita bisa mempercayai nya untuk bisnis ini "
" Aku akan ke gudang nanti malam, kau bisa pergi sekarang "
Pengawal Gio langsung pergi, Melihat Raya yang masih pulas Gio memutuskan, Untuk keluar dan dia beberapa makana agar Raya bisa makan saat dia bangun
__ADS_1
...****************...
Di lobi kantor Gio melihat Kavin, dia berjalan seolah-olah dia tidak melihat Kavin " kenapa dia kemari ? apakah dia pengangguran ? " ketus Gio sambil berjalan menuju mobil
Kavin melihat Gio lalu menghampiri nya " apakah kau Gio ? " Ucap Kavin
Gio menoleh ke arah nya " iya, ada apa ? kau butuh sesuatu dari ku ? " tanya Gio dingin
Memberikan tangan nya " perkenalkan aku adalah calon suami Raya "
Gio hanya diam dan melihat tangan nya " calon suami ? apakah dia yakin dengan apa yang baru saja dia katakan ? " batin Gio
" Ada apa ? kau tidak mau berkenalan dengan calon suami dari sekretaris mu ? "
" Dia adalah calon istri ku, kau tidak tau ? " ucap Kavin sombong
Gio menaikan bibir nya sebelah " aku hanya tau kalau dia adalah anak dari orang yang memiliki perusahaan di sini dan jika kau adalah calon nya itu bukan urusan ku dan itu bukan hal penting bagi ku kau paham ? " menatap Kavin dari dekat lalu pergi begitu saja
" Apakah dia benar-benar bos di sini ? gaya nya seperti orang biasa " tetep berdiri di depan lobi
...****************...
Gio sampai di sebuah swalayan yang besar dan luas dia turun lalu mengambil keranjang untuk belanja nya
__ADS_1
" Aku tidak tau Raya menyukai apa saja ? " melihat semua barang yang ada di sana
Saat Gio sedang pusing untuk memilih barang mana yang dia mau, dia melihat ada sepasang kekasih yang sedang belanja di sana, lelaki itu membelikan es krim dan beberapa makanan ringan
" Apakah Raya akan suka ? " berfikir
" Aku ambil saja, lagi pula dia akan makan jika dia lapar "
Gio mengambil semua jenis rasa makanan dan es krim yang ada di sana, semua heran melihat laki-laki yang rapi dengan jas itu membeli banyak makanan yang di sukai oleh wanita
...****************...
Raya bangun dan melihat sudah jam lima sore, raya mencari keberadaan Gio " dimana dia ? apakah dia sudah pulang ? " ucap Raya
Raya bangkit dan membereskan semua barang-barangnya " aku akan menanyakannya kepada orang di luar " keluar dari ruangan
Saat di luar Raya bertanya kepada orang di bawah dan mereka bilang kalau Gio sudah pulang lebih awal dari tadi. Dia turun dan melihat ada Kavin
" Kavin " berlari kecil lalu memeluk Kavin
Gio juga sudah sampai di kantor, dia turun di lobi dan melihat Raya dengan Kabin di sana
" Ada apa ini ? apakah dia pulang tanpa pamit ? " ingin menghampiri mereka tetapi dia sadar kalau posisi nya hanya sebagai atasan
__ADS_1
" Aku sudah terlalu banyak menghabiskan waktu dan uang ku untuk nya, perasaan apa ini ? kenapa saat dia bersama yang lain aku merasa gerah " membuka dasi nya lalu masuk ke dalam mobil